Apa Itu Makeup Vegan? Ini Penjelasan dan Rekomendasi dari Merek Lokal

Nur Khotimah

Selasa, 28 Juli 2026 | 09:42 WIB
Apa Itu Makeup Vegan? Ini Penjelasan dan Rekomendasi dari Merek Lokal
Ilustrasi makeup vegan. (Gemini AI)
baca 10 detik
  • Makeup vegan semakin diminati karena konsumen kini lebih memperhatikan kandungan, proses produksi, dan dampak lingkungan dari produk kosmetik.
  • Berbagai merek, termasuk brand lokal Indonesia, mulai menghadirkan pilihan makeup vegan dengan varian yang semakin beragam.
  • Simak penjelasan mengenai pengertian makeup vegan, perbedaannya dengan kosmetik biasa, serta rekomendasi merek lokal yang menawarkan produk vegan.

Suara.com - Tren makeup terus berkembang seiring meningkatnya kesadaran konsumen terhadap kandungan produk, proses pembuatannya, serta dampaknya terhadap lingkungan.

Selain memperhatikan hasil riasan, banyak konsumen kini juga mempertimbangkan nilai-nilai yang diusung oleh merek kosmetik sebelum memutuskan untuk membeli.

Salah satu konsep yang kini semakin banyak diminati adalah makeup vegan.

Seiring meningkatnya permintaan, berbagai merek kecantikan pun mulai menghadirkan produk makeup vegan dengan pilihan yang semakin beragam.

Tidak hanya merek internasional, sejumlah brand lokal Indonesia juga ikut mengembangkan lini kosmetik vegan.

Lalu, sebenarnya apa yang dimaksud dengan makeup vegan dan apa perbedaannya dengan produk kosmetik biasa?

Simak penjelasan lengkap mengenai pengertian makeup vegan beserta rekomendasi merek lokal yang menawarkan produk dengan konsep tersebut pada ulasan berikut.

Apa Itu Makeup Vegan? Ini Bedanya dengan Kosmetik Biasa

Ilustrasi skincare Vegan (freepik)
Ilustrasi skincare Vegan (freepik)

Melansir Live Tinted, makeup vegan adalah produk kosmetik yang dibuat tanpa menggunakan bahan atau turunan yang berasal dari hewan.

Sebagai gantinya, formulanya memanfaatkan bahan nabati maupun bahan sintetis yang memiliki fungsi serupa dalam menghasilkan warna, tekstur, dan daya tahan produk.

baca juga

Beberapa bahan yang umum ditemukan pada kosmetik biasa tetapi tidak digunakan dalam makeup vegan antara lain beeswax (lilin lebah), lanolin dari wol domba, carmine yang berasal dari serangga cochineal, serta kolagen yang bersumber dari hewan.

Bahan-bahan tersebut umumnya digantikan dengan alternatif berbasis tumbuhan atau sintetis sehingga tetap mampu memberikan performa yang baik.

Perbedaan utama makeup vegan dengan kosmetik biasa terletak pada komposisi bahannya, bukan pada kualitas atau hasil riasannya.

Produk makeup vegan tetap dapat menawarkan pigmentasi tinggi, daya tahan yang baik, hingga hasil akhir yang beragam, sama seperti kosmetik konvensional.

Banyak orang juga masih menganggap makeup vegan sama dengan cruelty-free, padahal keduanya memiliki arti yang berbeda.

Label vegan hanya menunjukkan bahwa produk tidak mengandung bahan hewani. Sedangkan cruelty-free berarti produk tidak diuji pada hewan, sehingga sebuah kosmetik dapat memiliki salah satu label saja atau bahkan keduanya sekaligus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Memilih Shade Bedak Sesuai Warna Kulit agar Hasil Makeup Tampak Natural

Cara Memilih Shade Bedak Sesuai Warna Kulit agar Hasil Makeup Tampak Natural

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 20:25 WIB

4 Cushion Proteksi SPF 50 Solusi Anti-Ribet Touch-Up saat Aktivitas Outdoor

4 Cushion Proteksi SPF 50 Solusi Anti-Ribet Touch-Up saat Aktivitas Outdoor

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 18:25 WIB

4 Browcara Lokal Tahan Keringat untuk Alis Rapi Seharian di Cuaca Panas

4 Browcara Lokal Tahan Keringat untuk Alis Rapi Seharian di Cuaca Panas

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 08:10 WIB

Terkini

Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?

Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 14:24 WIB

103 Penumpang Kapal Virgo Dievakuasi Usai Hilang Kontak di Laut Jawa, 1 Orang Meninggal

103 Penumpang Kapal Virgo Dievakuasi Usai Hilang Kontak di Laut Jawa, 1 Orang Meninggal

News | Minggu, 13 September 2026 | 14:20 WIB

Sinopsis Whalefall, Kisah Mencekam Bertahan Hidup di Perut Paus

Sinopsis Whalefall, Kisah Mencekam Bertahan Hidup di Perut Paus

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 14:20 WIB

5 Kompor Portable Murah dengan Api Stabil, Praktis Buat Piknik dan Masak di Rumah

5 Kompor Portable Murah dengan Api Stabil, Praktis Buat Piknik dan Masak di Rumah

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 14:15 WIB

Ironis! Guru Dipaksa Jadi "Pencicip Racun" Akibat Amputasi Logika Program MBG

Ironis! Guru Dipaksa Jadi "Pencicip Racun" Akibat Amputasi Logika Program MBG

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 14:10 WIB

Sensasi Biksu: Pencucian Uang, Skandal Seks Hingga Sembunyikan 'Harta' Ratusan Miliar

Sensasi Biksu: Pencucian Uang, Skandal Seks Hingga Sembunyikan 'Harta' Ratusan Miliar

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 14:00 WIB

Keseruan Cheng Lei Pertama Kali ke Jakarta, Main Bola Bekel hingga Cicipi Kuliner Lokal

Keseruan Cheng Lei Pertama Kali ke Jakarta, Main Bola Bekel hingga Cicipi Kuliner Lokal

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 13:56 WIB

Jarak Pandang Terganggu, Lion Air Gagal Mendarat di Bandara Pekanbaru

Jarak Pandang Terganggu, Lion Air Gagal Mendarat di Bandara Pekanbaru

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

Disebut "Jamet" hingga Difatwa Haram, Mengapa Sound Horeg Tetap Digemari?

Disebut "Jamet" hingga Difatwa Haram, Mengapa Sound Horeg Tetap Digemari?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

Habis Rp100 Ribuan, Puas Gak Ya Makan Kimchi Karubi Nikudon di Kimukatsu? Ini Pengalaman Aslinya!

Habis Rp100 Ribuan, Puas Gak Ya Makan Kimchi Karubi Nikudon di Kimukatsu? Ini Pengalaman Aslinya!

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

×