- Rice cooker low carbo memisahkan air tajin untuk mengurangi kandungan pati pada nasi.
- Pengujian menunjukkan penurunan karbohidrat sangat kecil karena nasi menyerap lebih banyak air.
- Pelatih kebugaran Bobby menyarankan konsumen mengatur porsi makan dibanding mengandalkan alat tersebut.
Suara.com - Rice cooker low carbo semakin banyak digunakan seiring meningkatnya perhatian masyarakat terhadap pola makan dan jumlah karbohidrat yang dikonsumsi setiap hari.
Perangkat ini menawarkan cara memasak nasi yang diklaim dapat mengurangi sebagian kandungan karbohidrat melalui proses pemisahan air tajin selama pemasakan.
Meski menawarkan teknologi berbeda dari penanak nasi biasa, efektivitas rice cooker low carbo tetap perlu diperhatikan karena hasil pengurangan karbohidrat tidak selalu sama pada setiap perangkat.
Lantas, apakah rice cooker low carbo benar-benar efektif mengurangi karbohidrat dalam nasi atau manfaatnya tidak sebesar klaim yang beredar?
Apa Itu Rice Cooker Low carbo?
Rice cooker low carbo merupakan alat penanak nasi yang dirancang dengan mekanisme khusus untuk memisahkan sebagian air rebusan beras sebelum proses pemasakan selesai.
Teknologi ini berbeda dari rice cooker konvensional yang umumnya memasak beras bersama air hingga cairan tersebut terserap ke dalam butiran nasi.
Pada rice cooker biasa, pati yang keluar dari beras selama proses perebusan tetap berada dalam cairan masak dan kemudian dapat terserap kembali ketika air semakin berkurang.

Sementara itu, sejumlah rice cooker low carbo menggunakan sistem wadah ganda atau double basket yang memungkinkan air tajin dipisahkan dari beras.
Dalam mekanisme tersebut, beras terlebih dahulu direbus sehingga sebagian pati larut ke dalam air.
Cairan yang mengandung pati kemudian dialirkan menuju wadah penampung, sedangkan beras yang telah dipisahkan dimatangkan kembali menggunakan panas atau uap.
Cara kerja inilah yang menjadi dasar klaim bahwa rice cooker low carbo dapat menghasilkan nasi dengan kandungan karbohidrat lebih rendah.
Namun, efektivitasnya tetap bergantung pada rancangan alat, metode pemasakan, serta cara kandungan karbohidrat tersebut dihitung.
Apakah Rice Cooker Low Carbo Efektif?
Menurut penjelasan Bobby Andreas Ida melalui akun Instagram @bobbyida, pelatih kebugaran sekaligus kreator konten, masyarakat perlu lebih kritis terhadap klaim bahwa rice cooker low carbo secara otomatis membuat nasi jauh lebih rendah karbohidrat.
Ia menjelaskan bahwa rice cooker low carbo memang semakin populer, khususnya di Asia, karena banyak orang menganggap nasi yang dihasilkan lebih sehat, terutama karena kandungan karbohidrat dan gulanya dipercaya lebih rendah.
Bobby menyebut National Consumer Affairs Center of Japan dan Hong Kong Consumer Council sebagai lembaga yang telah menyoroti efektivitas perangkat tersebut.
Menurut penjelasannya, hasil pengujian menunjukkan bahwa sebagian besar rice cooker low carbo tidak memberikan penurunan karbohidrat sebesar yang mungkin dibayangkan berdasarkan klaim produk.
“Low carbo rice cooker memang membuat nasi lebih rendah dalam kandungan karbohidrat, tapi low carbo rice cooker juga membuat nasi lebih berat sekitar 10 sampai 30 persen daripada nasi biasa karena menyerap lebih banyak air,” katanya.
Menurut Bobby, bertambahnya berat nasi akibat kandungan air menjadi faktor penting ketika membandingkan kadar karbohidrat berdasarkan berat nasi matang.
Ia menyebut kondisi tersebut membuat penurunan karbohidrat yang diperoleh menjadi sangat kecil, yakni sekitar 0,6 persen.
Bobby juga menyampaikan bahwa hasil pengujian tidak menunjukkan seluruh perangkat memberikan hasil yang sama.
Bahkan, menurut penjelasannya, terdapat enam model yang diuji dan justru menghasilkan nasi dengan kandungan karbohidrat lebih tinggi dibandingkan nasi biasa, sedangkan hanya dua model yang dinilai mampu memberikan pengurangan secara efektif.
Karena itu, Bobby menyarankan agar konsumen tidak hanya mengandalkan teknologi rice cooker ketika ingin mengurangi asupan karbohidrat.
“Intinya, daripada kamu fokus ke low carbo rice cooker, lebih baik atur serving size nasi sesuai kebutuhan nutrisimu,” katanya.
Penjelasan tersebut menunjukkan bahwa rice cooker low carb dapat mengurangi sebagian karbohidrat pada kondisi tertentu, tetapi tidak dapat dianggap sebagai cara yang pasti untuk memangkas karbohidrat secara signifikan.
Hasil akhirnya sangat dipengaruhi oleh teknologi masing-masing perangkat dan metode pengukuran yang digunakan.
Bagi orang yang ingin mengontrol konsumsi karbohidrat, mengatur porsi nasi tetap menjadi langkah yang lebih sederhana untuk diperhatikan.
Rice cooker low carbo dapat menjadi pilihan tambahan, tetapi pengguna sebaiknya tidak menjadikan klaim pada perangkat tersebut sebagai satu-satunya dasar dalam mengatur pola makan.