Khawatir Masa Depan Anak di Era AI? Ini Rahasia Menyiapkannya Menjadi Lifelong Learner

M. Reza Sulaiman

Kamis, 09 Juli 2026 | 06:00 WIB
Khawatir Masa Depan Anak di Era AI? Ini Rahasia Menyiapkannya Menjadi Lifelong Learner
Konsep lifelong learning penting dipelajari anak-anak di era AI. (Dok. Gentem Lifelong Learning Group)
baca 10 detik
  • Perubahan dunia kerja akibat kecerdasan buatan menuntut anak memiliki keterampilan adaptif dan kreativitas tinggi sejak usia dini.
  • Anak-anak butuh fondasi yang lebih mendasar, yaitu kecintaan pada proses belajar itu sendiri.
  • Tantangan di Indonesia sendiri terasa cukup nyata. Mengacu pada penilaian PISA 2022 yang dikutip oleh UNICEF Indonesia, rupanya baru 26% siswa berusia 15 tahun di tanah air yang mampu menunjukkan keterampilan pemikiran kreatif dasar. 

Suara.com - Membesarkan anak di era yang serba cepat ini kerap membuat kita sebagai orang tua sering kali overthinking.

Dengan pesatnya teknologi kecerdasan buatan (AI), sulit menebak profesi apa yang kelak akan tetap bertahan dan relevan bagi mereka.

Oleh karena itu, membekali anak dengan nilai akademis semata ternyata tak lagi cukup.

Anak-anak butuh fondasi yang lebih mendasar, yaitu kecintaan pada proses belajar itu sendiri.

Konsep lifelong learning inilah yang kini dipandang semakin esensial untuk diterapkan. Mengapa mindset ini begitu krusial bagi tumbuh kembang anak di masa depan? Mari kita bedah alasannya:

1. Menghadapi Dinamika Dunia Kerja yang Berubah

Dunia kerja anak-anak kita kelak akan sangat berbeda dari sekarang. Berdasarkan Future of Jobs Report 2025 dari World Economic Forum (WEF), diperkirakan ada sekitar 170 juta lapangan kerja baru yang akan tercipta pada tahun 2030.

Di sisi lain, 92 juta pekerjaan justru akan tergantikan oleh adopsi AI. Kondisi ini menyebabkan 40% kebutuhan keterampilan di dunia kerja akan mengalami perubahan drastis.

Bahkan, laporan tersebut mencatat bahwa 66% pekerjaan di masa depan adalah bentuk kolaborasi antara manusia dengan teknologi. Karenanya, anak membutuhkan kompetensi yang tidak bisa sekadar direplikasi oleh mesin.

2. Memacu Kemampuan Berpikir Kreatif Anak

Tantangan di Indonesia sendiri terasa cukup nyata. Mengacu pada penilaian PISA 2022 yang dikutip oleh UNICEF Indonesia, rupanya baru 26% siswa berusia 15 tahun di tanah air yang mampu menunjukkan keterampilan pemikiran kreatif dasar.

Yang lebih mengejutkan, hanya 5% yang berhasil mencapai tingkat tinggi. Padahal, kreativitas adalah keterampilan yang semakin dicari dan dinilai tidak bisa ditawar oleh para pemberi kerja di tingkat global.

Tentu saja, skill ini bukan sesuatu yang bisa diperbaiki saat anak sudah dewasa, melainkan wajib ditanamkan sejak usia dini.

baca juga

3. Menyeimbangkan Keterampilan dan Pola Pikir

Gentem Lifelong Learning Group mendefinisikan lifelong learning sebagai kombinasi harmonis dari empat keterampilan utama, yaitu komunikasi, pemikiran kritis, kolaborasi, dan kreativitas.

Anak juga harus diiringi dengan empat pola pikir krusial, yakni rasa ingin tahu, inisiatif, resiliensi, serta kemampuan beradaptasi.

Gabungan elemen-elemen ini sangat penting, baik saat anak menempuh pendidikan formal, hingga saat mereka bekerja atau menjalani kehidupan sehari-hari kelak.

4. Pentingnya Metode Belajar yang Berpusat pada Anak

Menanamkan rasa cinta belajar artinya kurikulum tidak boleh hanya berfokus pada hasil akademis semata. Anak-anak butuh metodologi yang menggabungkan project-based learning, experiential learning, hingga metode inquiry-based.

Pembelajarannya juga idealnya mencakup perkembangan kognitif, karakter, dan komunikasi, serta berani mengintegrasikan AI sebagai bagian dari proses eksplorasi.

Menyambut Solusi Belajar yang Menyenangkan

Merespons urgensi inilah, program Genstarkids hadir sebagai wadah yang dirancang untuk menumbuhkan kecintaan belajar pada anak usia 2,5 hingga 12 tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ancaman Phishing Makin Ganas, Kaspersky Blokir 140 Juta Serangan dalam Tiga Bulan

Ancaman Phishing Makin Ganas, Kaspersky Blokir 140 Juta Serangan dalam Tiga Bulan

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:29 WIB

AI Mengubah Cara Kerja Generasi Muda: Peluang atau Malah Ancaman?

AI Mengubah Cara Kerja Generasi Muda: Peluang atau Malah Ancaman?

Your Say | Rabu, 08 Juli 2026 | 15:00 WIB

Rahasia Sukses Transformasi AI di Perusahaan, Bukan Dimulai dari Teknologinya

Rahasia Sukses Transformasi AI di Perusahaan, Bukan Dimulai dari Teknologinya

Tekno | Selasa, 07 Juli 2026 | 14:10 WIB

Gagal Masuk SD Negeri? Ini Alasan Mengapa SDIT Bisa Jadi Pilihan Terbaik untuk Si Kecil

Gagal Masuk SD Negeri? Ini Alasan Mengapa SDIT Bisa Jadi Pilihan Terbaik untuk Si Kecil

Your Say | Selasa, 07 Juli 2026 | 13:37 WIB

Xiaomi Siapkan Kejutan di IFA 2026, Investasi AI Rp151 Triliun Perkuat Ekspansi ke Eropa

Xiaomi Siapkan Kejutan di IFA 2026, Investasi AI Rp151 Triliun Perkuat Ekspansi ke Eropa

Tekno | Selasa, 07 Juli 2026 | 07:48 WIB

Indosat Tancap Gas Bangun AI Indonesia, Vikram Sinha Lanjut Pimpin Transformasi hingga 2031

Indosat Tancap Gas Bangun AI Indonesia, Vikram Sinha Lanjut Pimpin Transformasi hingga 2031

Tekno | Selasa, 07 Juli 2026 | 08:25 WIB

Terkini

Rayakan 10 Tahun di Indonesia, Big Bad Wolf Kembali Hadir 24 Jam di ICE BSD

Rayakan 10 Tahun di Indonesia, Big Bad Wolf Kembali Hadir 24 Jam di ICE BSD

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 00:03 WIB

Spill Lagunya di SNADA Indonesia 2026, Anggun Dukung Inisiatif Sosial 3T: Mereka Tidak Sendiri

Spill Lagunya di SNADA Indonesia 2026, Anggun Dukung Inisiatif Sosial 3T: Mereka Tidak Sendiri

Entertainment | Kamis, 08 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Rumah Perwira TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Rumah Perwira TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Video | Kamis, 08 Oktober 2026 | 23:05 WIB

RUU Pemilu 2029 Mulai Dibahas, DPR Buka Pintu Masukan Publik

RUU Pemilu 2029 Mulai Dibahas, DPR Buka Pintu Masukan Publik

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Imigrasi Sumut Petakan Risiko Hukum Penanganan Pengungsi

Imigrasi Sumut Petakan Risiko Hukum Penanganan Pengungsi

Sumut | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Reses Bukan Hambatan DPR Tindaklanjuti Putusan MK soal Gibran

Reses Bukan Hambatan DPR Tindaklanjuti Putusan MK soal Gibran

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:53 WIB

2.399 Unit Huntap untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang Ditargetkan Rampung 2026

2.399 Unit Huntap untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang Ditargetkan Rampung 2026

Sumut | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kebakaran di Kawasan Pemukiman Padat Penduduk Kramat Pulo, 30 Mobil Damkar Dikerahkan

Kebakaran di Kawasan Pemukiman Padat Penduduk Kramat Pulo, 30 Mobil Damkar Dikerahkan

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:42 WIB

Tak Perlu Angket, DPR Bisa Gunakan Putusan MK sebagai Dasar Pemakzulan Gibran

Tak Perlu Angket, DPR Bisa Gunakan Putusan MK sebagai Dasar Pemakzulan Gibran

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:34 WIB

Essential Oil Indonesia Dibawa ke Pasar Beauty Timur Tengah

Essential Oil Indonesia Dibawa ke Pasar Beauty Timur Tengah

Lifestyle | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:24 WIB

×