Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.615.000
Beli Rp2.500.000
IHSG 5.986,497
LQ45 594,918
Srikehati 295,219
JII 350,443
USD/IDR 17.983

Ancaman Phishing Makin Ganas, Kaspersky Blokir 140 Juta Serangan dalam Tiga Bulan

Dythia Novianty

Rabu, 08 Juli 2026 | 14:29 WIB
Ancaman Phishing Makin Ganas, Kaspersky Blokir 140 Juta Serangan dalam Tiga Bulan
Ilustrasi Phising. [Freepik]
baca 10 detik
  • Kaspersky mencatat lebih dari 140 juta upaya phishing global sepanjang kuartal pertama 2026 akibat penyalahgunaan teknologi kecerdasan buatan.
  • Sebanyak 45 persen responden survei mengaku menjadi korban serangan siber berupa peretasan akun, pencurian data, hingga infeksi malware.
  • Kaspersky meningkatkan fitur perlindungan berbasis kecerdasan buatan untuk mendeteksi modus penipuan digital secara waktu nyata bagi seluruh pengguna.

Suara.com - Penipuan digital kini berkembang semakin cepat, lebih meyakinkan, dan mampu menyasar korban secara lebih personal melalui email, media sosial, aplikasi pesan instan, hingga toko online.

Kondisi tersebut membuat ancaman phishing dan penipuan daring menjadi salah satu risiko terbesar yang dihadapi pengguna internet saat ini.

Besarnya ancaman itu tercermin dari temuan Kaspersky yang mencatat telah memblokir lebih dari 140 juta upaya phishing dan penipuan online di seluruh dunia sepanjang kuartal pertama (Q1) 2026.

Angka tersebut menunjukkan bahwa serangan siber tidak hanya semakin masif, tetapi juga memanfaatkan AI untuk membuat modus penipuan menjadi lebih sulit dikenali.

Data tersebut diperkuat hasil survei terbaru pusat riset pasar Kaspersky yang menunjukkan lebih dari separuh responden mengaku pernah menghadapi penipuan online dalam setahun terakhir.

Bahkan, sekitar 45 persen responden mengaku pernah menjadi korban serangan terhadap perangkat, akun, maupun data pribadi mereka, mulai dari peretasan media sosial, pencurian data hingga infeksi malware.

Menurut para peneliti Kaspersky, hampir setiap tren global kini dimanfaatkan pelaku kejahatan siber sebagai umpan.

Salah satu contohnya terjadi pada Maret 2026, ketika meningkatnya antusiasme terhadap Piala Dunia 2026 dimanfaatkan untuk menyebarkan situs palsu yang menyerupai laman resmi turnamen hingga berbagai penawaran tiket dan hadiah fiktif.

Tak hanya phishing tradisional, teknologi AI juga memungkinkan pelaku membuat toko online palsu, investasi kripto bodong, hingga pesan yang dipersonalisasi menggunakan data hasil kebocoran informasi, malware infostealer, maupun akun yang telah diretas sebelumnya.

baca juga

Untuk menghadapi ancaman tersebut, Kaspersky memperkuat teknologi perlindungannya dengan memanfaatkan kombinasi Artificial Intelligence (AI) dan Machine Learning (ML).

Teknologi tersebut mampu mengenali pola serangan, menganalisis ancaman secara real-time, sekaligus mendeteksi berbagai modus penipuan digital sebelum merugikan pengguna.

Perusahaan juga memperbarui aplikasi Kaspersky Premium di Windows dan macOS dengan menghadirkan blok khusus AI Scam Protection, sehingga pengguna lebih mudah mengakses seluruh fitur perlindungan terhadap phishing, pencurian identitas, kebocoran data, hingga aktivitas berbahaya lainnya.

Selain itu, Kaspersky Premium dibekali berbagai fitur keamanan seperti Data Leak Checker, Identity Theft Protection, Kaspersky Password Manager, hingga System Watcher yang mampu memantau perilaku aplikasi secara real-time untuk mendeteksi aktivitas mencurigakan sebelum berkembang menjadi serangan yang lebih serius.

"Penipuan berbasis AI adalah realitas baru. Dihasilkan oleh AI, volumenya terus meningkat dan mengintai di mana-mana, mulai dari situs tiket palsu hingga peniruan identitas teman di aplikasi pesan. Penipuan ini dapat mengelabui bahkan pengguna yang paling berpengalaman," ujar Marina Titova, Wakil Presiden Bisnis Konsumen Kaspersky dalam keterangan resminya, Rabu (8/7/2026).

Ia menambahkan, mengandalkan kemampuan sendiri untuk mendeteksi penipuan saja tidak cukup.

"Itulah mengapa kami telah mengintegrasikan deteksi AI canggih langsung ke dalam produk kami, sehingga teknologi kami dapat mendeteksi apa yang tidak dapat dilihat mata manusia dan melindungi pengguna secara real-time," jelasnya.

Ilustrasi kecerdasan buatan. [Freepik]
Ilustrasi kecerdasan buatan. [Freepik]

Melalui pembaruan tersebut, Kaspersky berharap pengguna dapat lebih mudah memahami fitur keamanan berbasis AI yang tersedia, sekaligus meningkatkan perlindungan terhadap ancaman siber yang kini semakin kompleks dan terus berevolusi seiring perkembangan teknologi kecerdasan buatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Teknologi dan AI Dongkrak UMKM, DANA Beri Penghargaan 35 Pemenang SisBerdaya 2026

Teknologi dan AI Dongkrak UMKM, DANA Beri Penghargaan 35 Pemenang SisBerdaya 2026

Tekno | Kamis, 02 Juli 2026 | 08:04 WIB

Suara AI Bisa Meniru Pejabat, Komdigi Peringatkan Modus Scam Baru Rugikan Masyarakat Rp7,5 Triliun

Suara AI Bisa Meniru Pejabat, Komdigi Peringatkan Modus Scam Baru Rugikan Masyarakat Rp7,5 Triliun

Tekno | Kamis, 02 Juli 2026 | 07:05 WIB

Apple Lobi AS agar Bisa Pakai Chip RAM China, Harga DRAM Samsung Naik 100% Picu Ancaman Pasokan

Apple Lobi AS agar Bisa Pakai Chip RAM China, Harga DRAM Samsung Naik 100% Picu Ancaman Pasokan

Tekno | Rabu, 01 Juli 2026 | 08:05 WIB

Pemanfaatan Platform AI untuk Mitigasi Bencana di Asia Tenggara

Pemanfaatan Platform AI untuk Mitigasi Bencana di Asia Tenggara

Tekno | Selasa, 30 Juni 2026 | 14:12 WIB

Riset : Bahaya Pelecehan Digital di Asia Pasifik, Lebih dari Separuh Korban Alami Trauma

Riset : Bahaya Pelecehan Digital di Asia Pasifik, Lebih dari Separuh Korban Alami Trauma

Tekno | Senin, 29 Juni 2026 | 14:58 WIB

Sikap Google Terhadap RUU Hak Cipta : Berisiko Hambat AI dan Ekonomi Digital Indonesia

Sikap Google Terhadap RUU Hak Cipta : Berisiko Hambat AI dan Ekonomi Digital Indonesia

Tekno | Senin, 29 Juni 2026 | 13:52 WIB

Terkini

Said Iqbal Akhirnya Temui Purbaya, Minta Pajak JHT hingga THR Dihapus

Said Iqbal Akhirnya Temui Purbaya, Minta Pajak JHT hingga THR Dihapus

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:07 WIB

S&P Dow Jones Ancam Turunkan Kasta Indonesia, Soroti Transparansi Bursa

S&P Dow Jones Ancam Turunkan Kasta Indonesia, Soroti Transparansi Bursa

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 13:38 WIB

Pegadaian Gelar Sales Town Hall 2026, Perkuat Akselerasi Pertumbuhan Bisnis Berkelanjutan

Pegadaian Gelar Sales Town Hall 2026, Perkuat Akselerasi Pertumbuhan Bisnis Berkelanjutan

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 13:00 WIB

Fasilitasi Impor dan Pengadaan Barang China, Natindo Cargo Bantu UMKM

Fasilitasi Impor dan Pengadaan Barang China, Natindo Cargo Bantu UMKM

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 12:56 WIB

Sidang Korupsi INALUM Bongkar Risiko Penjualan Alloy: Piutang Rp140 Miliar Diduga Akibat Penipuan

Sidang Korupsi INALUM Bongkar Risiko Penjualan Alloy: Piutang Rp140 Miliar Diduga Akibat Penipuan

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 11:58 WIB

Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik

Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 11:45 WIB

Selaras dengan Danantara, BTN Perkuat Transformasi Bisnis dan Bukukan Kinerja di Atas Rata-Rata

Selaras dengan Danantara, BTN Perkuat Transformasi Bisnis dan Bukukan Kinerja di Atas Rata-Rata

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 11:02 WIB

BACH dan EMMI Resmi Jadi Emiten BEI, Dana IPO Difokuskan untuk Ekspansi Bisnis

BACH dan EMMI Resmi Jadi Emiten BEI, Dana IPO Difokuskan untuk Ekspansi Bisnis

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:44 WIB

Rupiah Melemah, Dolar AS Mulai Dekati Level Rp18.000

Rupiah Melemah, Dolar AS Mulai Dekati Level Rp18.000

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 09:41 WIB

Ketegangan AS - Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak Akibat Kekhawatiran Gangguan Pasokan

Ketegangan AS - Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak Akibat Kekhawatiran Gangguan Pasokan

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 09:32 WIB

×