- Pompa air bisa kehilangan daya hisap setelah listrik mati.
- Air pada rumah pompa perlu dikembalikan agar proses penghisapan berjalan lagi.
- Jika tetap tidak keluar, cek pipa, sambungan, tusen klep, dan check valve.
Suara.com - Listrik sudah menyala, tetapi air dari pompa belum juga keluar? Kondisi seperti ini cukup sering terjadi setelah listrik mati.
Masalah tersebut biasanya berkaitan dengan kondisi air dan udara di dalam sistem pompa air. Oleh karena itu, pompa yang menyala belum tentu langsung bisa mengalirkan air ke keran.
Jika kejadian ini hanya muncul setelah mati listrik, ada beberapa bagian yang perlu diperiksa sebelum pompa digunakan kembali. Cara menanganinya juga cukup sederhana selama tidak ada kerusakan pada komponen pompa atau instalasi pipa.
Melansir dari laman SHIMIZU, pompa yang kehilangan daya hisap dapat berkaitan dengan air di dalam rumah pompa yang berkurang atau adanya udara yang masuk ke saluran hisap. Kondisi tersebut membuat pompa perlu dipancing kembali agar dapat menghisap air.

Cara Memancing Air Pompa yang Tidak Mau Keluar
Sebelum mulai, pastikan pompa dalam keadaan mati dan tidak terhubung dengan sumber listrik. Setelah itu, lakukan beberapa langkah berikut.
1. Buka Lubang Pancingan
Cari lubang pancingan yang biasanya berada di bagian atas rumah pompa. Buka penutupnya secara perlahan menggunakan alat yang sesuai.
2. Isi Rumah Pompa dengan Air
Tuangkan air melalui lubang pancingan sampai rumah pompa terisi penuh. Pengisian ini bertujuan mengembalikan air ke dalam ruang pompa sehingga proses penghisapan dapat kembali berlangsung.
3. Tutup Lubang Pancingan
Setelah rumah pompa terisi, pasang kembali penutup lubang pancingan. Pastikan tutup terpasang rapat agar udara tidak mudah masuk ke dalam sistem.
4. Nyalakan Pompa
Setelah semua terpasang dengan benar, nyalakan pompa air dan tunggu beberapa saat. Jika sistem sudah kembali terisi air, pompa biasanya mulai mengalirkan air ke keran.
Jika air belum juga keluar, proses pengisian air pada rumah pompa bisa dilakukan kembali. Namun, bila pompa terus kehilangan air setelah dipancing, kemungkinan ada masalah lain pada instalasinya.
Kenapa Pompa Air Harus Dipancing Setelah Mati Listrik?
Mati listrik tidak selalu membuat pompa kehilangan air. Namun, jika air di dalam rumah pompa atau saluran hisap turun, pompa dapat kehilangan daya hisap ketika kembali dinyalakan.
Udara yang masuk melalui sambungan pipa yang kurang rapat juga dapat menjadi penyebab. Kebocoran pada pipa hisap, check valve, atau tusen klep dapat membuat air tidak tertahan di dalam sistem.
Oleh karena itu, jika pompa harus dipancing setiap kali listrik mati, sebaiknya jangan hanya mengulang proses tersebut. Bagian instalasi yang berkaitan dengan aliran air juga perlu diperiksa.
Bagian yang Perlu Dicek Jika Air Tetap Tidak Keluar
Jika air belum keluar setelah pompa dipancing, beberapa bagian berikut bisa diperiksa.
- Pipa hisap: untuk memastikan tidak ada retakan atau kebocoran.
- Sambungan pipa: terutama bagian yang berpotensi menjadi jalan masuk udara.
- Tusen klep: untuk memastikan komponen masih dapat menahan air.
- Check valve: jika pompa menggunakan komponen tersebut.
- Permukaan air sumber: terutama jika menggunakan sumur dan air sedang berada di level rendah.
Selain itu, kemampuan pompa dalam menghisap air juga perlu disesuaikan dengan kedalaman sumber air. Jika jarak terlalu jauh dari kemampuan pompa, air bisa tetap tidak keluar meski proses pancingan sudah dilakukan.
Jangan Biarkan Pompa Menyala Tanpa Air
Hindari membiarkan pompa terus menyala ketika air belum juga keluar. Kondisi dry running atau pompa bekerja tanpa air dapat menyebabkan mesin mengalami panas berlebih dan berisiko mengurangi usia pakainya.
Jika sudah dipancing tetapi pompa tetap tidak mengeluarkan air, matikan kembali mesin dan periksa instalasi. Bila terdapat kebocoran atau kerusakan komponen yang sulit ditangani sendiri, pemeriksaan teknisi bisa menjadi pilihan yang lebih aman.