-
Niat sholat Rebo Wekasan 2026 dilaksanakan sebagai amalan sunnah mutlak.
-
Pembacaan niat sholat Rebo Wekasan 2026 diimbangi istighfar dan doa perlindungan.
-
Tata cara niat sholat Rebo Wekasan 2026 mencakup pembacaan surat pendek.
Suara.com - Tradisi Rebo Wekasan atau Rabu terakhir di bulan Safar biasanya dimanfaatkan untuk umat Muslim memperbanyak ibadah, salah satunya sholat sunnah Lidaf’il Bala atau sholat tolak bala Rebo Wekasan.
Meskipun terdapat perbedaan pandangan ulama mengenai kekhususan sholat tolak bala Rebo Wekasan ini, banyak yang tetap melaksanakannya dengan niat sholat sunnah mutlak sebagai bentuk ikhtiar memohon perlindungan kepada Allah SWT.
Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia 2026, Rebo Wekasan jatuh pada Rabu, 12 Agustus 2026.
Ibadah ini dilakukan sebagai bentuk permohonan agar dijauhkan dari mara bahaya dan bencana.
Persiapan Sebelum Sholat
Sebelum memulai sholat, dianjurkan untuk membaca istighfar sebagai bentuk taubat dan pembersihan diri:
“Astaghfirullahal 'adzhim, alladzhi la ilaha illa huwal hayyul qayyumu wa atubu ilaihi, taubata 'abdin dzhalimin la yamliku linafsihi dharra wala naf'an wala mautan wala hayatan wala nusyura.”
Artinya: "Saya memohon ampunan kepada Allah yang Maha Agung. Saya mohon taubat selaku seorang hamba yang penuh kedzaliman, yang tidak memiliki terhadap dirinya sendiri baik madarat dan manfaatnya, mati dan hidupnya maupun bangkitnya nanti."
Tata Cara Sholat Tolak Bala (Lidaf’il Bala)
Secara umum, sholat ini dilakukan sebanyak 2 rakaat. Gerakannya sama dengan sholat sunnah pada umumnya, tapi yang membedakan adalah jumlah bacaan surat pendeknya.
1. Membaca Niat
أُصَلِّي سُنَّةً لِدَفْعِ الْبَلَاءِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِتَعَالَى
Ushalli sunnatal lidaf’il bala’i rak’ataini lillahi ta’ala.
Artinya: "Aku berniat shalat sunnah untuk menolak bala dua rakaat karena Allah Ta’ala."
2. Rakaat Pertama