- Persiapan kulit dengan pelembap dan primer yang tepat membantu bedak menempel lebih sempurna serta tahan lama.
- Pemilihan jenis bedak sesuai kondisi kulit serta aplikasi teknik menekan memastikan riasan tidak mudah luntur.
- Penggunaan setting spray dan menghindari sentuhan tangan menjaga riasan tetap awet selama beraktivitas sepanjang hari.
Salah satu kesalahan yang sering dilakukan adalah mengusap bedak ke seluruh wajah.
Padahal, teknik yang direkomendasikan adalah dengan cara menekan atau menepuk-nepuk spons maupun puff ke kulit. Cara ini membantu partikel bedak lebih menyatu dengan wajah sehingga hasilnya lebih awet.
Fokuskan pengaplikasian pada area T-zone seperti dahi, hidung, dan dagu yang cenderung lebih mudah berminyak.
5. Gunakan Bedak Tipis Bertahap
Memakai bedak terlalu tebal justru membuat makeup lebih mudah retak dan terlihat cakey.
Aplikasikan dalam lapisan tipis terlebih dahulu. Jika diperlukan, tambahkan sedikit demi sedikit pada area tertentu.
Teknik layering tipis dinilai lebih efektif mempertahankan tampilan makeup dibandingkan menggunakan banyak produk sekaligus.
6. Semprotkan Setting Spray
Meski tidak menggunakan foundation, setting spray tetap dapat membantu mengunci bedak.
Semprotkan setting spray dari jarak sekitar 20–30 sentimeter setelah selesai memakai makeup. Tunggu hingga mengering secara alami tanpa ditepuk menggunakan tangan.
Langkah sederhana ini dapat membuat tampilan wajah terlihat lebih menyatu sekaligus meningkatkan daya tahan riasan.
7. Hindari Menyentuh Wajah Terlalu Sering
Kebiasaan menyentuh wajah, mengusap hidung, atau menopang dagu dapat membuat bedak lebih cepat hilang.
Jika wajah mulai berminyak di siang hari, gunakan kertas minyak (blotting paper) untuk menyerap sebum terlebih dahulu sebelum touch-up. Cara ini lebih efektif dibanding langsung menambahkan lapisan bedak baru yang berisiko membuat makeup tampak tebal.