- Bigmo viral usai menyebut Guinness World Records 'bisa dibeli'.
- Netizen menduga pernyataan itu menyindir pencapaian AAA Clan yang memecahkan rekor saat streaming Marapthon.
- Publik kemudian penasaran bagaimana cara mendapatkan Guinness World Records dan apakah rekor tersebut benar-benar bisa dibeli.
Suara.com - Celetukan konten kreator sekaligus streamer Bigmo kembali menjadi perbincangan. Kali ini, pemilik nama asli Muhammad Jannah itu menyinggung soal Guinness World Records.
"Fun fact, Guinness World Records bisa dibeli. Gue cuma ngomong gitu aja," tutur Bigmo dalam potongan video yang viral, dilansir dari Instagram pada Senin, 25 Mei 2026.
Netizen lalu menduga pernyataan Bigmo ditujukan untuk menyindir member AAA Clan yang baru-baru ini berhasil memecahkan dua rekor Guinness World Records saat streaming Marapthon.
Salah satu rekor yang berhasil dicetak adalah menempelkan sticky notes terbanyak pada tubuh seseorang dalam waktu 30 detik. Rekor ini dibuat oleh Aloy dan Garry Ang.
Dalam pemecahan rekor tersebut, Aloy dan Garry berhasil menempelkan 39 sticky notes. Rekor kategori ini sebelumnya dipegang oleh komedian Jepang Cherry Yoshitake dengan total 33 sticky notes.
Rekor lain dipecahkan oleh Reza Arap adalah most viewers of a birthday party livestock on YouTube atau siaran langsung ulang tahun di YouTube dengan 238.039 penonton serentak.
Lantas, bagaimana cara mendapatkan Guinness World of Records seperti Reza Arap dan member AAA Clan? Apakah benar rekor ini bisa dibeli?
Apakah Guinness World Records Bisa Dibeli?
Nama Guinness World Records kembali ramai diperbincangkan setelah muncul anggapan bahwa rekor dunia ini bisa "dibeli".
Melansir laman resmi, Guinness World Records menegaskan bahwa rekor dunia tidak bisa dibeli begitu saja tanpa proses verifikasi.
"Semua rekor yang sudah terdaftar di database GWR gratis untuk diupayakan melalui jalur Aplikasi Standar," bunyi keterangan di website Guinnes World Records, guinnessworldrecords.id.
"Jika Anda ingin mengajukan pembuatan rekor jenis baru (yang tidak dapat ditemukan dalam database kami saat ini), maka biaya administrasi berlaku seharga 5 Euro atau USD 5 (serta PPN)," lanjutnya.
Semua pengajuan tetap harus melalui penilaian ketat dengan syarat tertentu, seperti dapat diukur, bisa diverifikasi, dan dapat dipecahkan kembali oleh orang lain.
Meski begitu, Guinness World Records memang menyediakan layanan berbayar untuk mempercepat proses pengajuan rekor.
Layanan tersebut dikenal sebagai "Priority Review" atau jasa menghadirkan adjudicator resmi ke lokasi percobaan rekor, sehingga proses pemeriksaan bisa berlangsung lebih cepat dibanding jalur reguler.
Karena adanya layanan premium itulah muncul anggapan di masyarakat bahwa Guinness World Records bisa dibeli.