- Pemilihan shade skin tint yang tidak sesuai dapat menyebabkan wajah tampak kusam, abu-abu, atau mengalami oksidasi.
- Anda perlu mengenali undertone kulit dan mencocokkan warna produk hingga ke area leher agar hasilnya natural.
- Lakukan uji warna atau swatch pada rahang dan tunggu beberapa menit untuk mengantisipasi perubahan oksidasi produk.
Suara.com - Skin tint menjadi pilihan banyak orang karena memberikan hasil makeup yang ringan dan natural.
Warna skin tint yang tepat dapat membuat wajah terlihat lebih segar tanpa kesan terlalu tebal.
Namun, shade yang kurang sesuai bisa membuat wajah tampak abu-abu, kusam, atau lebih gelap setelah beberapa jam pemakaian.
Oksidasi juga dapat membuat warna skin tint berubah setelah bercampur dengan minyak, skincare, dan udara.
Pemilihan shade yang tepat menjadi salah satu cara untuk menjaga tampilan complexion tetap terlihat natural.
Berikut cara memilih shade skin tint agar wajah tidak mudah terlihat kusam akibat perubahan warna.
1. Kenali Undertone Kulit
Undertone menjadi dasar penting saat memilih shade skin tint.
Kulit dengan undertone warm biasanya cocok dengan warna bernuansa kuning atau keemasan, sedangkan cool cenderung sesuai dengan rona pink atau kemerahan.
Undertone neutral biasanya lebih fleksibel menggunakan shade dengan perpaduan kedua rona tersebut.
2. Pilih Shade yang Mendekati Warna Leher
Jangan hanya mencocokkan skin tint dengan warna wajah karena area tersebut bisa memiliki warna berbeda akibat paparan matahari.
Coba aplikasikan sedikit produk pada rahang hingga leher untuk melihat apakah warnanya menyatu secara alami.
Shade yang terlalu terang atau gelap dapat membuat complexion terlihat tidak merata.
3. Jangan Langsung Memilih Shade Terang
Skin tint yang lebih terang tidak selalu membuat wajah terlihat lebih cerah.
Shade yang terlalu putih justru berisiko membuat kulit tampak abu-abu atau pucat. Pilih warna yang paling mendekati warna kulit asli agar hasil akhirnya tetap natural.
4. Lakukan Swatch dan Tunggu Beberapa Menit
Oksidasi tidak selalu terjadi sesaat setelah produk diaplikasikan.
Coba swatch beberapa shade di rahang, lalu tunggu sekitar 10–15 menit sebelum menentukan pilihan. Perhatikan perubahan warna setelah produk menyatu dengan kulit.
5. Pertimbangkan Kondisi Kulit
Kulit berminyak cenderung lebih mudah mengalami perubahan tampilan complexion karena produksi sebum.
Jika kulit mudah berminyak, pilih skin tint dengan formula yang sesuai untuk membantu menjaga hasil makeup lebih stabil.
Kulit kering juga sebaiknya memilih formula yang tidak membuat wajah terlihat semakin kusam atau pecah.
6. Perhatikan Formula Skin Tint
Shade bukan satu-satunya faktor yang memengaruhi perubahan warna. Kandungan dan formula produk juga dapat memengaruhi hasil akhir setelah beberapa jam.
Sebelum membeli, periksa klaim produk, ulasan pengguna, dan pilih formula yang sesuai dengan kondisi kulit.