- Prabowo sebut Susanah buruh kupas bawang berupah Rp700 ribu.
- Fakta sebenarnya, Susanah adalah penjahit kain majun asal Bogor.
- Upah asli Susanah hanya Rp700 per kilogram kain majun.
Artinya, penghasilan bersih yang ia peroleh dari menjahit ini rata-rata hanya berkisar Rp14.000 per hari.
Perjuangan Ekonomi dan Pengorbanan Keluarga
![Kolase foto Susanah (kiri) dan Kondisi rumah Susanah yang beralamat di RT 01 RW 04, Kampung Ciuncal, Situsari, Kecamatan Cileungsi Kabupaten Bogor, Jawa Barat. [Suara.com]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/08/17/57393-susanah-pengupas-bawang-dikerjain-prabowo.jpg)
Selain menjadi buruh jahit kain perca di pagi hari, Susanah ternyata masih memiliki beban pekerjaan tambahan. Memasuki siang hari, ia bekerja mencuci ompreng atau alat makan di dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Semua aktivitas melelahkan ini ia lakukan demi membantu perekonomian keluarga yang tergolong sulit. Suami Susanah, Didim, berprofesi sebagai kuli bangunan lepas yang penghasilannya sama sekali tidak menentu setiap bulannya.
Bahkan, terkadang sang suami bisa tidak mendapatkan panggilan kerja selama dua hingga tiga minggu berturut-turut.
Dengan pendapatan harian yang serba terbatas, Susanah harus pintar memutar otak untuk mencukupi kebutuhan makan seluruh keluarganya.
Saat ini, keluarga Susanah tercatat secara resmi sebagai penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT).
Mereka sangat memprioritaskan pendidikan dan rela berutang agar anak-anak kelak memiliki kehidupan yang lebih layak.
Realitas Pahit Upah Buruh di Lapangan
![Aktivitas pekerja kupas bawang merah di Lombok Barat [SuaraBali.id/Buniamin]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/08/17/97488-kupas-bawang.jpg)
Terlepas dari kekeliruan soal profesi Susanah, kasus ini membuka mata publik soal upah riil buruh pengupas bawang di berbagai daerah.
Sebagai pembanding, di Klungkung, Bali, para buruh pengupas bawang juga bekerja dengan bayaran yang jauh dari angka ratusan ribu, apalagi jutaan rupiah.
Kadek Astiani, salah satu buruh di sana, menjelaskan bahwa upah yang mereka terima hanya sekitar Rp1.000 per kilogram bawang.
"Kalau bisa mengupas bawang 100 kilogram sehari, cuma bisa bawa Rp100 ribu," ungkapnya.
Data ini semakin menegaskan bahwa angka Rp700 ribu per kilogram yang disebut dalam pidato kenegaraan mustahil terjadi dalam struktur upah buruh kasar di Indonesia saat ini.
Baik untuk pengupas bawang maupun profesi serupa seperti yang dijalani Susanah.