- Cara menghitung weton Jawa dengan mengalikan hari Masehi dan pasaran.
- Memahami arti neptu weton Jawa untuk memprediksi watak serta rezeki.
- Mengenal karakteristik lima pasaran Jawa dari Pahing hingga Legi secara akurat.
Suara.com - Dalam tradisi masyarakat Jawa, weton bukan sekadar tanggal lahir biasa.
Weton dipercaya sebagai petunjuk yang bisa menggambarkan nasib, rezeki, jodoh, hingga karakter asli seseorang.
Jika Anda merasa sangat cocok dengan pekerjaan tertentu atau justru sering merasa kurang beruntung, bisa jadi itu berkaitan dengan weton Anda.
Apa Itu Weton?
Weton adalah perpaduan antara hari masehi (Saptawara) dan hari pasaran Jawa (Pancawara).
Siklus ini berputar setiap 35 hari sekali. Artinya, setiap lima minggu, Anda akan bertemu kembali dengan weton kelahiran yang sama.
Leluhur Jawa meyakini bahwa getaran energi saat seseorang lahir sangat memengaruhi sifat bawaannya.

Cara Menghitung Neptu Weton Anda
Sebelum masuk ke pembahasan karakter, Anda perlu mengetahui jumlah Neptu (nilai angka) weton Anda.
Caranya mudah, cukup jumlahkan nilai hari lahir dan nilai pasaran berdasarkan tabel di bawah ini:
Tabel Neptu Hari:
- Minggu: 5
- Senin: 4
- Selasa: 3
- Rabu: 7
- Kamis: 8
- Jumat: 6
- Sabtu: 9
Tabel Neptu Pasaran:
- Legi: 5
- Pahing: 9
- Pon: 7
- Wage: 4
- Kliwon: 8
Contoh, jika Anda lahir pada Jumat Legi, maka hitungannya adalah: 6 (Jumat) + 5 (Legi) = Neptu 11.
Mengenal Karakter Berdasarkan 5 Pasaran Jawa
Setiap pasaran memiliki kekuatan langit yang berbeda-beda. Berikut karakteristiknya:
1. Pahing (Pemegang Segel Cakra Jantung Langit)
Berelemen api dan dikenal sebagai pasarannya para seniman. Mereka biasanya sangat baik hati, pencinta seni, dan tidak tegaan, namun mudah dipengaruhi.
2. Pon (Pemegang Segel Cakra Dasar Langit)
Berelemen logam. Mereka adalah pemimpin alami yang tegas dan disiplin. Namun, pria kelahiran Pon biasanya memiliki kelemahan di urusan asmara, sedangkan wanitanya pada ego.
3. Wage (Pemegang Segel Cakra Ajna Langit)
Berelemen air. Mereka sangat cerdas, pandai berstrategi, dan mampu mengendalikan nafsu.
Jika tidak dibekali spiritual yang kuat, karakter Wage bisa menjadi sangat liar.
4. Kliwon (Pemegang Segel Cakra Mahkota Langit)
Berelemen tanah. Kliwon dianggap sebagai "Brahmana"-nya pasaran.
Mereka kokoh seperti gunung, punya pendirian kuat, dan sering menduduki posisi puncak.
5. Legi (Pemegang Segel Cakra Seks Langit)
Berelemen kayu/udara. Mereka adalasosok yang optimis dan penuh keinginan. Kunci suksesnya hanya satu, yakni kedisiplinan.
Makna Watak Bawaan
Selain pasaran, Primbon Jawa juga mengategorikan manusia ke dalam beberapa istilah puitis yang menggambarkan sifat aslinya:
- Lakuning Lintang (Sifat Bintang): Orangnya rendah hati namun sering merasa kesepian dan sulit menetap di satu pekerjaan.
- Lakuning Rembulan (Sifat Bulan): Sangat memesona, simpatik, dan kehadirannya selalu menyenangkan orang lain.
- Lakuning Srengenge (Sifat Matahari): Berwibawa, terang, dan menjadi pencerah bagi orang di sekitarnya.
- Lakuning Banyu (Sifat Air): Tenang, perencana yang matang, dan tahu persis di mana sumber rezekinya berada.
- Lakuning Bumi (Sifat Bumi): Sosok pelindung, murah hati, dan pemaaf.
- Lakuning Geni (Sifat Api): Pemberani tapi temperamental. Mudah marah dan meledak-ledak.
- Lakuning Angin (Sifat Angin): Pandai mengambil hati orang lain, tapi bisa sangat menakutkan jika sedang marah.
Ada juga istilah seperti Wasesa Segara yang pemaaf dan berwibawa, Sumur Sinaba yang jadi tempat orang bertanya atau meminta nasihat, hingga Satriya Wirang sebagai pribadi luhur yang sayangnya sering dipermalukan orang lain.
Membaca Nasib Lewat Jumlah Neptu
Terakhir, jumlah total neptu juga bisa menjadi indikator garis hidup seseorang:
- Neptu 7 (Pendito Kang Lelaku): Suka bertualang dan bepergian jauh, namun cenderung sulit berkomunikasi.
- Neptu 8 (Lakune Geni): Tipikal pendendam. Seperti api, emosinya bisa berawal kecil tapi berakhir besar.
- Neptu 9 (Lakune Angin): Mudah terbawa arus dan sering berubah pikiran, tapi sangat suka memberi nasihat.
- Neptu 10 – 14: Sosok yang dinamis, kreatif, dan pandai menyeimbangkan ambisi dengan ketenangan.
- Neptu 15 – 18: Pemimpin alami dengan pengaruh yang sangat kuat terhadap orang-orang di sekitarnya.