- Sunblock badan penting digunakan saat beraktivitas di luar ruangan untuk membantu melindungi kulit dari paparan sinar UV.
- SPF menunjukkan tingkat perlindungan terhadap UVB, sedangkan PA menunjukkan perlindungan terhadap UVA. Keduanya perlu diperhatikan saat memilih sunblock.
- Pemilihan SPF sebaiknya disesuaikan dengan intensitas dan durasi paparan matahari serta kebutuhan kulit, bukan sekadar memilih angka SPF tertinggi.
Bagi Anda yang memiliki masalah pigmentasi atau kerap beraktivitas di luar ruangan, dr. Annisa Anjani menyarankan untuk mengutamakan sunblock badan dengan SPF 50 dan PA++++.
"Sunblock SPF 50 melindungi kulit dari 98% sinar UVB, sedangkan PA++++ memberikan perlindungan dari sinar UVA sampai 16 jam. Dengan begitu, Anda bisa mengurangi risiko pigmentasi jadi makin parah," jelas dr. Annisa Anjani.

Selain memilih SPF dan PA yang sesuai, penggunaan sunblock perlu dilakukan dengan benar agar perlindungannya tetap optimal.
Sunblock sebaiknya di-re-apply setiap 2–3 jam karena bahan aktifnya rata-rata bertahan sekitar dua jam dan produk dapat terhapus akibat keringat maupun gesekan, terlebih jika Anda banyak bergerak atau menghabiskan waktu di luar ruangan.
Kandungan tambahan juga dapat menjadi pertimbangan saat memilih sunblock badan, terutama jika kulit mudah terasa kering setelah terpapar matahari.
Menurut dr. Annisa Anjani, kandungan seperti glycerin, aloe vera, dan niacinamide dapat membantu menjaga kulit tetap terhidrasi dan lembap selama beraktivitas di bawah sinar matahari.