Liburan dengan Miles Jadi Tren, Pengeluaran Sehari-hari Kini Bisa Jadi Modal Bepergian

Dinda Rachmawati

Kamis, 16 Juli 2026 | 20:29 WIB
Liburan dengan Miles Jadi Tren, Pengeluaran Sehari-hari Kini Bisa Jadi Modal Bepergian
Ilustrasi liburan (Pexels.com/Oleksandr Pidvalnyi)
baca 10 detik
  • Masyarakat kini dapat mengumpulkan poin perjalanan melalui transaksi rutin sehari-hari seperti belanja kebutuhan bulanan, daring, dan kuliner.
  • CIMB Niaga dan Cathay Pacific menyediakan kartu kredit co-brand untuk mengakumulasi Asia Miles dari berbagai pengeluaran belanja nasabah.
  • Akumulasi poin dari pengeluaran rutin dapat ditukarkan dengan tiket pesawat, peningkatan kelas penerbangan, maupun berbagai fasilitas wisata lainnya.

Suara.com - Siapa bilang mengumpulkan miles hanya bisa dilakukan oleh mereka yang sering bepergian dengan pesawat? Kini, anggapan tersebut mulai berubah.

Seiring berkembangnya program loyalitas, aktivitas sehari-hari seperti berbelanja kebutuhan bulanan, makan di restoran, hingga transaksi di e-commerce dapat menjadi salah satu cara mengumpulkan reward perjalanan

Artinya, tanpa harus mengubah pola pengeluaran, masyarakat berpeluang memperoleh manfaat tambahan dari transaksi yang memang sudah rutin dilakukan.

Tren ini semakin relevan di tengah meningkatnya penggunaan transaksi digital. Data CIMB Niaga dan Cathay Pacific menunjukkan bahwa sebagian besar transaksi pemegang kartu co-brand berasal dari kategori kebutuhan sehari-hari, seperti belanja online, dining, travel, hingga berbagai layanan (services). 

Dengan rata-rata pengeluaran sekitar Rp25 juta per bulan, sebagian konsumen berpotensi mengumpulkan travel rewards dari aktivitas tersebut. Miles pun kini tidak hanya diperoleh dari pembelian tiket pesawat. 

Belanja di platform e-commerce, membeli kebutuhan rumah tangga, mengisi bahan bakar kendaraan, membayar layanan berlangganan, hingga makan bersama keluarga dapat menjadi sumber akumulasi miles apabila menggunakan kartu yang terhubung dengan program loyalitas perjalanan.

Salah satu pilihan yang tersedia di Indonesia adalah CIMB Niaga World Cathay Card, yang memungkinkan nasabah mengumpulkan Asia Miles dari transaksi tertentu. 

Sebagai ilustrasi, pengeluaran rutin untuk kebutuhan seperti groceries, dining, dan belanja online dapat terakumulasi menjadi miles dalam jumlah yang cukup berarti apabila dilakukan secara konsisten.

Sebagai contoh, dengan total pengeluaran sekitar Rp34,5 juta per bulan, akumulasi miles dalam 10 bulan berpotensi mencapai sekitar 26.000 Asia Miles. Jumlah tersebut dapat ditukarkan dengan berbagai pilihan reward, termasuk tiket penerbangan tertentu sesuai ketentuan program.

baca juga

Selain tiket pesawat, miles juga dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan perjalanan lainnya, seperti upgrade kelas penerbangan, menginap di hotel, pengalaman wisata, hingga penukaran gift card atau merchandise. 

Ragam pilihan tersebut membuat program loyalitas kini semakin diminati, tidak hanya oleh pelancong rutin, tetapi juga masyarakat yang ingin memperoleh nilai tambah dari pengeluaran sehari-hari.

Country Manager Indonesia Cathay Pacific, Tony Sham, mengatakan kebutuhan wisatawan saat ini terus berkembang. Menurutnya, program loyalitas tidak lagi sekadar menjadi sarana mengumpulkan miles, tetapi juga diharapkan mampu memberikan kemudahan, fleksibilitas, dan manfaat yang mendukung pengalaman bepergian.

"Cathay Pacific melihat bahwa kebutuhan wisatawan terus berkembang. Kini, program loyalitas tidak lagi sekadar menjadi sarana untuk mengumpulkan miles, tetapi juga diharapkan dapat memberikan kemudahan, fleksibilitas, dan berbagai manfaat yang membuat setiap perjalanan terasa lebih nyaman dan bermakna," ujar Tony Sham.

Senada, Head of Consumer Lending Business PT Bank CIMB Niaga Tbk, Eric Augie Saputra, menilai masyarakat kini semakin mempertimbangkan manfaat tambahan saat memilih kartu kredit, termasuk yang dapat menunjang kebutuhan perjalanan.

"Kami melihat perilaku penggunaan kartu kredit terus berkembang, di mana nasabah kini semakin mengutamakan rewards yang relevan, fleksibilitas, serta pengalaman yang memberikan nilai tambah, termasuk untuk kebutuhan perjalanan. Kami juga mengedukasi nasabah agar dapat memanfaatkan setiap transaksi secara lebih optimal sehingga lebih menguntungkan," kata Eric.

Bagi masyarakat yang tertarik mengumpulkan miles, momen ketika pengeluaran cenderung meningkat, seperti musim liburan, Ramadan, Harbolnas, atau promo belanja, dapat menjadi kesempatan untuk mengoptimalkan akumulasi reward. 

Tentunya, manfaat tersebut akan lebih optimal apabila transaksi tetap disesuaikan dengan kebutuhan dan dilakukan secara bijak.

Dengan semakin beragamnya program loyalitas yang tersedia, pengeluaran sehari-hari kini tidak hanya berfungsi untuk memenuhi kebutuhan, tetapi juga berpotensi memberikan nilai tambah yang dapat dimanfaatkan untuk rencana perjalanan di masa mendatang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Antara Hemat dan Takut Keluar Uang: Saat Belanja Bikin Kita Merasa Bersalah

Antara Hemat dan Takut Keluar Uang: Saat Belanja Bikin Kita Merasa Bersalah

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:30 WIB

Fantastis! Kerugian Negara Kasus Samin Tan Tembus Rp17,7 Triliun

Fantastis! Kerugian Negara Kasus Samin Tan Tembus Rp17,7 Triliun

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 19:12 WIB

5 Tips Membuat Itinerary Liburan Hemat Budget untuk Backpacker

5 Tips Membuat Itinerary Liburan Hemat Budget untuk Backpacker

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:05 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×