-
- Penuaan alami melemahkan jaringan otot penyangga di area bawah mata.
- Penumpukan cairan dan kebiasaan kurang tidur memicu mata terlihat sembap.
- Mayo Clinic menyebut faktor genetik dan merokok memperburuk kantung mata.
Memahami apa penyebab kantung mata tidak bisa lepas dari faktor gaya hidup, terutama pola tidur.
Kurangnya waktu istirahat menyebabkan pembuluh darah di bawah kulit mata yang tipis melebar, sehingga menciptakan rona gelap dan efek bengkak.
5. Alergi
Reaksi alergi terhadap debu, serbuk sari, atau bulu hewan peliharaan dapat memicu peradangan di area sinus.
Peradangan ini sering kali disertai dengan pelepasan histamin yang menyebabkan pembengkakan pada jaringan halus di sekitar mata.
6. Faktor Keturunan (Genetika)
Jika orang tua atau saudara kandung kamu memiliki kantung mata yang menonjol, kemungkinan besar kamu juga akan mengalaminya.
Faktor genetik sangat menentukan struktur tulang wajah dan ketebalan kulit di area mata, yang berpengaruh langsung pada seberapa terlihatnya kantung mata tersebut.
7. Kebiasaan Merokok
Merokok dapat merusak kolagen dan elastin pada kulit. Kerusakan ini menyebabkan kulit di bawah mata lebih cepat kendur dan keriput, yang memperparah tampilan kantung mata secara signifikan.
Meskipun sebagian besar kasus kantung mata disebabkan oleh faktor alami seperti penuaan dan genetik, gaya hidup sehat tetap memegang peranan penting.
Menghindari konsumsi garam berlebih, berhenti merokok, dan memastikan tidur yang cukup adalah langkah awal yang baik dalam usaha mencegah kantung mata muncul.