Mengenal 5 Tokoh Penting di Balik Lahirnya Gerakan Pramuka Indonesia

Chyntia Sami Bhayangkara

Jum'at, 07 Agustus 2026 | 10:43 WIB
Mengenal 5 Tokoh Penting di Balik Lahirnya Gerakan Pramuka Indonesia
Ilustrasi Ekskul Pramuka - Kenapa Pramuka Wajib Diadakan di Sekolah? (Unsplash)
baca 10 detik
  • Presiden Soekarno dan Sri Sultan Hamengkubuwono IX membentuk panitia khusus pada 9 Maret 1961 untuk menyatukan organisasi kepanduan.
  • Soekarno menerbitkan Keppres Nomor 238 Tahun 1961 agar kegiatan pendidikan pemuda berada dalam wadah tunggal Gerakan Pramuka.
  • Prijono, A. Aziz Saleh, dan Achadi turut membantu menyusun anggaran dasar serta dasar pembentukan organisasi kepanduan nasional.

Pada awal dekade 1960-an, Sri Sultan Hamengkubuwono IX dipercaya sebagai Pandu Agung atau pemimpin kepanduan.

Ia kemudian bersama Presiden Soekarno memiliki gagasan untuk menggabungkan organisasi-organisasi kepanduan yang ada ke dalam satu wadah.

Sri Sultan Hamengkubuwono IX menjadi anggota Panitia Pembentukan Gerakan Pramuka yang dibentuk pada 9 Maret 1961.

Setelah Gerakan Pramuka resmi berdiri pada 14 Agustus 1961, ia dipercaya menjadi Ketua Kwartir Nasional.

Sri Sultan Hamengkubuwono IX memimpin Kwartir Nasional dalam empat periode, yakni 1961-1963, 1963-1967, 1967-1970, dan 1970-1974.

Ia juga menggagas Gerakan Tabungan Pramuka pada 1974 serta disebut sebagai tokoh yang mencetuskan Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka.

Pengabdiannya dalam dunia kepanduan juga mendapat pengakuan internasional ketika ia menerima Bronze Wolf Award dari World Organization of the Scout Movement pada 1973.

3. Prof. Prijono

Prof. Dr. Prijono merupakan tokoh lain yang ikut berperan dalam proses pembentukan Gerakan Pramuka.

Ia lahir di Yogyakarta pada 20 Juli 1905 dan menyelesaikan pendidikan di Universitas Leiden, Belanda.

baca juga

Setelah menyelesaikan pendidikannya, Prijono memperoleh gelar doktor dalam bidang sastra dan linguistik.

Selain berkarier di bidang akademik, ia juga aktif dalam berbagai organisasi dan kemudian dipercaya menduduki jabatan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pada pemerintahan Presiden Soekarno.

Ketika Panitia Pembentukan Gerakan Pramuka dibentuk pada 9 Maret 1961, Prijono ditunjuk menjadi salah satu anggotanya.

Bersama Sri Sultan Hamengkubuwono IX, A. Aziz Saleh, dan Achadi, ia ikut menyusun Anggaran Dasar Gerakan Pramuka yang kemudian berkaitan dengan lahirnya Keputusan Presiden Nomor 238 Tahun 1961.

4. A. Aziz Saleh

Abdul Azis Saleh merupakan dokter sekaligus politikus yang juga memiliki peran dalam sejarah awal Gerakan Pramuka.

Ia pernah menduduki sejumlah posisi menteri, mulai dari pemerintahan Kabinet Djuanda hingga Kabinet Dwikora I.

Selama sekitar sembilan tahun, Aziz Saleh dipercaya memegang berbagai jabatan pemerintahan, termasuk Menteri Koordinator Kompartemen Perindustrian Rakyat Indonesia pada 1962-1966 dan Menteri Perindustrian Kerajinan Indonesia pada 1964-1966.

Pada 1961, ketika menjabat sebagai Menteri Koordinator Kompartemen Perindustrian Rakyat Indonesia, ia ditunjuk Presiden Soekarno menjadi bagian dari Panitia Pembentukan Gerakan Pramuka.

Aziz Saleh bersama Sri Sultan Hamengkubuwono IX, Prijono, dan Achadi turut mengerjakan proses awal pembentukan organisasi tersebut.

Atas kontribusinya dalam perkembangan Gerakan Pramuka, Aziz Saleh kemudian memperoleh penghargaan Tunas Kencana yang disebut sebagai penghargaan tertinggi Gerakan Pramuka setelah masa reformasi.

5. Mochamad Achadi

Drs. Mohamad Achadi juga menjadi bagian dari tokoh yang terlibat dalam pembentukan Gerakan Pramuka pada 1961.

Sebelumnya, Achadi pernah menjabat Menteri Transmigrasi, Koperasi, dan Pembangunan Masyarakat Desa dalam Kabinet Kerja II pada 18 Februari 1960 hingga 6 Maret 1962.

Presiden Soekarno kemudian menunjuk Achadi sebagai anggota Panitia Pembentukan Gerakan Pramuka.

Bersama tokoh lainnya, ia ikut berkontribusi dalam proses penyusunan dasar organisasi dan pengesahan Gerakan Pramuka pada 1961.

Peran para tokoh tersebut menunjukkan bahwa lahirnya Gerakan Pramuka merupakan hasil dari proses dan kontribusi sejumlah pihak.

Mulai dari Presiden Soekarno yang mendorong pembentukan organisasi, Sri Sultan Hamengkubuwono IX yang memiliki pengalaman kepanduan, hingga Prijono, A. Aziz Saleh, dan Achadi yang terlibat dalam panitia pembentukan, semuanya memiliki bagian dalam perjalanan awal Gerakan Pramuka Indonesia.

Organisasi yang kemudian dikenal luas dengan nama Pramuka tersebut terus menjadi bagian dari pendidikan kepanduan di Indonesia hingga saat ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Link Download Logo Hari Pramuka 2026 ke-65 Format PNG Resmi dan Maknanya

Link Download Logo Hari Pramuka 2026 ke-65 Format PNG Resmi dan Maknanya

Tekno | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:35 WIB

5 Ide Kegiatan Hari Pramuka yang Seru, Inovatif dan Kekinian Selain Upacara

5 Ide Kegiatan Hari Pramuka yang Seru, Inovatif dan Kekinian Selain Upacara

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Makna Lambang Tunas Kelapa Pramuka, Simbol Generasi Tangguh dan Bermanfaat

Makna Lambang Tunas Kelapa Pramuka, Simbol Generasi Tangguh dan Bermanfaat

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 14:53 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×