- Undertone kulit Indonesia umumnya terbagi menjadi warm, cool, dan neutral.
- Kenali undertone sebelum menentukan shade cushion.
- Coba cushion di area rahang agar warnanya lebih menyatu dengan kulit.
Tes ini sebaiknya tidak dijadikan satu-satunya patokan. Lebih aman menggabungkannya dengan pengecekan warna urat nadi dan hasil swatch cushion.
Cara Menentukan Shade Cushion Sesuai Undertone Kulit Indonesia
Setelah mengetahui undertone, langkah berikutnya adalah mencocokkannya dengan pilihan shade cushion. Beberapa brand lokal sudah menggunakan kode C, N, dan W untuk membantu konsumen mengenali undertone.
Wardah, misalnya, menggunakan C untuk cool, N untuk neutral, dan W untuk warm pada beberapa pilihan Colorfit Cushion. Berikut gambaran sederhananya,
- Cool undertone: cari shade dengan dasar pink atau kemerahan, biasanya ditandai kode C.
- Neutral undertone: pilih shade dengan dasar warna yang seimbang, biasanya ditandai kode N.
- Warm undertone: pilih shade dengan dasar kuning, golden, atau warm, biasanya ditandai kode W.
- Olive undertone: cari shade yang memang memiliki keterangan olive atau warm to olive jika tersedia.
Namun, kode undertone saja belum cukup. Shade juga harus disesuaikan dengan tingkat kecerahan kulit atau skin tone.
Panduan Shade Cushion Berdasarkan Warna Kulit
1. Kulit Fair atau Sangat Terang
Untuk kulit fair, jangan langsung memilih shade paling terang. Cek terlebih dahulu undertone karena kulit terang bisa memiliki undertone cool, neutral, maupun warm.
Sebagai contoh, Wardah Colorfit Perfect Glow Cushion menyediakan shade 11C Pink Fair untuk fair skin dengan cool undertone. Untuk light skin, tersedia pilihan seperti 22N Light Ivory dengan neutral undertone dan 21W Linen dengan warm undertone.
2. Kulit Kuning Langsat
Kulit kuning langsat umumnya berada di rentang fair hingga medium, sehingga pilihan shade perlu disesuaikan lagi dengan undertone.
Untuk gambaran, Wardah merekomendasikan shade 32N Neutral Beige dan 33W Olive Beige untuk kulit kuning langsat. Pilihan tersebut menunjukkan bahwa warna kulit yang sama tetap bisa membutuhkan shade berbeda tergantung undertone.
3. Kulit Medium
Pemilik kulit medium bisa mencari shade beige, neutral beige, warm beige, atau golden yang paling mendekati warna kulit.
Sebagai contoh, Wardah Colorfit Perfect Glow Cushion memiliki 42N Neutral Sand untuk medium skin dengan neutral undertone, serta 41W Olive Sand dan 43W Golden Sand untuk medium skin dengan warm undertone.
4. Kulit Sawo Matang
Kulit sawo matang juga tidak harus menggunakan shade yang dibuat beberapa tingkat lebih terang. Justru, shade yang terlalu terang berisiko membuat complexion terlihat abu-abu atau tidak menyatu.
Untuk kulit sawo matang, Wardah memberikan contoh pilihan 52N Almond untuk medium to deep skin dengan neutral undertone dan 43W Golden Sand untuk undertone hangat.
Jangan Coba Shade Cushion di Tangan
Salah satu cara yang sering dilakukan saat membeli cushion adalah mengoleskan tester di punggung tangan. Padahal, warna kulit tangan belum tentu sama dengan warna wajah dan leher.
Wardah menyarankan melakukan swatch di area rahang hingga leher, kemudian melihat hasilnya setelah beberapa saat. Shade yang tepat akan terlihat menyatu tanpa menciptakan garis warna yang jelas antara wajah dan leher.
Jika memungkinkan, lakukan pengecekan di bawah cahaya alami. Lampu di dalam toko dapat membuat warna cushion terlihat berbeda sehingga shade yang tampak pas di dalam ruangan belum tentu terlihat sama ketika digunakan di luar.
Perhatikan Hasil Setelah Cushion Menempel di Kulit
Jangan langsung menentukan shade hanya beberapa detik setelah mengaplikasikannya. Beri waktu agar cushion menyatu dengan kulit, lalu perhatikan apakah warnanya tetap terlihat natural.
Jika wajah terlihat jauh lebih putih daripada leher, shade kemungkinan terlalu terang. Sebaliknya, jika wajah tampak jauh lebih gelap, shade mungkin terlalu tua.
Warna yang tepat seharusnya membuat perbedaan antara wajah dan leher terlihat minimal. Jadi, tidak perlu mengejar shade yang membuat wajah tampak lebih putih jika hasil akhirnya justru terlihat tidak menyatu.
Bagaimana jika Undertone Sulit Ditentukan?
Tidak semua orang bisa langsung menentukan undertone hanya dari warna urat nadi. Jika masih ragu antara warm dan neutral atau antara cool dan neutral, jangan buru-buru membeli shade berdasarkan satu tes saja.
Bandingkan beberapa indikator, seperti warna urat nadi, kecocokan aksesori emas dan perak, lalu lakukan swatch dua atau tiga shade yang paling mendekati. Cara ini lebih membantu daripada sekadar menebak berdasarkan warna kulit.
Beberapa brand juga menyediakan shade finder untuk membantu pencocokan warna. Wardah, misalnya, menyediakan fitur Shade Finder pada situsnya untuk membantu memilih shade cushion berdasarkan warna kulit.
Kesalahan yang Sebaiknya Dihindari Saat Memilih Shade Cushion
Ada beberapa hal yang sering membuat shade cushion terlihat kurang pas, yaitu sebagai berikut.
- Hanya memilih berdasarkan warna kulit, tanpa mempertimbangkan undertone.
- Memilih shade terlalu terang dengan harapan wajah terlihat lebih cerah.
- Mencoba cushion hanya di tangan, bukan di area rahang.
- Tidak mengecek hasil di cahaya alami.
- Terpaku pada nama shade, padahal istilah seperti beige, ivory, honey, atau natural bisa memiliki warna berbeda pada setiap brand.
- Mengabaikan perubahan warna setelah beberapa saat, terutama jika complexion mengalami oksidasi.