- Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin diisukan menjadi Menteri Keuangan.
- Isu ini muncul setelah ia dipanggil Presiden Prabowo ke Istana pada 9 Juni 2026.
- Budi menegaskan tetap fokus menjalankan tugas sebagai Menteri Kesehatan.
Suara.com - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin ramai diisukan menjadi Menteri Keuangan (Menkeu) menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa. Isu ini muncul setelah Budi Gunadi dipanggil Presiden Prabowo Subianto ke Istana Kepresidenan pada Selasa, 9 Juni 2026.
Banyak yang bertanya-tanya tentang latar belakang politiknya, temasuk Budi Gunadi Sadikin dari partai apa?
Jawabannya, Budi Gunadi Sadikin bukan berasal dari partai politik mana pun. Budi adalah figur profesional korporasi yang dikenal sebagai teknokrat independen.
Lahir di Bogor pada 6 Mei 1964, Budi Gunadi Sadikin meraih gelar sarjana Fisika Nuklir dari Institut Teknologi Bandung (ITB) tahun 1988. Kariernya dimulai di dunia korporasi, bukan politik.
Ia pernah bekerja sebagai staf Teknologi Informasi di IBM Asia Pasifik di Tokyo, kemudian berkembang di sektor perbankan.
Jejaknya meliputi posisi penting di Bank Bali, ABN Amro Bank, Bank Danamon, hingga puncaknya sebagai Direktur Utama Bank Mandiri (2013–2016). Di bawah kepemimpinannya, Bank Mandiri tumbuh menjadi salah satu bank terbesar di Indonesia.
Setelah itu, ia melanjutkan karier di Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Menjabat sebagai Direktur Utama PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum), Wakil Menteri BUMN (2019–2020), dan terlibat dalam penanganan pandemi COVID-19 sebagai Ketua Satuan Tugas Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).
Prestasinya di bidang kesehatan dan ekonomi membuat Presiden Joko Widodo melantiknya sebagai Menteri Kesehatan pada 23 Desember 2020, menggantikan Terawan Agus Putranto. Ia menjadi Menkes kedua dari kalangan non-medis dalam sejarah Indonesia.
Di Kementerian Kesehatan, Budi dikenal dengan pendekatan manajerial dan berbasis data. Ia mendorong transformasi sistem kesehatan nasional, termasuk reformasi BPJS Kesehatan, percepatan vaksinasi COVID-19, dan perubahan regulasi pendidikan dokter spesialis.
Meski menuai kritik dari kalangan medis karena latar belakangnya yang bukan dokter, Budi berhasil membawa perspektif bisnis untuk efisiensi anggaran kesehatan dan pengadaan obat serta alat kesehatan. Pada 2024, ia kembali dipercaya Presiden Prabowo untuk melanjutkan jabatan Menkes periode 2024–2029.
Rumor Budi Gunadi Sadikin Jadi Menteri Keuangan

Baru-baru ini, nama Budi Gunadi Sadikin ramai dibicarakan sebagai kandidat Menteri Keuangan (Menkeu) pengganti Purbaya Yudhi Sadewa di tengah spekulasi reshuffle kabinet.
Latar belakang perbankan dan pengalaman mengelola BUMN besar membuatnya dianggap kompeten untuk mengelola keuangan negara. Rumor ini semakin kencang setelah ia bertemu Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan pada 9 Juni 2026.
Namun, Budi merespons isu tersebut dengan santai. Ia menegaskan bahwa saat ini ia masih menjabat sebagai Menteri Kesehatan dan fokus pada tugas tersebut.
“Sekarang masih jadi Menkes,” katanya tegas.
Kelebihan Budi terletak pada kemampuannya beradaptasi di berbagai bidang. Dari fisika nuklir ke perbankan, BUMN, hingga kesehatan, ia selalu membawa pendekatan inovatif dan berorientasi hasil.
Pengalamannya mengakuisisi saham Freeport saat memimpin Inalum dan membesarkan Bank Mandiri menunjukkan kapabilitas manajerial tingkat tinggi. Banyak yang melihatnya sebagai “problem solver” yang dibutuhkan pemerintah.
Meski demikian, statusnya sebagai independen membuatnya tidak terikat pada dinamika partai politik. Budi Gunadi Sadikin lebih dikenal sebagai orang kepercayaan presiden yang dipilih berdasarkan kompetensi, bukan afiliasi politik.