- Minyak kemiri murni diproses menggunakan metode pengepresan dingin sehingga mempertahankan nutrisi vitamin E dan antioksidan.
- Minyak kemiri bakar dibuat melalui proses pembakaran biji yang menghasilkan warna gelap dan aroma sangrai kuat.
- Kedua jenis minyak kemiri dapat digunakan secara rutin untuk merawat kesehatan dan kelembapan rambut.
Suara.com - Minyak kemiri sudah lama dikenal sebagai bahan alami untuk merawat rambut agar lebih sehat, kuat, dan berkilau.
Namun saat mencari produk di pasaran, Anda akan menemukan dua jenis yang paling umum, yaitu minyak kemiri murni dan minyak kemiri bakar.
Meski sama-sama berasal dari biji kemiri (Aleurites moluccanus), keduanya diproses dengan cara berbeda.
Perbedaan tersebut memengaruhi warna, aroma, hingga kandungan nutrisi di dalam minyak.
Lantas, apa sebenarnya perbedaan minyak kemiri murni dan minyak kemiri bakar?
Perbedaan Minyak Kemiri Murni dan Minyak Kemiri Bakar
Perbedaan paling utama antara minyak kemiri murni dan minyak kemiri bakar terletak pada proses pembuatannya.
Minyak kemiri murni umumnya dibuat dengan metode cold-pressed atau pengepresan tanpa pemanasan tinggi.
Cara tersebut membantu mempertahankan kandungan nutrisi alami, seperti vitamin E, asam linoleat, dan antioksidan, sehingga minyak berwarna kuning pucat atau bening dengan aroma yang lebih ringan.
Sebaliknya, minyak kemiri bakar dibuat dari biji kemiri yang telah disangrai atau dibakar terlebih dahulu sebelum diekstraksi.

Proses ini menghasilkan minyak berwarna lebih gelap dengan aroma khas sangrai yang lebih kuat.
Namun, paparan panas berpotensi mengurangi sebagian kandungan vitamin yang sensitif terhadap suhu tinggi.
Mana yang Lebih Baik untuk Rambut?
Sebenarnya, tidak ada jawaban mutlak mengenai mana yang lebih baik. Pilihan terbaik bergantung pada kebutuhan masing-masing.
Jika Anda mengutamakan kandungan nutrisi yang masih terjaga, minyak kemiri murni bisa menjadi pilihan.
Kandungan asam lemak esensial dan vitamin E di dalamnya membantu menjaga kelembapan kulit kepala sekaligus melindungi rambut dari kerusakan akibat lingkungan.
Di sisi lain, minyak kemiri bakar masih banyak digunakan karena dipercaya secara turun-temurun mampu membantu membuat rambut tampak lebih hitam, kuat, dan tebal.
Warna serta aromanya yang khas menjadi ciri utama jenis minyak ini.
Walau demikian, manfaat tersebut masih memerlukan lebih banyak penelitian ilmiah untuk memastikan efektivitasnya dibanding minyak kemiri murni.
Tapi apa pun jenis yang dipilih, pastikan menggunakan produk berkualitas, bebas campuran bahan berbahaya, dan telah memiliki izin edar dari BPOM.
Agar hasil optimal, gunakan minyak kemiri pada kulit kepala yang bersih.
Pijat perlahan selama beberapa menit, diamkan sekitar 30–60 menit atau semalaman, kemudian bilas menggunakan sampo.
Penggunaan rutin dua hingga tiga kali seminggu dapat membantu menjaga kesehatan rambut.