- Sepatu suede memerlukan cara pembersihan yang berbeda dari bahan lainnya.
- Hindari penggunaan air berlebihan agar tekstur suede tidak rusak.
- Simak 10 cara membersihkan sepatu bahan suede agar bersih, halus, dan tahan lama.
Suara.com - Sepatu berbahan suede menjadi favorit banyak orang karena tampilannya yang terlihat elegan.
Di balik tampilannya, bahan suede memerlukan perawatan ekstra karena lebih mudah menyerap noda dan lebih sensitif dibandingkan kulit biasa.
Tak sedikit yang ragu membersihkan sepatu suede sendiri karena khawatir bulunya rusak, warnanya memudar, atau justru membuat noda semakin menyebar. Padahal, jika menggunakan cara yang tepat, sepatu suede dapat dibersihkan di rumah tanpa mengurangi keindahan teksturnya.
Hal terpenting saat membersihkan suede adalah menghindari penggunaan air secara berlebihan dan memakai alat yang memang dirancang untuk material ini.
Berikut 10 cara membersihkan sepatu bahan suede yang aman berdasarkan panduan dari berbagai merek sepatu.

1. Bersihkan saat Sepatu dalam Kondisi Kering
Langkah pertama adalah memastikan sepatu benar-benar kering sebelum mulai dibersihkan. Jangan langsung menggosok noda ketika masih basah karena kotoran justru bisa semakin meresap ke dalam serat suede.
Jika sepatu terkena hujan, biarkan mengering secara alami pada suhu ruangan. Hindari menjemurnya di bawah sinar matahari langsung atau menggunakan pengering rambut karena panas berlebih dapat membuat suede mengeras dan memudar.
2. Gunakan Sikat Khusus Suede
Suede memiliki permukaan berbulu halus sehingga membutuhkan sikat khusus berbulu lembut. Sikat ini membantu mengangkat debu sekaligus mengembalikan tekstur khas suede.
Sikat perlahan mengikuti arah serat, kemudian ulangi dengan gerakan ringan ke arah sebaliknya jika masih ada debu yang menempel. Hindari menyikat terlalu keras agar permukaan suede tidak menjadi tipis.
3. Hilangkan Noda dengan Penghapus Suede atau Penghapus Pensil
Untuk noda ringan, penghapus khusus suede menjadi salah satu alat yang paling sering direkomendasikan. Jika tidak tersedia, penghapus pensil putih yang bersih juga dapat digunakan untuk noda kecil.
Gosok perlahan pada area yang bernoda hingga kotoran mulai terangkat. Setelah itu, sikat kembali permukaan suede agar seratnya terlihat rata dan halus.
4. Gunakan Cuka Putih atau Rubbing Alcohol untuk Noda Membandel
Noda seperti bekas lumpur, makanan, atau minyak ringan biasanya memerlukan penanganan berbeda. Cuka putih atau rubbing alcohol sering direkomendasikan karena tidak membuat suede terlalu basah.
Teteskan sedikit cairan ke kain mikrofiber bersih, lalu tepuk perlahan pada area yang bernoda. Jangan menuangkan cairan langsung ke sepatu agar kelembapan tidak berlebihan.
Setelah noda mulai memudar, biarkan area tersebut mengering dengan sendirinya sebelum disikat kembali menggunakan sikat suede.
5. Jangan Merendam Sepatu Suede
Kesalahan yang cukup sering dilakukan adalah merendam seluruh sepatu di dalam air sabun. Cara ini justru dapat merusak struktur serat suede dan membuat bentuk sepatu berubah.
Apabila ingin membersihkan seluruh permukaan, cukup gunakan kain lembap atau spons yang sudah diperas hingga hampir kering. Fokuskan pembersihan hanya pada bagian yang benar-benar kotor.
6. Angkat Noda Lumpur dengan Cara yang Tepat
Jika sepatu terkena lumpur, jangan langsung membersihkannya saat masih basah. Biarkan lumpur mengering terlebih dahulu agar lebih mudah dilepas.
Setelah kering, gunakan sikat suede untuk mengangkat kerak lumpur secara perlahan. Cara ini lebih aman dibanding menggosok lumpur basah yang justru dapat menyebarkan noda.
7. Atasi Noda Minyak Menggunakan Tepung Maizena
Noda minyak termasuk yang paling sulit dihilangkan pada bahan suede. Salah satu cara yang banyak direkomendasikan adalah menggunakan tepung maizena atau baking soda.
Taburkan secukupnya pada noda, lalu diamkan selama beberapa jam atau semalaman agar minyak terserap. Setelah itu, bersihkan menggunakan sikat suede hingga bubuk benar-benar hilang.
8. Keringkan Secara Alami
Setelah proses pembersihan selesai, biarkan sepatu mengering pada suhu ruangan dengan sirkulasi udara yang baik.
Masukkan kertas tisu atau paper towel ke dalam sepatu agar bentuknya tetap terjaga selama proses pengeringan. Hindari penggunaan koran karena tinta berisiko berpindah ke bagian dalam sepatu.
9. Semprotkan Suede Protector
Setelah sepatu benar-benar bersih dan kering, gunakan suede protector spray untuk memberikan lapisan perlindungan tambahan.
Lapisan ini membantu mengurangi risiko noda air, debu, dan kotoran menempel sehingga sepatu lebih mudah dirawat pada penggunaan berikutnya.
10. Simpan Sepatu dengan Benar
Cara penyimpanan juga berpengaruh terhadap usia pakai sepatu suede. Simpan di tempat yang kering, memiliki sirkulasi udara baik, dan tidak lembap.
Gunakan shoe tree atau isi bagian dalam sepatu dengan kertas agar bentuknya tetap terjaga. Jika disimpan dalam kotak, pastikan kondisinya tidak terlalu rapat sehingga udara tetap dapat bersirkulasi.
Tips Merawat Sepatu Suede agar Tetap Awet
Selain rutin dibersihkan, ada beberapa kebiasaan sederhana yang membantu menjaga kualitas sepatu suede lebih lama, antara lain sebagai berikut.
- Bersihkan debu setelah selesai dipakai.
- Hindari penggunaan saat hujan deras atau melewati genangan air.
- Gunakan sikat khusus suede secara rutin.
- Semprotkan suede protector secara berkala.
- Simpan di tempat yang kering dan tidak lembap.
- Jangan mencuci menggunakan mesin cuci.
- Hindari sabun atau deterjen yang terlalu keras.