Gibran di Gayo Lues: Kondisi Alamnya Begini, Normalisasi Sungai Itu Lebih Mahal dari Bikin Jembatan

Dwi Bowo Raharjo

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 13:55 WIB
Gibran di Gayo Lues: Kondisi Alamnya Begini, Normalisasi Sungai Itu Lebih Mahal dari Bikin Jembatan
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menegaskan bahwa penanganan pascabencana tidak boleh hanya sekadar "tambal sulam" infrastruktur. (Sekretariat Wakil Presiden)
baca 10 detik
  • Wapres Gibran meninjau pembangunan Jembatan Kendawi di Kabupaten Gayo Lues pada Kamis (6/8).
  • Gibran menegaskan pentingnya mitigasi jangka panjang seperti normalisasi sungai dan relokasi fasilitas umum dari zona merah.
  • Pembangunan jembatan oleh Kodim 0113/Gayo Lues mencapai 80 persen dan ditargetkan beroperasi pada 16 Agustus.

Suara.com - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menegaskan bahwa penanganan pascabencana tidak boleh hanya sekadar "tambal sulam" infrastruktur.

Menurutnya, langkah mitigasi jangka panjang jauh lebih krusial untuk melindungi permukiman warga dari ancaman bencana serupa.

Hal itu ditekankan Gibran saat meninjau langsung progres pembangunan Jembatan Gantung Kendawi di Kabupaten Gayo Lues, Aceh, Kamis (6/8).

Dalam kunjungan tersebut, Wapres menyoroti pentingnya normalisasi sungai di sekitar jembatan yang harus segera diselesaikan.

"Ini normalisasi sungainya harus dikebut, kondisi alamnya begini. Normalisasi sungai itu lebih mahal dari bikin jembatan," tegas Gibran di lokasi dalam keterangan Sekretariat Wakil Presiden di Jakarta, Sabtu (8/8/2026).

Tak hanya soal akses jalan, Gibran meminta pemulihan kawasan dilakukan secara menyeluruh, termasuk merelokasi fasilitas publik yang berada di zona merah bencana.

"Sawah, rumah, sekolahnya juga dipindah. Kita bangun lagi semua, ya," tambahnya.

Target Operasional 16 Agustus

Di lokasi yang sama, Dandim 0113/Gayo Lues Fran Desiafan Eka Saputra melaporkan bahwa pembangunan Jembatan Kendawi kini telah mencapai 80 persen.

baca juga

Jembatan sepanjang 100 meter ini ditargetkan rampung tepat sebelum hari kemerdekaan.

"Ini progres pengerjaan jembatan sampai tahap sekarang sudah pemasangan papan lantai jembatan. Progres sudah 80 persen, kemudian nanti rencananya tanggal 15 Agustus selesai. Kemudian target operasionalnya 16 Agustus," lapor Fran.

Pembangunan ini merupakan bagian dari proyek masif Kodim 0113/Gayo Lues yang total mengerjakan 56 jembatan di wilayah terdampak, terdiri dari 51 jembatan gantung, dua jembatan beton, dan tiga jembatan Aramco.

Jika sudah beroperasi, Jembatan Kendawi akan menjadi urat nadi baru bagi mobilitas warga dan akses pendidikan para pelajar di wilayah tersebut. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hafalan Shalat Delisa: Novel Tere Liye tentang Tsunami Aceh dan Keikhlasan

Hafalan Shalat Delisa: Novel Tere Liye tentang Tsunami Aceh dan Keikhlasan

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 13:00 WIB

Pasokan Semen ke Aceh Seret, Bos SIG Turun Gunung

Pasokan Semen ke Aceh Seret, Bos SIG Turun Gunung

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:01 WIB

Sudah Lebih 30 Provinsi Dikunjungi, Pengamat Bongkar Alasan Gibran Sering Turun ke Daerah

Sudah Lebih 30 Provinsi Dikunjungi, Pengamat Bongkar Alasan Gibran Sering Turun ke Daerah

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 16:24 WIB

Prahara Pulau Emas, Potret Luka Bencana Sumatra Dipamerkan di Aceh

Prahara Pulau Emas, Potret Luka Bencana Sumatra Dipamerkan di Aceh

Foto | Selasa, 04 Agustus 2026 | 10:30 WIB

Tak Risih Ada Kabinet Bayangan, Gibran: Demokrasi akan Semakin Matang

Tak Risih Ada Kabinet Bayangan, Gibran: Demokrasi akan Semakin Matang

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 09:05 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×