- Lari beberapa menit saja bisa terasa berat bagi yang belum terbiasa.
- Stamina saat lari perlu dibangun secara bertahap.
- Kebiasaan saat berlari juga bisa memengaruhi rasa lelah.
Suara.com - Lari menjadi salah satu olahraga yang cukup mudah dilakukan. Namun, bukan berarti selalu terasa ringan.
Bagi yang belum terbiasa lari, beberapa menit berlari saja bisa membuat napas mulai berat dan kaki terasa lelah.
Kondisi tersebut bisa membuat jarak lari terasa lebih panjang dari biasanya. Apalagi jika tubuh belum terbiasa dengan aktivitas fisik atau baru kembali rutin berolahraga setelah cukup lama berhenti.
Rasa lelah saat lari memang bisa dipengaruhi banyak hal, mulai dari kemampuan tubuh hingga kebiasaan saat berolahraga.
Lantas, bagaimana cara agar tidak mudah capek saat lari?
![Ilustrasi Orang tengah lari dengan menikmati suasana sekitar. [Freepik.com/jcomp]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/11/29/67270-ilustrasi-lari.jpg)
1. Mulai dengan Pace yang Lebih Pelan
Salah satu kesalahan yang sering dilakukan saat mulai lari adalah langsung mengejar kecepatan tinggi.
Ketika langsung menggunakan pace yang cepat, tubuh belum sempat beradaptasi, tetapi sudah harus bekerja dengan intensitas tinggi.
Mayo Clinic menyarankan untuk memulai latihan secara perlahan dan meningkatkan intensitas secara bertahap.
Pace awal sebaiknya berada pada tingkat yang masih bisa dipertahankan tanpa membuat tubuh cepat kehabisan tenaga.
2. Lakukan Pemanasan Sebelum Lari
Jangan langsung berlari dengan kecepatan penuh, sebaiknya beri tubuh waktu untuk bersiap melalui pemanasan dengan intensitas rendah.
Direkomendasikan jalan cepat selama sekitar 5 sampai 10 menit sebagai salah satu cara melakukan pemanasan sebelum berlari.
Diketahui, pemanasan sebelum lari membantu meningkatkan suhu tubuh dan aliran darah ke otot secara bertahap.
3. Tingkatkan Durasi Lari Secara Bertahap