- Salat istisqa merupakan ibadah sunnah muakkadah dua rakaat yang dikerjakan untuk memohon hujan.
- Pelaksanaannya dianjurkan secara berjamaah di tanah lapang pada pagi hingga siang hari tanpa azan maupun iqamah.
- Sebelum ibadah, umat Islam dianjurkan berpuasa, bersedekah, bertaubat, serta bersikap rendah hati.
أُصَلِّي سُنَّةَ الِاسْتِسْقَاءِ رَكْعَتَيْنِ إِمَامًا لِلّٰهِ تَعَالَى
Ushallī sunnatal istisqā'i rak'ataini imāman lillāhi ta'ālā.
Artinya: "Aku niat salat sunnah istisqa dua rakaat sebagai imam karena Allah Ta'ala."
Sebagai makmum:
أُصَلِّي سُنَّةَ الِاسْتِسْقَاءِ رَكْعَتَيْنِ مَأْمُومًا لِلّٰهِ تَعَالَى
Ushallī sunnatal istisqā'i rak'ataini ma'mūman lillāhi ta'ālā.
Artinya: "Aku niat salat sunnah istisqa dua rakaat sebagai makmum karena Allah Ta'ala."
Bagi orang yang mengerjakannya sendiri, niat disesuaikan sebagai salat sunnah istisqa dua rakaat karena Allah Ta'ala.
Tata Cara Salat Istisqa
Salat ini terdiri atas dua rakaat dan dilaksanakan tanpa azan maupun iqamah. Berikut tata caranya:
1. Jamaah berkumpul di tanah lapang untuk melaksanakan salat istisqa secara berjamaah.
2. Membaca niat.
3. Imam mengawali salat dengan takbiratul ihram, kemudian membaca doa iftitah dan melakukan takbir tambahan sebanyak tujuh kali pada rakaat pertama. Di antara takbir, dapat diselingi bacaan zikir atau tahmid.
4. Imam kemudian membaca Surah Al-Fatihah dan surah lainnya dengan suara jahr (dikeraskan).
5. Selanjutnya, salat dilanjutkan dengan rukuk, i'tidal, sujud, duduk di antara dua sujud, dan sujud kedua seperti salat pada umumnya.
6. Pada rakaat kedua, setelah berdiri dari sujud rakaat pertama, imam melakukan takbir tambahan sebanyak lima kali, kemudian membaca Surah Al-Fatihah dan surah lainnya.
7. Salat dilanjutkan dengan rukuk, i'tidal, sujud, duduk di antara dua sujud, dan sujud kedua.
8. Setelah itu, imam dan makmum duduk untuk membaca tahiyat akhir dan salawat.
9. Salat diakhiri dengan salam ke kanan dan ke kiri.
Khutbah Setelah Salat Istisqa
Setelah salat selesai, imam atau khatib menyampaikan khutbah. Khutbah salat istisqa diarahkan untuk mengajak jamaah agar memperbanyak taubat, istighfar, doa, sedekah, dan amal kebajikan.
Mengutip laman Kemenag, khutbah salat istisqa terdiri dari dua khutbah yang disampaikan khatib dengan cara berdiri dan sekali duduk di antara kedua khutbah.
Khatib biasanya mengajak jamaah untuk memohon ampun kepada Allah SWT dan berdoa agar hujan segera diturunkan serta memberikan manfaat bagi manusia, hewan, tumbuhan, dan lingkungan.
Dalam penyampainnya, khatib disunnahkan membaca doa dengan membalikkan badan dan membelakangi jama’ah untuk menghadap kiblat, menukar posisi selendang sorban di pundak sembari mengangkat kedua tangannya di setiap mengakhiri khutbah pertama dan khutbah kedua.