Pengering Higienis Panasonic CARE+ Edition Bantu Kurangi Bakteri & Jaga Pakaian Tetap Bersih

Fabiola Febrinastri, RR Ukirsari Manggalani

Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:00 WIB
Pengering Higienis Panasonic CARE+ Edition Bantu Kurangi Bakteri & Jaga Pakaian Tetap Bersih
(Dok: Panasonic)

Suara.com - Banyak orang menganggap proses mencuci selesai ketika pakaian dijemur di bawah sinar matahari. Padahal, setelah keluar dari mesin cuci, pakaian masih berpotensi terpapar berbagai faktor dari lingkungan sekitar.

Di kawasan perkotaan, pakaian yang dijemur di luar rumah dapat terkena debu jalanan, asap kendaraan, serbuk sari, hingga partikel polusi yang terbawa angin. Pada musim hujan, kelembapan udara yang tinggi juga membuat pakaian membutuhkan waktu lebih lama untuk kering sehingga berisiko menimbulkan bau lembap.

Bagi keluarga yang memiliki bayi, anak kecil, lansia, atau anggota keluarga dengan kulit sensitif, kebersihan pakaian menjadi perhatian yang tidak kalah penting dibandingkan proses pencuciannya.

Karena itulah, semakin banyak keluarga modern beralih menggunakan Panasonic CARE+ Edition Heat Pump Dryer NH-EH05JD1BN, sebuah mesin pengering yang dirancang tidak hanya untuk mengeringkan pakaian, tetapi juga membantu menghadirkan proses pengeringan higienis melalui program Hygiene Dry.

Mengapa Menjemur Pakaian di Luar Rumah Tidak Selalu Ideal?

Menjemur pakaian di luar tetap menjadi pilihan banyak keluarga. Namun, kondisi lingkungan saat ini membuat proses tersebut tidak selalu memberikan hasil yang optimal.

Beberapa tantangan yang sering ditemui antara lain:

  • Debu yang menempel kembali pada pakaian.
  • Paparan asap kendaraan di area perkotaan.
  • Serbuk sari dan partikel udara yang terbawa angin.
  • Cuaca yang berubah-ubah sehingga pakaian sulit benar-benar kering.
  • Pakaian berbau apek akibat kelembapan tinggi.
  • Keterbatasan area jemur pada rumah modern atau apartemen.


Bagi keluarga dengan aktivitas padat, menunggu pakaian kering secara alami juga sering kali tidak praktis.

Mengapa Pakaian yang Lembap Perlu Dihindari?

baca juga

Pakaian yang tidak segera kering sempurna dapat menimbulkan bau tidak sedap dan mengurangi kenyamanan saat digunakan.

Oleh karena itu, proses pengeringan yang tepat menjadi bagian penting dari perawatan pakaian sehari-hari.

Panasonic menghadirkan solusi melalui teknologi Heat Pump yang mampu mengeringkan pakaian secara lebih terkontrol dengan suhu yang lebih rendah dibandingkan pengering konvensional, sekaligus menyediakan program Hygiene Dry untuk kebutuhan pengeringan higienis.

Hygiene Dry: Pengeringan Higienis untuk Keluarga

(Dok: Panasonic)
(Dok: Panasonic)

Inilah fitur yang menjadi pembeda utama Panasonic CARE+ Edition.

Program Hygiene Dry bekerja menggunakan suhu sekitar 70°C untuk membantu mengurangi tungau serta menghilangkan hingga 99,99% bakteri (termasuk Staphylococcus aureus dan Escherichia coli) berdasarkan pengujian laboratorium yang dirujuk Panasonic.

Manfaat yang dapat dirasakan keluarga:

  • Pakaian lebih nyaman digunakan setelah proses pengeringan.
  • Cocok untuk pakaian bayi dan anak.
  • Membantu menjaga kebersihan handuk dan sprei.
  • Memberikan rasa tenang bagi keluarga yang memperhatikan kebersihan pakaian sehari-hari.

Perlu dipahami bahwa fitur ini membantu proses pengeringan higienis sesuai kondisi pengujian Panasonic dan bukan merupakan pengganti praktik kebersihan lainnya.

Heat Pump Technology: Hemat Energi Tanpa Mengorbankan Performa

(Dok: Panasonic)
(Dok: Panasonic)

Selain higienis, Panasonic juga memperhatikan efisiensi energi.

Teknologi Heat Pump Drying menggunakan refrigeran untuk menghasilkan panas, kemudian mendaur ulang udara hangat di dalam tabung pengering. Sistem ini membantu mengurangi konsumsi energi sekaligus menjaga suhu pengeringan tetap stabil dan lebih lembut terhadap pakaian.

Dibandingkan pengering berventilasi Panasonic NH-E80JA1 pada pengujian internal Panasonic, teknologi ini diklaim memberikan penghematan energi hingga 45% dan waktu pengeringan hingga 47% lebih efisien pada kondisi pengujian tertentu.

Gentle Dry: Menjaga Pakaian Tetap Awet

(Dok: Panasonic)
(Dok: Panasonic)

Tidak semua pakaian cocok dikeringkan pada suhu tinggi.

Melalui Gentle Dry, Panasonic menggunakan suhu sekitar 65°C untuk membantu mengurangi risiko penyusutan dan menjaga bentuk pakaian.

Mode ini sesuai untuk:

  • Pakaian bayi.
  • Kemeja kerja.
  • Sweater.
  • Pakaian wol.
  • Jaket bulu angsa.
  • Bahan sintetis.

Quick Dry: Saat Pakaian Harus Siap Digunakan Hari Ini

Ada kalanya pakaian kerja, seragam sekolah, atau pakaian olahraga harus segera digunakan.

Mode Quick Dry mampu mengeringkan hingga sekitar 0,8 kg pakaian dalam waktu sekitar 35 menit sesuai kondisi pengujian Panasonic. Fitur ini membantu ketika waktu sangat terbatas.

Smart Sensor: Pengeringan yang Menyesuaikan Kebutuhan

(Dok: Panasonic)
(Dok: Panasonic)

Panasonic CARE+ Edition dilengkapi dengan sensor kelembapan dan sensor suhu.

Sensor ini membantu menyesuaikan proses pengeringan berdasarkan kondisi pakaian sehingga waktu pengeringan dapat dioptimalkan, energi digunakan lebih efisien, dan pakaian tidak mengalami pengeringan berlebihan.

(Dok: Panasonic)
(Dok: Panasonic)

Spesifikasi Singkat

Spesifikasi: Panasonic NH-EH05JD1BN
Kapasitas: 10,5 kg
Daya: 750 Watt
Sistem: Pengering Heat Pump
Hygiene Dry
Gentle Dry
Quick Dry
Sensor Kelembapan
Easy Iron
Program Pengeringan 12

Kesimpulan

Menjemur pakaian di luar rumah masih menjadi kebiasaan banyak keluarga. Namun, perubahan gaya hidup, kualitas udara di kawasan perkotaan, cuaca yang tidak menentu, dan kebutuhan akan pakaian yang siap digunakan membuat banyak orang mulai mempertimbangkan solusi yang lebih praktis.

Panasonic CARE+ Edition Heat Pump Dryer NH-EH05JD1BN menawarkan lebih dari sekadar pengering pakaian. Melalui kombinasi Heat Pump Technology, Hygiene Dry, Gentle Dry, Quick Dry, dan sensor cerdas, produk ini membantu menghadirkan proses pengeringan yang lebih efisien, lebih lembut pada pakaian, dan mendukung kebersihan pakaian keluarga sesuai klaim yang telah diuji Panasonic. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BRI Consumer Expo 2026 Hadir di PIK2, Saat Tepat Wujudkan Rumah dan Kendaraan Impian

BRI Consumer Expo 2026 Hadir di PIK2, Saat Tepat Wujudkan Rumah dan Kendaraan Impian

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:54 WIB

Tak Sekadar Salurkan Pembiayaan, BSI Bangun Ekosistem UMKM Nasional Bersama Danantara

Tak Sekadar Salurkan Pembiayaan, BSI Bangun Ekosistem UMKM Nasional Bersama Danantara

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 11:44 WIB

BRI Perkuat UMKM Kepulauan Talaud Lewat Dedikasi Mantri BRI

BRI Perkuat UMKM Kepulauan Talaud Lewat Dedikasi Mantri BRI

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 19:07 WIB

Pertamina Dukung Penuh UMKM, Produk Lokal Kini Hadir di Semua Penerbangan Pelita Air

Pertamina Dukung Penuh UMKM, Produk Lokal Kini Hadir di Semua Penerbangan Pelita Air

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 14:05 WIB

Persiapan KUR Perumahan, Menteri PKP Sebut Kinerja BRI Tertinggi Dalam Penyaluran Program

Persiapan KUR Perumahan, Menteri PKP Sebut Kinerja BRI Tertinggi Dalam Penyaluran Program

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 21:26 WIB

BRI Salurkan KUR Perumahan Rp9,2 Triliun, Menteri PKP Maruarar Sirait Ungkap Manfaat untuk UMKM

BRI Salurkan KUR Perumahan Rp9,2 Triliun, Menteri PKP Maruarar Sirait Ungkap Manfaat untuk UMKM

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 19:29 WIB

Terkini

Kesepian Berakhir, 4 Shio Ini Berpeluang Menemukan Kebahagiaan Setelah 23 September 2026

Kesepian Berakhir, 4 Shio Ini Berpeluang Menemukan Kebahagiaan Setelah 23 September 2026

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 06:50 WIB

Mengapa Pasar Mobil Jepang di Indonesia Semakin Menyusut?

Mengapa Pasar Mobil Jepang di Indonesia Semakin Menyusut?

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 06:05 WIB

Nasdaq Cetak Rekor Tertinggi, Harga Minyak Dunia Mulai Turun

Nasdaq Cetak Rekor Tertinggi, Harga Minyak Dunia Mulai Turun

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 06:01 WIB

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

×