- Pakar feng shui menjelaskan bahwa penataan dapur, termasuk posisi kompor dan sink, memengaruhi kesehatan dan keharmonisan rumah.
- Berbagai pantangan feng shui mencakup jarak kompor dari sink, pintu, balok besar, toilet, serta kondisi dapur yang kotor.
- Penyesuaian sederhana seperti menjaga kebersihan, pencahayaan, dan jarak antarperabot dapat menciptakan ruang memasak yang nyaman dan seimbang.
Suara.com - Pantangan feng shui dapur kerap menjadi perhatian ketika seseorang menata rumah, terutama karena dapur dipercaya memiliki kaitan dengan kesehatan, keharmonisan, dan kemakmuran penghuni.
Dalam feng shui, dapur bukan hanya dipandang sebagai tempat memasak. Dapur merupakan area yang melibatkan unsur api, air, kayu, logam, dan tanah sehingga keseimbangannya menjadi bagian penting dalam penataan ruangan.
Pakar feng shui internasional Lillian Too menjelaskan bahwa dapur berkaitan erat dengan kesehatan dan keharmonisan rumah.
Dalam pembahasannya mengenai dapur, ia juga menekankan pentingnya memperhatikan hubungan antara kompor, kulkas, dan sink.
Lantas, apa saja pantangan feng shui dapur yang sebaiknya diperhatikan?
1. Jangan Meletakkan Kompor Berdampingan dengan Sink

Salah satu pantangan feng shui dapur yang paling umum adalah menempatkan kompor terlalu dekat dengan bak cuci piring atau sink.
Dalam konsep lima elemen feng shui, kompor melambangkan api, sedangkan sink dan kulkas berkaitan dengan unsur air. Pertemuan kedua unsur tersebut dianggap kurang harmonis.
Lillian Too bahkan menjelaskan bahwa dalam dapurnya sendiri, kulkas ditempatkan jauh dari kompor, oven, dan sink karena prinsip feng shui menghindari pertemuan langsung antara api dan air. (Lillian Too)
Jika luas dapur terbatas, pemilik rumah dapat memberikan jarak atau menyisipkan area meja dapur di antara kompor dan sink.
2. Hindari Kompor Berhadapan Langsung dengan Sink

Bukan hanya berdampingan, kompor yang berhadapan langsung dengan sink juga termasuk tata letak yang sering dihindari dalam feng shui.
Logikanya masih berkaitan dengan konflik simbolis antara unsur api dan air. Dalam praktiknya, pemisahan kedua area tersebut juga dapat membantu menciptakan alur kerja dapur yang lebih nyaman.
Jadi, ketika merancang kitchen set, usahakan kompor dan sink tidak ditempatkan saling berhadapan secara langsung apabila pilihan tata ruang masih memungkinkan.
3. Jangan Menempatkan Kompor Tepat di Depan Pintu
![Ilustrasi posisi kompor di depan pintu [Generated by AI]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/08/24/97688-ilustrasi-posisi-kompor-di-depan-pintu-generated-by-ai.jpg)
Pantangan feng shui dapur berikutnya adalah posisi kompor yang langsung sejajar dengan pintu.
Dalam feng shui, kompor dianggap memiliki peran penting karena berkaitan dengan energi dapur. Posisi yang langsung terlihat atau berhadapan dengan pintu dipercaya membuat energi yang masuk ke rumah terlalu cepat mengalir keluar.
Selain pertimbangan feng shui, posisi ini juga dapat mengurangi kenyamanan ketika memasak karena aktivitas di luar dapur mudah mengganggu konsentrasi.
Karena itu, posisi kompor sebaiknya tidak dibuat tepat pada satu garis lurus dengan pintu masuk.
4. Hindari Memasak dengan Posisi Membelakangi Pintu
![Illustrasi memasak membelakangi pintu dapur [Generated by AI]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/08/24/59352-illustrasi-memasak-membelakangi-pintu-dapur-generated-by-ai.jpg)
Feng shui juga memperhatikan posisi orang ketika sedang memasak.
Idealnya, orang yang berada di depan kompor dapat mengetahui pintu masuk dapur tanpa harus terus-menerus membelakangi pintu. Posisi semacam ini kerap disebut sebagai command position.
Tujuannya adalah menciptakan rasa aman dan kendali terhadap ruangan. Jika struktur dapur tidak memungkinkan, cermin kecil dapat menjadi salah satu solusi yang digunakan dalam praktik feng shui agar area pintu tetap dapat terlihat.
5. Jangan Meletakkan Kompor di Bawah Balok Besar
![Ilustrasi kompor di bawah balok besar [AI]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/08/24/79532-ilustrasi-kompor-di-bawah-balok-besar-ai.jpg)
Posisi kompor tepat di bawah balok besar juga termasuk hal yang sebaiknya dihindari dalam feng shui.
Balok yang berada di atas area memasak dipercaya memberikan tekanan secara simbolis terhadap energi penghuni yang sering beraktivitas di bawahnya.
Karena itu, jika masih berada pada tahap pembangunan atau renovasi, posisi kompor sebaiknya direncanakan agar tidak tepat berada di bawah balok struktural yang besar.
6. Hindari Kompor Berhadapan dengan Pintu Toilet
![ilustrasi dapur berhadapan dengan pintu toilet [AI]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/08/24/73270-ilustrasi-dapur-berhadapan-dengan-pintu-toilet-ai.jpg)
Dapur dan toilet memiliki fungsi yang sangat berbeda. Dalam feng shui, dapur dikaitkan dengan pengolahan makanan dan nutrisi, sedangkan toilet berkaitan dengan pembuangan.
Karena alasan tersebut, kompor yang berhadapan langsung dengan pintu toilet dianggap kurang baik. Praktisi feng shui Kang Sing Hwat juga memasukkan posisi ini sebagai salah satu tata letak yang sebaiknya dihindari.
Jika posisi rumah sudah terlanjur demikian, tidak perlu langsung melakukan renovasi besar. Menutup pintu toilet ketika tidak digunakan dan menjaga kedua area tetap bersih dapat menjadi langkah praktis.
7. Jangan Membuat Dapur Gelap dan Pengap
![Ilustrasi dapur gelap [Magnific]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/08/24/44024-ilustrasi-dapur-gelap-magnific.jpg)
Feng shui tidak hanya berbicara tentang posisi furnitur. Kondisi ruangan juga menjadi perhatian.
Lillian Too menyarankan dapur dibuat terang dan memiliki suasana yang hidup, karena dapur dipandang sebagai tempat menghasilkan makanan yang memberikan nutrisi bagi keluarga.
Karena itu, hindari dapur yang terlalu gelap, lembap, dan minim sirkulasi udara. Jendela, ventilasi, pencahayaan yang memadai, serta kebersihan dapur dapat membantu menciptakan ruangan yang lebih nyaman.
8. Jangan Membiarkan Kompor Kotor atau Tidak Terawat

Kompor merupakan salah satu pusat perhatian dalam feng shui dapur. Karena itu, kondisinya juga sebaiknya dijaga.
Membersihkan sisa makanan, minyak, dan noda setelah memasak bukan hanya berkaitan dengan feng shui, tetapi juga penting untuk kebersihan dan keamanan dapur.
Kompor yang bersih membuat area memasak terlihat lebih terawat sekaligus mengurangi penumpukan kotoran dan minyak yang dapat mengganggu aktivitas memasak.
9. Hindari Penempatan Kulkas Terlalu Dekat dengan Kompor

Selain sink, kulkas juga dikaitkan dengan unsur air dalam pembahasan feng shui. Karena itu, kulkas yang ditempatkan sangat dekat dengan kompor dianggap kurang ideal.
Lillian Too menyebutkan bahwa kulkas di dapurnya ditempatkan jauh dari kompor, oven, dan sink untuk menghindari pertemuan antara unsur api dan air.
Dalam desain dapur modern, pemisahan ini juga cukup masuk akal secara praktis karena kompor menghasilkan panas, sedangkan kulkas membutuhkan lingkungan yang tidak terlalu panas agar dapat bekerja secara optimal.
10. Jangan Membuat Dapur Berantakan

Terakhir, kebersihan dan kerapian tidak boleh diabaikan. Dalam feng shui, dapur yang bersih dan tertata membantu menciptakan aliran energi yang lebih baik. Lillian Too juga menggambarkan dapur sebagai tempat yang memberikan physical and spiritual nourishment, sehingga kondisi ruangan perlu dibuat terang, bersih, dan menyenangkan.
Piring kotor yang menumpuk, meja penuh barang, sampah yang dibiarkan terlalu lama, atau bahan makanan kedaluwarsa sebaiknya segera dibereskan.
Jika tata letak rumah sudah terlanjur tidak sesuai dengan prinsip feng shui, tidak berarti harus melakukan renovasi besar. Beberapa penyesuaian sederhana seperti memberi jarak antara kompor dan sink, menjaga dapur tetap terang, merapikan meja, serta memastikan ventilasi bekerja dengan baik sudah dapat membuat dapur lebih nyaman digunakan.
Dengan demikian, menerapkan feng shui dapur tidak harus selalu berarti mengikuti semua aturan secara kaku. Prinsip utamanya dapat digunakan sebagai inspirasi untuk menciptakan ruang memasak yang seimbang, rapi, nyaman, dan fungsional.