- Istilah moisturizer dan pelembap sering digunakan secara bergantian sehingga banyak orang mengira keduanya berbeda.
- Kebingungan ini membuat sebagian orang ragu saat memilih produk skincare yang sesuai dengan kebutuhan kulit.
- Oleh karena itu, berikut penjelasan dokter mengenai apakah moisturizer dan pelembap merupakan produk yang sama atau memiliki perbedaan fungsi.
Penjelasan serupa juga disampaikan dalam artikel di laman Labore Skin Expert dan L'Oreal Paris. Disebutkan bahwa moisturizer dan pelembap merupakan dua produk yang berbeda.
Secara fungsi, moisturizer umumnya berfokus pada menghidrasi kulit dengan meningkatkan kadar air di lapisan kulit sekaligus membantu mempertahankan hidrasi tersebut.
Sementara itu, pelembap lebih berperan mengunci kelembapan alami kulit dengan membentuk lapisan pelindung yang membantu mengurangi penguapan air serta menjaga skin barrier tetap sehat.
Perbedaan lainnya terletak pada kandungan yang digunakan. Moisturizer umumnya kaya akan bahan humektan seperti glycerin, hyaluronic acid, aloe vera, urea, dan PCA yang bertugas menarik air ke dalam kulit.
Sedangkan pelembap lebih banyak mengandung emolien dan oklusif seperti ceramide, lipid, minyak alami, atau butter untuk menghaluskan kulit dan mengunci kelembapan.
Pada beberapa pelembap juga ditambahkan bahan aktif seperti niacinamide, vitamin C, atau retinol untuk mengatasi masalah kulit tertentu.
Meski memiliki perbedaan, moisturizer dan pelembap sebenarnya saling melengkapi dalam rutinitas skincare.
Jika kulit sedang mengalami dehidrasi, moisturizer dapat digunakan terlebih dahulu untuk menambah kadar air, kemudian dilanjutkan dengan pelembap agar kelembapan tersebut tetap terkunci dan skin barrier tetap terjaga.