Dosen UBBG dan Sanggar Aceh Art Dance Community Perkuat Pelestarian Tari Tradisi Aceh

Arif Budi

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:10 WIB
Dosen UBBG dan Sanggar Aceh Art Dance Community Perkuat Pelestarian Tari Tradisi Aceh
Dosen UBBG dan Sanggar Aceh Art Dance Community perkuat pelestarian tari tradisi Aceh. (Ist)
baca 10 detik
  • UBBG dan Sanggar Aceh Art Dance Community menjalankan program PISN 2026 didanai kementerian sejak April 2026.
  • Narasumber Novirela Minang Sari memberikan workshop peningkatan kapasitas pelatih tari tradisional pada 22 April 2026.
  • Hasil kegiatan meningkatkan kapasitas pelatih dan kader serta menghasilkan dokumentasi seni serta bahan promosi digital.

Suara.com - Program Inovasi Seni Nusantara (PISN) 2026 resmi berjalan untuk periode April 2026 hingga April 2027. Program yang melibatkan Universitas Bina Bangsa Getsempena (UBBG) bersama Sanggar Aceh Art Dance Community itu diarahkan untuk memperkuat pembinaan dan keberlanjutan tari tradisi Aceh.

Rangkaian kegiatan diawali dengan Workshop Penguatan Kapasitas Pelatih dan Pengembangan Model Latihan Inovatif pada 22 April 2026.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan meningkatkan kemampuan pelatih sekaligus memperbaiki metode latihan di sanggar.

Program PISN 2026 mendapatkan pendanaan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat.

Selain penguatan kapasitas pelatih, kegiatan juga mencakup dokumentasi seni dan pemanfaatan media digital untuk mendukung keberlanjutan aktivitas sanggar.

Workshop menghadirkan Novirela Minang Sari, akademisi sekaligus koreografer seni tari Aceh. Peserta berasal dari pelatih, kader, dan anggota Sanggar Aceh Art Dance Community yang selama ini membina Tari Laweut, Ratoeh Jaroe, dan Ranup Lampuan.

Materi tidak hanya disampaikan dalam bentuk teori. Peserta juga mengikuti praktik mengenai penyusunan model latihan, pengembangan gerak dan pola lantai, teknik mendokumentasikan gerakan tari, hingga pemanfaatan media digital sebagai media promosi dan arsip sanggar.

Novirela menilai pelestarian seni tradisi membutuhkan sistem pembelajaran yang dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.

“Pelestarian tari tradisi tidak cukup hanya melalui pertunjukan, tetapi juga melalui sistem pembinaan yang terdokumentasi dan terstruktur. Model latihan yang baik akan membantu proses pembelajaran menjadi lebih mudah diterapkan dan diwariskan,” ujarnya.

baca juga

Ketua Sanggar Aceh Art Dance Community, Laina Miska, mengatakan peningkatan kapasitas pelatih dan kader menjadi salah satu kebutuhan dalam menjaga keberlangsungan pembinaan di sanggar.

“Workshop ini memberikan tambahan pengetahuan bagi pelatih dan kader kami. Harapannya, materi yang diperoleh dapat diterapkan dalam latihan rutin dan membantu kami membangun pembinaan yang lebih terarah,” kata Laina.

Ketua Pelaksana PISN, Riska Gebrina, menjelaskan program tersebut tidak berhenti pada kegiatan workshop.

Tim UBBG juga memberikan pendampingan agar materi yang diperoleh dapat diterapkan dalam kegiatan sanggar.

“Melalui kegiatan ini, kami tidak hanya memberikan materi, tetapi berupaya mendampingi mitra agar hasil pelatihan dapat diterapkan dalam kegiatan sanggar. Penguatan pelatih, penyusunan panduan latihan, dokumentasi, dan pemanfaatan media digital menjadi bagian dari proses yang sedang berjalan,” ujarnya.

Pelaksanaan program turut melibatkan dosen, mahasiswa, praktisi seni, pelatih, kader, dan anggota komunitas.

Mahasiswa UBBG membantu proses teknis di lapangan, pendampingan peserta, dokumentasi, pengolahan materi digital, serta administrasi kegiatan.

Sejumlah hasil awal program telah terlihat melalui peningkatan kapasitas pelatih dan anggota, penerapan materi dalam latihan, dokumentasi kegiatan, serta pengembangan bahan promosi digital.

Sementara itu, penyusunan panduan latihan untuk Tari Laweut, Ratoeh Jaroe, dan Ranup Lampuan masih berlanjut.

Tahap berikutnya akan mencakup penyempurnaan hasil pelatihan, pendampingan lanjutan, dokumentasi karya, dan penguatan promosi digital.

Program tersebut diharapkan dapat memperkuat sistem pembinaan sanggar sekaligus membantu memperkenalkan seni tari tradisi Aceh kepada masyarakat yang lebih luas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pecat dan Demosi 10 Tahun! Sanksi Dua Polisi Aceh Terkait Narkoba dan Tewasnya Anggota TNI

Pecat dan Demosi 10 Tahun! Sanksi Dua Polisi Aceh Terkait Narkoba dan Tewasnya Anggota TNI

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:10 WIB

Viral Satpol PP Jadi Maling Rokok saat Razia di Pasar Kabupaten Aceh Utara

Viral Satpol PP Jadi Maling Rokok saat Razia di Pasar Kabupaten Aceh Utara

Entertainment | Kamis, 13 Agustus 2026 | 07:28 WIB

Jaga Hutan dengan Kearifan Lokal, Pemerintah Genjot Status Hukum Masyarakat Adat Gunung Kong

Jaga Hutan dengan Kearifan Lokal, Pemerintah Genjot Status Hukum Masyarakat Adat Gunung Kong

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 16:30 WIB

Menganyam Tradisi, Membangun Kemandirian: Reformasi Pariwisata Kemiren

Menganyam Tradisi, Membangun Kemandirian: Reformasi Pariwisata Kemiren

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:20 WIB

Pasokan Semen Aceh Tertekan, SIG Perkuat Pabrik dan Distribusi

Pasokan Semen Aceh Tertekan, SIG Perkuat Pabrik dan Distribusi

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 18:53 WIB

Terkini

BEI Resmi Cabut 4 Kriteria 'Menjebak' di Papan Pemantauan Khusus, Apa Saja?

BEI Resmi Cabut 4 Kriteria 'Menjebak' di Papan Pemantauan Khusus, Apa Saja?

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 08:46 WIB

Siap Tempuh Jalur Banding, Manchester City Lawan Vonis FFP Premier League

Siap Tempuh Jalur Banding, Manchester City Lawan Vonis FFP Premier League

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 08:44 WIB

KAWAT Indonesia Anggap Penetapan Tersangka Masinis KA Argo Bromo Prematur

KAWAT Indonesia Anggap Penetapan Tersangka Masinis KA Argo Bromo Prematur

News | Rabu, 30 September 2026 | 08:41 WIB

Apakah Sepatu Lari Cocok untuk Gym? Ini Kata Pakar

Apakah Sepatu Lari Cocok untuk Gym? Ini Kata Pakar

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 08:25 WIB

Sosok Noor Korompot Stafsus Menteri Hukum yang Bicara Konspirasi Timnas Indonesia

Sosok Noor Korompot Stafsus Menteri Hukum yang Bicara Konspirasi Timnas Indonesia

News | Rabu, 30 September 2026 | 08:23 WIB

Kayu Terus Tergerus, Hutan Kehilangan Penyimpanan Karbon Alami

Kayu Terus Tergerus, Hutan Kehilangan Penyimpanan Karbon Alami

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 08:20 WIB

Menang Harga Mati, Ini Skenario Lolos Timnas Indonesia dari Fase Grup FIFA ASEAN Cup

Menang Harga Mati, Ini Skenario Lolos Timnas Indonesia dari Fase Grup FIFA ASEAN Cup

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 08:20 WIB

BEI Resmi Gelar RUPSLB Akhir Oktober 2026, Ini Jadwal Lengkapnya

BEI Resmi Gelar RUPSLB Akhir Oktober 2026, Ini Jadwal Lengkapnya

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 08:09 WIB

Ngawur! Anak Buah Prabowo Bicara Konspirasi Jelang Partai Hidup Mati Timnas Indonesia

Ngawur! Anak Buah Prabowo Bicara Konspirasi Jelang Partai Hidup Mati Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 08:06 WIB

Kabut Asap Pekat, Kualitas Udara Palangka Raya Masuk Kategori Berbahaya

Kabut Asap Pekat, Kualitas Udara Palangka Raya Masuk Kategori Berbahaya

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 08:00 WIB

×