Lagu 'Bella Ciao' Bercerita Tentang Apa? Dinyanyikan Massa Demo BEM UI di Bundaran HI

Nur Khotimah

Rabu, 19 Agustus 2026 | 14:51 WIB
Lagu 'Bella Ciao' Bercerita Tentang Apa? Dinyanyikan Massa Demo BEM UI di Bundaran HI
Mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Jumat (12/6/2026). [ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/bar]
baca 10 detik
  • Lagu 'Bella Ciao' dinyanyikan massa BEM UI saat membubarkan diri dari kawasan Gedung UOB setelah aksi mereka di sekitar Bundaran HI terhalau aparat.
  • Lagu berbahasa Italia ini dikenal sebagai simbol perlawanan terhadap fasisme dan penindasan, serta digunakan berbagai gerakan protes di sejumlah negara.
  • Artikel akan membahas makna, sejarah, dan kaitan 'Bella Ciao' dengan Resistensi Italia hingga penggunaannya sebagai simbol perjuangan.

Suara.com - Lagu Bella Ciao terdengar saat massa Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) membubarkan diri dari kawasan Gedung UOB, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, pada Selasa (18/8/2026).

Berdasarkan laporan, para mahasiswa menyanyikan lagu tersebut sambil berjalan beriringan meninggalkan lokasi dan tetap menyerukan aspirasi mereka.

Sebelumnya, massa BEM UI berupaya menggelar aksi di kawasan Bundaran HI, tetapi langkah mereka dihalau aparat kepolisian hingga akhirnya tertahan di kawasan Dukuh Atas.

Aksi tersebut membawa delapan tuntutan yang mencakup persoalan ekonomi, tata kelola pemerintahan, penghentian program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes), agraria, pembangunan, penanganan bencana, hingga keamanan.

Pemilihan "Bella Ciao" dalam aksi tersebut menarik perhatian karena lagu berbahasa Italia ini telah lama dikenal sebagai simbol perlawanan dan perjuangan melawan fasisme serta penindasan.

Dalam perkembangannya, lagu tersebut juga digunakan oleh berbagai gerakan protes di berbagai negara sebagai simbol kebebasan dan perlawanan terhadap ketidakadilan.

Lantas, lagu "Bella Ciao" sebenarnya bercerita tentang apa dan mengapa lagu ini begitu identik dengan semangat perlawanan?

Berikut ulasan mengenai makna dan sejarah "Bella Ciao", termasuk kaitannya dengan Resistensi Italia serta alasan lagu ini terus digunakan dalam berbagai aksi hingga kini.

Makna Lagu Bella Ciao, Bercerita Tentang Apa?

Lagu "Bella Ciao" merupakan lagu folk tradisional Italia memiliki sejarah dan makna yang cukup panjang karena mengalami perubahan konteks dari waktu ke waktu.

baca juga

Secara harfiah, Bella Ciao berarti "selamat tinggal, cantik" atau "halo, cantik" dalam bahasa Italia.

The Narrative Transformation Lab dari George Mason University menjelaskan bahwa lagu ini pernah dikaitkan dengan pekerja perempuan di sawah Italia, perjuangan partisan pada masa Perang Dunia II, hingga gerakan perlawanan di berbagai negara.

Versi yang dikaitkan dengan mondine (para pekerja perempuan di sawah Italia) menggambarkan kerasnya kondisi kerja yang mereka alami.

Liriknya menyoroti pekerjaan berat, panjangnya waktu bekerja, serta keinginan untuk terbebas dari kondisi yang menindas.

Sementara itu, versi partisan bercerita tentang seseorang yang terbangun dan menemukan adanya penjajah, kemudian memilih bergabung dalam perjuangan melawan mereka.

Kisah tersebut membawa pesan tentang keberanian menghadapi bahaya dan kesediaan berkorban demi kebebasan.

Dalam versi tersebut, tokoh utama juga menyadari bahwa perjuangannya dapat berujung pada kematian.

Ia kemudian membayangkan dirinya dimakamkan di gunung dan dikenang melalui bunga sebagai simbol seorang pejuang yang gugur demi kebebasan.

Karena itu, makna "Bella Ciao" tidak hanya berkaitan dengan perpisahan, tapi juga perjuangan, kebebasan, pengorbanan, dan perlawanan terhadap penindasan.

George Mason University mencatat bahwa lagu ini kemudian berkembang menjadi lagu protes yang digunakan berbagai gerakan perlawanan di dunia, sehingga maknanya dapat ikut berubah sesuai konteks ketika dinyanyikan.

Popularitas lagu ini juga semakin meluas setelah digunakan dalam serial "La Casa de Papel" atau "Money Heist", yang menjadikannya bagian penting dari cerita tentang perlawanan.

Meski begitu, penggunaan "Bella Ciao" dalam konteks modern tetap membawa jejak sejarahnya sebagai simbol resistensi dan kebebasan.

Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra (kiri) berdiri di atas mobil komando saat aksi di depan Plaza UOB pada Selasa (18/8/2026). [Suara.com/Adiyoga]
Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra (kiri) berdiri di atas mobil komando saat aksi di depan Plaza UOB pada Selasa (18/8/2026). [Suara.com/Adiyoga]

Tuntutan BEM UI dalam Demo 18 Agustus 2026

Dalam aksi bertajuk #MerebutKemerdekaan pada Selasa (18/8/2026), BEM UI membawa delapan tuntutan yang mencakup persoalan ekonomi, agraria, kebijakan pemerintah, kebencanaan, hingga kondisi ruang sipil.

Tuntutan tersebut disampaikan sebagai bentuk kritik mahasiswa terhadap sejumlah persoalan yang dinilai masih dihadapi masyarakat Indonesia.

Berikut delapan tuntutan yang disuarakan BEM UI:

  1. Menghentikan penjajahan negara atas rakyat sendiri. BEM UI menyerukan agar berbagai kebijakan dan tindakan negara tidak justru merugikan atau menekan masyarakat.
  2. Menghentikan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN). Mahasiswa mendesak adanya upaya lebih serius untuk memberantas praktik KKN dalam penyelenggaraan pemerintahan.
  3. Mewujudkan reforma agraria sejati. Tuntutan ini berkaitan dengan persoalan agraria dan dorongan agar kebijakan pertanahan lebih berpihak pada masyarakat.
  4. Menurunkan harga kebutuhan pokok dan BBM. BEM UI menyoroti beban ekonomi masyarakat dan meminta pemerintah mengambil langkah untuk membuat kebutuhan dasar lebih terjangkau.
  5. Mengevaluasi total Proyek Strategis Nasional (PSN) serta menghentikan MBG dan KDMP. Mahasiswa meminta evaluasi terhadap PSN sekaligus penghentian program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
  6. Menghentikan pemusatan kekuasaan dan pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD), serta mengembalikan otonomi daerah. BEM UI menilai persoalan tersebut berkaitan dengan tata kelola pemerintahan dan hubungan antara pemerintah pusat dengan daerah.
  7. Menetapkan status bencana nasional untuk daerah Sumatra dan Flores serta mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana. Tuntutan ini menyoroti penanganan bencana dan meminta pemerintah mempercepat proses pemulihan bagi masyarakat di wilayah terdampak.
  8. Menghentikan represivitas dan intervensi TNI-Polri dalam ruang sipil serta membubarkan Yonif Teritorial Pembangunan (Yon TP). Tuntutan terakhir berfokus pada kondisi ruang sipil dan keterlibatan aparat dalam kehidupan masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Keker ke Langit di Tengah Demo Mahasiswa, Sosok Diduga Intel Bawa Drone Jammer Berharga Fantastis

Keker ke Langit di Tengah Demo Mahasiswa, Sosok Diduga Intel Bawa Drone Jammer Berharga Fantastis

Entertainment | Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:27 WIB

Tak Tembus Bundaran HI, Mahasiswa UI Bubar Sambil Ancam Bakal Demo Lagi Akhir Agustus

Tak Tembus Bundaran HI, Mahasiswa UI Bubar Sambil Ancam Bakal Demo Lagi Akhir Agustus

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:04 WIB

Polisi Tangkap Mahasiswa Bawa Pisau dan Sopir Ambulans Simpan Golok Saat Demo di Menara UOB

Polisi Tangkap Mahasiswa Bawa Pisau dan Sopir Ambulans Simpan Golok Saat Demo di Menara UOB

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:58 WIB

Terkini

Lagu 'Bella Ciao' Bercerita Tentang Apa? Dinyanyikan Massa Demo BEM UI di Bundaran HI

Lagu 'Bella Ciao' Bercerita Tentang Apa? Dinyanyikan Massa Demo BEM UI di Bundaran HI

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 14:51 WIB

Detik-Detik Mobil SPPG Magetan Terguling Usai Hantam Tiang Wi-Fi

Detik-Detik Mobil SPPG Magetan Terguling Usai Hantam Tiang Wi-Fi

Jatim | Rabu, 19 Agustus 2026 | 14:51 WIB

Skandal Rasisme Media Inggris, Kemarahan Rakyat di Balik Kematian Profesor Cambridge

Skandal Rasisme Media Inggris, Kemarahan Rakyat di Balik Kematian Profesor Cambridge

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 14:51 WIB

81 Tahun Indonesia Merdeka, Mengapa Kita Masih Takut Menatap Masa Depan?

81 Tahun Indonesia Merdeka, Mengapa Kita Masih Takut Menatap Masa Depan?

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 14:50 WIB

Sudah Akui Terima Duit Tambang, Bebizie Belum Juga Kembalikan Uang ke KPK

Sudah Akui Terima Duit Tambang, Bebizie Belum Juga Kembalikan Uang ke KPK

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 14:48 WIB

7 Sifat Belah Ketupat dan Rumus Menghitung Luas serta Kelilingnya

7 Sifat Belah Ketupat dan Rumus Menghitung Luas serta Kelilingnya

Tekno | Rabu, 19 Agustus 2026 | 14:47 WIB

Ungkap Terima Kasih ke Barca, Ferran Torres Mulai Babak Baru Bersama PSG

Ungkap Terima Kasih ke Barca, Ferran Torres Mulai Babak Baru Bersama PSG

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 14:45 WIB

Sama-Sama Kasual, Ini Perbedaan Sandal Gunung dan Sandal Pantai yang Perlu Kamu Tahu

Sama-Sama Kasual, Ini Perbedaan Sandal Gunung dan Sandal Pantai yang Perlu Kamu Tahu

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 14:44 WIB

Tinted Sunscreen Mengandung Niacinamide dan Ceramide Apa Ada? Ini Rekomendasinya

Tinted Sunscreen Mengandung Niacinamide dan Ceramide Apa Ada? Ini Rekomendasinya

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 14:43 WIB

Guru PPPK Jadi Pegawai Pusat, P2G Soroti Risiko Redistribusi Tak Akurat

Guru PPPK Jadi Pegawai Pusat, P2G Soroti Risiko Redistribusi Tak Akurat

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 14:40 WIB

×