- Setrika uap memanfaatkan uap air untuk menghilangkan kerutan pakaian secara cepat dan fleksibel pada berbagai jenis bahan kain.
- Setrika biasa mengandalkan panas pelat besi secara sederhana tanpa membutuhkan air untuk merapikan pakaian rumah tangga sehari-hari.
- Pemilihan jenis setrika terbaik di pasaran bergantung pada kebutuhan praktis pengguna serta jumlah pakaian yang akan dirapikan.
Suara.com - Salah satu peralatan rumah tangga yang digunakan hampir setiap hari adalah setrika. Di pasaran, ada dua jenis setrika yang paling umum digunakan, yakni setrika biasa dan setrika uap.
Keduanya sama-sama dapat membantu merapikan pakaian, tapi cara kerjanya berbeda. Perbedaan ini membuat setiap jenis setrika memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.
Berikut akan dibahas simak perbedaan, kelebihan, dan kekurangan setrika uap serta setrika biasa. Kira-kira, mana yang lebih bagus di antara keduanya?
Kelebihan dan Kekurangan Setrika Uap vs Setrika Biasa

Setrika Uap
Setrika uap bekerja dengan memanfaatkan air yang diubah menjadi uap panas untuk membantu melicinkan pakaian.
Uap tersebut dapat membantu membuat kerutan pada pakaian lebih mudah dihilangkan dibandingkan hanya mengandalkan panas dari pelat setrika.
Kelebihan setrika uap:
- Lebih mudah menghilangkan kusut. Uap panas membantu melonggarkan serat kain sehingga kerutan pada pakaian dapat lebih mudah dirapikan.
- Bisa digunakan pada pakaian yang menggantung. Beberapa jenis setrika uap dapat digunakan secara vertikal sehingga pakaian tidak harus selalu diletakkan di atas papan setrika.
- Lebih praktis untuk bahan tertentu. Setrika uap dapat membantu merapikan bahan yang relatif sulit ditangani dengan setrika biasa, seperti chiffon, silk, kebaya, dan jas, meski tetap perlu mengikuti petunjuk perawatan masing-masing kain.
- Lebih fleksibel. Beberapa setrika uap juga dapat digunakan tanpa fungsi uap sehingga bisa berfungsi seperti setrika kering.
- Dapat membantu menghemat waktu. Mesinlaundry.com menyebut setrika uap dapat bekerja lebih cepat dibandingkan setrika listrik biasa, terutama untuk kebutuhan penyetrikaan dalam jumlah banyak.
Kekurangan setrika uap:
- Membutuhkan air. Pengguna perlu mengisi tangki air sebelum menggunakan fitur uap.
- Perlu perawatan lebih. Tangki air dan bagian yang berhubungan dengan uap perlu diperhatikan kebersihannya agar tidak mengganggu kinerja alat.
- Pakaian bisa menjadi sedikit lembap. Karena menggunakan uap, pakaian dapat menjadi sedikit basah setelah disetrika sehingga sebaiknya tidak langsung dilipat dan disimpan.
- Penggunaannya perlu lebih diperhatikan. Jika pakaian belum benar-benar kering atau masih memiliki bau dari deterjen maupun pewangi yang belum terbilas sempurna, penggunaan uap dapat membuat bau tersebut tetap terasa.
Setrika Biasa
Setrika biasa atau setrika listrik kering bekerja dengan mengubah energi listrik menjadi panas yang kemudian dihantarkan melalui pelat besi pada bagian bawah alat.
Berbeda dengan setrika uap, alat ini tidak menggunakan uap air dalam proses penyetrikaannya.
Kelebihan setrika biasa:
- Cara penggunaannya sederhana. Pengguna cukup mengatur tingkat panas sesuai kebutuhan bahan pakaian, kemudian menggerakkan setrika pada permukaan kain.
- Tidak membutuhkan air. Karena hanya mengandalkan panas dari pelat, pengguna tidak perlu mengisi atau membersihkan tangki air.
- Cocok untuk penggunaan sehari-hari. Setrika biasa dapat menjadi pilihan praktis untuk merapikan pakaian rumah tangga dalam jumlah yang tidak terlalu banyak.
- Pakaian tetap kering. Tidak adanya uap membuat pakaian tidak menjadi lembap akibat proses penyetrikaan.
Kekurangan setrika biasa:
- Membutuhkan papan atau permukaan datar. Pakaian perlu diletakkan di permukaan yang sesuai agar pelat setrika dapat bekerja dengan baik.
- Kurang praktis untuk pakaian tertentu. Bahan yang lembut atau sulit dirapikan perlu mendapatkan perhatian lebih agar tidak rusak akibat panas.
- Kerutan tertentu dapat membutuhkan waktu lebih lama. Dibandingkan setrika uap yang memanfaatkan uap panas, setrika biasa hanya mengandalkan panas dari pelat sehingga pengguna mungkin perlu mengulang penyetrikaan pada bagian yang sangat kusut.
- Tidak dapat digunakan secara vertikal seperti beberapa jenis setrika uap. Karena membutuhkan permukaan datar, alat ini kurang fleksibel untuk merapikan pakaian yang masih tergantung.

Setrika Uap vs Setrika Biasa, Lebih Bagus Mana?
Tidak ada satu jenis setrika yang mutlak lebih bagus untuk semua orang karena pilihan terbaik bergantung pada kebutuhan penggunaan.
Jika kamu membutuhkan alat yang praktis untuk menghilangkan kusut pada berbagai jenis pakaian dan menginginkan fleksibilitas penggunaan, setrika uap bisa menjadi pilihan.
Sementara itu, setrika biasa lebih cocok bagi kamu yang mencari alat dengan pengoperasian sederhana dan tidak ingin repot mengisi air.
Alat ini juga dapat menjadi pilihan untuk kebutuhan menyetrika sehari-hari, terutama jika pakaian yang dirapikan tidak terlalu sulit atau banyak.
Jadi, pilih setrika uap jika mengutamakan kepraktisan, fleksibilitas, dan kemudahan merapikan pakaian yang kusut, sedangkan pilih setrika biasa jika menginginkan alat yang sederhana dan mudah digunakan tanpa tangki air.
Apa pun pilihannya, tetap perhatikan label perawatan pada pakaian agar suhu dan metode penyetrikaan sesuai dengan jenis kain.