- Sepatu trail running membantu memberikan grip dan stabilitas saat berlari di jalur alam.
- Ardiles, 910 Nineten, dan Ortuseight menawarkan fitur unggulan dengan harga mulai Rp549 ribuan.
- Simak perbandingan spesifikasi, kelebihan, dan ulasan pembeli sebelum memilih.
2. 910 Nineten Yuza Speedgoth Sepatu Trail Running

Harga: Rp559.900
910 Nineten Yuza Speedgoth menjadi salah satu sepatu trail running lokal terbaik untuk kebutuhan latihan harian maupun trail ringan. Model ini menjadi paling laris di Shopee dan hadir dengan teknologi outsole terbaru bernama Hoofgrip.
Teknologi Hoofgrip menggunakan studs atau gigi outsole pada sepatu ini dirancang kuat mencengkeram permukaan tanah. Pola grip pada bagian tumit dan depan dibuat berlawanan sehingga membantu meningkatkan traksi saat berlari di tanjakan maupun turunan.
Bagian upper-nya menggunakan Maxi Breathe Upper yang ringan dan memiliki sirkulasi udara baik. Sepatu ini juga diperkuat teknologi Hyperweb untuk memberikan struktur yang lebih kokoh sekaligus menopang kaki saat bergerak.
Berdasarkan ulasan pembeli di Shopee 910 Sportswear Official Shop, sepatu ini memiliki grip yang sangat baik dan nyaman dipakai untuk trail maupun hiking ringan. Desainnya juga dinilai modern sehingga tetap menarik dipakai di luar aktivitas olahraga.
"Cengkeramannya pas dan sangat bagus. Istimewa, cocok buat para pemula yang mau mendaki gunung. Pas dipakai sangat pas dan nyaman, cocok buat trail atau hiking. Desain sangat bagus, tidak norak, dan sangat kece buat dipakai," ulas @a*****9.
Pembeli lain menyebut bobot sepatu terasa ringan dengan tapak yang mantap saat digunakan di jalur off-road. Warna yang ditawarkan pun dianggap stylish dan sesuai ekspektasi.
"Ringan, tapak yang keren untuk melangkah atau berlari di jalan off road. Sepatu keren dan stylist, warnanya fashionable. Sesuai ekspektasi," ujar @a*****a.
"Barangnya bagus, ori, sesuai sama ekspektasi aku. Dokumentasi pakai kamera asli, no filter, no edit. Suka banget sama warnanya," review @d*****9.
3. Ortuseight Annapurna Trail Run

Harga: Rp699.000
Ortuseight Annapurna menjadi pilihan sepatu trail running lokal terbaik bagi yang membutuhkan perlindungan ekstra saat berlari di alam terbuka. Sepatu ini sudah dibekali lapisan water-repellent yang membantu mengurangi air masuk ketika melewati genangan tipis.
Bagian upper menggunakan kombinasi dual mesh dan PU Nosew sehingga ventilasi udara tetap optimal tanpa membuat bobot sepatu terasa berat. Toe box yang sedikit lebih lebar juga memberikan ruang lebih nyaman, terutama bagi pemilik kaki lebar.
Pada sektor bantalan, Ortuseight mengombinasikan midsole Phylon dengan teknologi OrShocks. Perpaduan tersebut menghasilkan pijakan yang empuk, responsif, dan tetap stabil saat menghadapi jalur berbatu maupun tanjakan.
Sementara itu, outsole-nya menggunakan teknologi AR60 Rubber, yaitu kombinasi karet sintetis dan natural yang dirancang menghasilkan grip kuat di berbagai permukaan seperti tanah, bebatuan, hingga jalur licin.
Banyak pembeli Shopee Ortuseight Official Shop mengaku puas dengan performanya. Salah satu pengguna menyebut sepatu terasa ringan, empuk, serta memiliki desain modern yang tidak terlihat seperti sepatu gunung pada umumnya.
"Sepatunya enteng, nyaman, dan empuk. Tinggal coba lari ke alamn bebas. Desain kekinian, enggak kayak sepatu gunung banget. Lem dan jahitan rapi. Cocok buat trail run, tapaknya bergerigi," review @j*****n.
Pengguna lain mengaku berhasil menyelesaikan ajang trail run dengan nyaman menggunakan sepatu ini.
"Saya pakai di event Universitas Brawijaya Forest Trail Run di Malang. Melaju, melibas medan dengan berbagai tantangan. Alhamdulillah finish dengan aman, sehat, dan selamat. Desain keren dan modern. Warna cerah dan menarik. Nyaman dan enak dipakai," ulas @welldonelover.
Namun, ada juga ulasan yang menyebut grip tetap berkurang ketika melewati batu berlumut atau jembatan besi yang licin, sehingga tetap perlu berhati-hati di medan tersebut.
"Nyaman dan alas bisa grip ke batu-batu dan tanah. Namun, saat di medan berlumut sangat licin. Cocok untuk hiking daan trekking, tapi tidak cocok untuk sungai berlumut dan jembatan besi," ungkap @sashi_suwarno.