Tren Belanja Online di Indonesia Berubah, Konsumen Kini Tak Cuma Cari Harga Murah dan Diskon!

Dinda Rachmawati

Senin, 24 Agustus 2026 | 15:48 WIB
Tren Belanja Online di Indonesia Berubah, Konsumen Kini Tak Cuma Cari Harga Murah dan Diskon!
Ilustrasi belanja online (Pexels/Andrea Piacquadio)
baca 10 detik
  • Pengguna internet di Indonesia mencapai 235 juta orang pada 2026, mendorong perubahan perilaku belanja online yang semakin kritis.
  • Sekjen idEA Budi Primawan menyatakan platform e-commerce wajib meningkatkan kepercayaan, kemudahan pembayaran, serta perlindungan transaksi konsumen.
  • CEO Blibli Kusumo Martanto menyampaikan perusahaan mengembangkan ekosistem omnichannel terintegrasi untuk memperkuat efektivitas operasional sepanjang 2025.

Suara.com - Tren belanja online di Indonesia perlahan memasuki babak baru. Jika selama bertahun-tahun konsumen terbiasa membandingkan harga dan berburu promo besar-besaran, kini pertimbangan saat berbelanja semakin berkembang.

Harga tetap penting, tetapi pengalaman yang praktis, aman, tepercaya, dan konsisten mulai menjadi bagian dari keputusan pembelian.

Perubahan tersebut tidak terlepas dari semakin masifnya penggunaan internet di Indonesia. Berdasarkan Survei Penetrasi Internet APJII 2026, jumlah pengguna internet nasional telah mencapai 235 juta orang atau sekitar 81 persen dari total populasi. 

Artinya, aktivitas digital kini semakin lekat dengan rutinitas masyarakat, termasuk ketika mencari informasi, memilih produk, hingga melakukan transaksi.

Ketika pilihan platform semakin banyak, konsumen pun menjadi lebih kritis. Mereka tidak hanya ingin mendapatkan barang dengan harga kompetitif, tetapi juga memastikan produk yang dibeli asli, proses transaksi mudah, pengiriman jelas, serta tersedia layanan purnajual apabila terjadi kendala.

Kondisi ini kemudian mendorong berkembangnya konsep omnichannel commerce, yang menghubungkan pengalaman belanja digital dan fisik dalam satu ekosistem. 

Konsumen bisa menemukan produk melalui aplikasi, melakukan transaksi secara online, kemudian mengambilnya di toko atau memilih datang langsung untuk melihat produk sebelum membeli.

Ilustrasi Blibli. [Blibli]
Ilustrasi Blibli. [Blibli]

Perubahan perilaku tersebut turut menjadi perhatian industri e-commerce. Sekretaris Jenderal Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA), Budi Primawan, menilai platform perdagangan digital perlu terus menyesuaikan diri dengan kebutuhan konsumen yang semakin beragam.

“Hal ini menjadi dorongan agar platform e-commerce terus meningkatkan kemudahan, kenyamanan, dan kepercayaan konsumen, baik dari sisi pembayaran, pengiriman, maupun perlindungan transaksi,” ujar Budi.

baca juga

Bagi konsumen, kepercayaan menjadi semakin penting, terutama ketika berbelanja produk elektronik, kebutuhan rumah tangga, maupun barang dengan nilai transaksi yang cukup besar. 

Kepastian mengenai keaslian produk, garansi, proses pengembalian, hingga dukungan setelah pembelian dapat memberikan rasa aman yang tidak selalu bisa diperoleh hanya dari potongan harga.

Salah satu perusahaan yang mencoba mengikuti perubahan tersebut adalah Blibli. Setelah 15 tahun beroperasi, Blibli mengembangkan bisnisnya dari platform e-commerce menjadi ekosistem omnichannel yang terhubung dengan tiket.com, Ranch Market, dan Dekoruma.

CEO dan Co-Founder Blibli, Kusumo Martanto, mengatakan pendekatan omnichannel menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk menghadirkan pengalaman yang lebih terintegrasi.

“Dengan berfokus pada pendekatan omnichannel yang terintegrasi serta didukung oleh pengembangan inovasi teknologi yang berkelanjutan, termasuk peningkatan keandalan sistem dan efisiensi proses, Perseroan berhasil meningkatkan skala dan memperkuat efektivitas operasional usaha sepanjang tahun 2025,” kata Kusumo.

Penguatan ekosistem tersebut juga terlihat dari bertambahnya titik interaksi secara fisik. Sepanjang semester pertama 2026, Blibli menambah 36 toko baru. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Teknologi Ubah Cara Orang Belanja, Konsumen Kini Tak Cuma Cari Harga Murah

Teknologi Ubah Cara Orang Belanja, Konsumen Kini Tak Cuma Cari Harga Murah

Tekno | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 12:25 WIB

Di Tengah Persaingan Industri Bahan Bangunan, Semen Gresik Perkuat Kepercayaan Konsumen

Di Tengah Persaingan Industri Bahan Bangunan, Semen Gresik Perkuat Kepercayaan Konsumen

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 08:20 WIB

DeepTalk | Putusan MK Bukan Larang Kuota Hangus, Provider Harus Apa?

DeepTalk | Putusan MK Bukan Larang Kuota Hangus, Provider Harus Apa?

Video | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:23 WIB

Terkini

Siapa Tonny Tesar? Anggota DPR Fraksi Nasdem Diisukan Usul Pemakzulan Gibran

Siapa Tonny Tesar? Anggota DPR Fraksi Nasdem Diisukan Usul Pemakzulan Gibran

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 13:13 WIB

Pemkot Bandung Tegaskan PKL Tetap Boleh Jualan, Tapi Ada Syaratnya

Pemkot Bandung Tegaskan PKL Tetap Boleh Jualan, Tapi Ada Syaratnya

Jabar | Kamis, 08 Oktober 2026 | 13:11 WIB

Komnas HAM Kritik Miskonsepsi MBG, Utamakan Jumlah Penerima Ketimbang Kualitas Gizi

Komnas HAM Kritik Miskonsepsi MBG, Utamakan Jumlah Penerima Ketimbang Kualitas Gizi

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 13:09 WIB

Survei Global Catat Mayoritas Perusahaan Cari Alternatif VMware

Survei Global Catat Mayoritas Perusahaan Cari Alternatif VMware

Tekno | Kamis, 08 Oktober 2026 | 13:05 WIB

PDIP Semprot KPU Soal Ijazah Gibran: Komisioner Bermasalah Jangan Maju Lagi

PDIP Semprot KPU Soal Ijazah Gibran: Komisioner Bermasalah Jangan Maju Lagi

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 13:04 WIB

Temukan Sederet Pelanggaran Higienitas di 88 Seoul, Pemkot Bandung Isyaratkan Sanksi Penutupan

Temukan Sederet Pelanggaran Higienitas di 88 Seoul, Pemkot Bandung Isyaratkan Sanksi Penutupan

Jabar | Kamis, 08 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Jeda dari Media Sosial: Kita Tetap Baik-baik Saja Tanpa Update Setiap Hari

Jeda dari Media Sosial: Kita Tetap Baik-baik Saja Tanpa Update Setiap Hari

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Kabut Asap Tak Hanya Ganggu Belajar, Anak-anak di Pekanbaru Terserang Demam

Kabut Asap Tak Hanya Ganggu Belajar, Anak-anak di Pekanbaru Terserang Demam

Riau | Kamis, 08 Oktober 2026 | 12:55 WIB

Dua Kernet Bus Ditangkap Usai Diduga Keroyok dan Tusuk Calon Penumpang di Serang

Dua Kernet Bus Ditangkap Usai Diduga Keroyok dan Tusuk Calon Penumpang di Serang

Banten | Kamis, 08 Oktober 2026 | 12:52 WIB

Fenomena Information Overload: Terlalu Banyak Informasi, Terlalu Minim Jeda

Fenomena Information Overload: Terlalu Banyak Informasi, Terlalu Minim Jeda

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 12:50 WIB

×