Kenapa Tawas Bisa Menghilangkan Bau Ketiak? Begini Cara Kerjanya

Yasinta Rahmawati

Selasa, 30 Juni 2026 | 11:08 WIB
Kenapa Tawas Bisa Menghilangkan Bau Ketiak? Begini Cara Kerjanya
Ilustrasi memakai tawas di ketiak. (Freepik)
baca 10 detik
  • Penggunaan tawas kini kembali populer. 
  • Tawas menjadi solusi alami untuk menghilangkan bau badan dengan cara membasmi bakteri penyebab aroma tidak sedap.
  • Kelebihan tawas mencakup sifat bebas aroma, tidak meninggalkan noda pada pakaian, ramah lingkungan, serta sangat ekonomis bagi penggunanya.

Suara.com - Di tengah gempuran berbagai merk deodoran kimia dengan wangi yang beragam, penggunaan tawas kembali populer sebagai solusi alami menghilangkan bau ketiak.

Bahan kristal bening yang dulunya lebih dikenal untuk menjernihkan air ini kini menjadi primadona di rak produk perawatan tubuh alami.

Namun, pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa batu kristal yang tidak berbau ini justru sangat efektif membasmi bau ketiak yang menyengat? Ternyata, ada penjelasan ilmiah di baliknya.

Membasmi Bakteri, Bukan Menghilangkan Keringat

Hal pertama yang perlu dipahami adalah bau ketiak tidak disebabkan oleh keringat itu sendiri. Keringat yang dihasilkan oleh kelenjar apokrin sebenarnya tidak berbau.

Bau muncul ketika keringat tersebut bercampur dengan bakteri (seperti Staphylococcus hominis) yang hidup di permukaan kulit. Bakteri ini memecah protein dalam keringat menjadi asam yang memicu aroma tidak sedap.

Tawas, atau secara kimia dikenal sebagai Potassium Alum, bekerja sebagai agen antimikroba. Saat dioleskan ke kulit yang basah, tawas akan meninggalkan lapisan tipis garam mineral yang tidak terlihat.

Rekomendasi deodorant tawas - BeOrganik.
Rekomendasi deodorant tawas - BeOrganik.

Lapisan ini menciptakan lingkungan asam yang tidak disukai oleh bakteri.

Penjelasan Medis: Sifat Adstringen dan Antibakteri

baca juga

Mengutip dari laman kesehatan medis Alomedika, tawas memiliki sifat fisikokimia yang unik untuk kulit.

Tawas atau alum bekerja dengan cara menghambat pertumbuhan bakteri (bakteriostatik) pada area yang lembap.

Selain itu, tawas memiliki sifat adstringen yang dapat membantu mengecilkan pori-pori kulit secara sementara,
sehingga produksi keringat dapat sedikit lebih terkontrol tanpa menyumbat kelenjar keringat sepenuhnya.

Senada dengan hal itu, pakar dermatologi sering menyebutkan bahwa keunggulan tawas adalah molekulnya yang besar. Berbeda dengan bahan aktif dalam deodoran komersial seperti aluminum chlorohydrate yang masuk ke dalam pori-pori untuk menyumbat keringat, molekul tawas cenderung tetap berada di permukaan kulit, sehingga risiko iritasi internal atau masuk ke aliran darah jauh lebih rendah.

Keunggulan Tawas Dibanding Deodoran Biasa

Mengapa banyak orang mulai beralih ke tawas di tahun 2026 ini? Berikut beberapa alasannya:

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Perbedaan Antiperspirant dan Deodoran? Sering Dipakai untuk Atasi Bau Badan

Apa Perbedaan Antiperspirant dan Deodoran? Sering Dipakai untuk Atasi Bau Badan

Lifestyle | Kamis, 11 Juni 2026 | 08:55 WIB

Biar Gak Insecure, Ini 5 Cara Mudah Cegah Bau Ketiak Sejak Dini

Biar Gak Insecure, Ini 5 Cara Mudah Cegah Bau Ketiak Sejak Dini

Your Say | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:15 WIB

5 Rekomendasi Pensil Alis Anti Luntur dan Tahan Keringat, Bikin Wajah On Point Seharian

5 Rekomendasi Pensil Alis Anti Luntur dan Tahan Keringat, Bikin Wajah On Point Seharian

Lifestyle | Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:10 WIB

Terkini

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:55 WIB

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:12 WIB

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:48 WIB

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

×