Setrika Uap vs Setrika Biasa, Lebih Bagus Mana? Ini Kelebihan dan Kekurangannya

Nur Khotimah

Rabu, 09 September 2026 | 10:32 WIB
Setrika Uap vs Setrika Biasa, Lebih Bagus Mana? Ini Kelebihan dan Kekurangannya
Ilustrasi setrika. (Pexels/Sergei Starostin)
baca 10 detik
  • Setrika uap memanfaatkan uap air untuk menghilangkan kerutan pakaian secara cepat dan fleksibel pada berbagai jenis bahan kain.
  • Setrika biasa mengandalkan panas pelat besi secara sederhana tanpa membutuhkan air untuk merapikan pakaian rumah tangga sehari-hari.
  • Pemilihan jenis setrika terbaik di pasaran bergantung pada kebutuhan praktis pengguna serta jumlah pakaian yang akan dirapikan.

Suara.com - Salah satu peralatan rumah tangga yang digunakan hampir setiap hari adalah setrika. Di pasaran, ada dua jenis setrika yang paling umum digunakan, yakni setrika biasa dan setrika uap.

Keduanya sama-sama dapat membantu merapikan pakaian, tapi cara kerjanya berbeda. Perbedaan ini membuat setiap jenis setrika memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Berikut akan dibahas simak perbedaan, kelebihan, dan kekurangan setrika uap serta setrika biasa. Kira-kira, mana yang lebih bagus di antara keduanya?

Kelebihan dan Kekurangan Setrika Uap vs Setrika Biasa

7 setrika uap portable watt kecil (Freepik)
Ilustrasi Setrika Uap. (Freepik)

Setrika Uap

Setrika uap bekerja dengan memanfaatkan air yang diubah menjadi uap panas untuk membantu melicinkan pakaian.

Uap tersebut dapat membantu membuat kerutan pada pakaian lebih mudah dihilangkan dibandingkan hanya mengandalkan panas dari pelat setrika.

Kelebihan setrika uap:

  1. Lebih mudah menghilangkan kusut. Uap panas membantu melonggarkan serat kain sehingga kerutan pada pakaian dapat lebih mudah dirapikan.
  2. Bisa digunakan pada pakaian yang menggantung. Beberapa jenis setrika uap dapat digunakan secara vertikal sehingga pakaian tidak harus selalu diletakkan di atas papan setrika.
  3. Lebih praktis untuk bahan tertentu. Setrika uap dapat membantu merapikan bahan yang relatif sulit ditangani dengan setrika biasa, seperti chiffon, silk, kebaya, dan jas, meski tetap perlu mengikuti petunjuk perawatan masing-masing kain.
  4. Lebih fleksibel. Beberapa setrika uap juga dapat digunakan tanpa fungsi uap sehingga bisa berfungsi seperti setrika kering.
  5. Dapat membantu menghemat waktu. Mesinlaundry.com menyebut setrika uap dapat bekerja lebih cepat dibandingkan setrika listrik biasa, terutama untuk kebutuhan penyetrikaan dalam jumlah banyak.

Kekurangan setrika uap:

  1. Membutuhkan air. Pengguna perlu mengisi tangki air sebelum menggunakan fitur uap.
  2. Perlu perawatan lebih. Tangki air dan bagian yang berhubungan dengan uap perlu diperhatikan kebersihannya agar tidak mengganggu kinerja alat.
  3. Pakaian bisa menjadi sedikit lembap. Karena menggunakan uap, pakaian dapat menjadi sedikit basah setelah disetrika sehingga sebaiknya tidak langsung dilipat dan disimpan.
  4. Penggunaannya perlu lebih diperhatikan. Jika pakaian belum benar-benar kering atau masih memiliki bau dari deterjen maupun pewangi yang belum terbilas sempurna, penggunaan uap dapat membuat bau tersebut tetap terasa.

Setrika Biasa

Setrika biasa atau setrika listrik kering bekerja dengan mengubah energi listrik menjadi panas yang kemudian dihantarkan melalui pelat besi pada bagian bawah alat.

Berbeda dengan setrika uap, alat ini tidak menggunakan uap air dalam proses penyetrikaannya.

baca juga

Kelebihan setrika biasa:

  1. Cara penggunaannya sederhana. Pengguna cukup mengatur tingkat panas sesuai kebutuhan bahan pakaian, kemudian menggerakkan setrika pada permukaan kain.
  2. Tidak membutuhkan air. Karena hanya mengandalkan panas dari pelat, pengguna tidak perlu mengisi atau membersihkan tangki air.
  3. Cocok untuk penggunaan sehari-hari. Setrika biasa dapat menjadi pilihan praktis untuk merapikan pakaian rumah tangga dalam jumlah yang tidak terlalu banyak.
  4. Pakaian tetap kering. Tidak adanya uap membuat pakaian tidak menjadi lembap akibat proses penyetrikaan.

Kekurangan setrika biasa:

  1. Membutuhkan papan atau permukaan datar. Pakaian perlu diletakkan di permukaan yang sesuai agar pelat setrika dapat bekerja dengan baik.
  2. Kurang praktis untuk pakaian tertentu. Bahan yang lembut atau sulit dirapikan perlu mendapatkan perhatian lebih agar tidak rusak akibat panas.
  3. Kerutan tertentu dapat membutuhkan waktu lebih lama. Dibandingkan setrika uap yang memanfaatkan uap panas, setrika biasa hanya mengandalkan panas dari pelat sehingga pengguna mungkin perlu mengulang penyetrikaan pada bagian yang sangat kusut.
  4. Tidak dapat digunakan secara vertikal seperti beberapa jenis setrika uap. Karena membutuhkan permukaan datar, alat ini kurang fleksibel untuk merapikan pakaian yang masih tergantung.
Ilustrasi setrika biasa. (Pexels/Karola G)
Ilustrasi setrika biasa. (Pexels/Karola G)

Setrika Uap vs Setrika Biasa, Lebih Bagus Mana?

Tidak ada satu jenis setrika yang mutlak lebih bagus untuk semua orang karena pilihan terbaik bergantung pada kebutuhan penggunaan.

Jika kamu membutuhkan alat yang praktis untuk menghilangkan kusut pada berbagai jenis pakaian dan menginginkan fleksibilitas penggunaan, setrika uap bisa menjadi pilihan.

Sementara itu, setrika biasa lebih cocok bagi kamu yang mencari alat dengan pengoperasian sederhana dan tidak ingin repot mengisi air.

Alat ini juga dapat menjadi pilihan untuk kebutuhan menyetrika sehari-hari, terutama jika pakaian yang dirapikan tidak terlalu sulit atau banyak.

Jadi, pilih setrika uap jika mengutamakan kepraktisan, fleksibilitas, dan kemudahan merapikan pakaian yang kusut, sedangkan pilih setrika biasa jika menginginkan alat yang sederhana dan mudah digunakan tanpa tangki air.

Apa pun pilihannya, tetap perhatikan label perawatan pada pakaian agar suhu dan metode penyetrikaan sesuai dengan jenis kain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Menggulung Kabel Setrika yang Benar agar Awet untuk Jangka Panjang

Cara Menggulung Kabel Setrika yang Benar agar Awet untuk Jangka Panjang

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 17:19 WIB

7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap

7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 12:37 WIB

Perbedaan Setrika Kering dan Uap, Mana yang Paling Bagus untuk Pakaian?

Perbedaan Setrika Kering dan Uap, Mana yang Paling Bagus untuk Pakaian?

Lifestyle | Minggu, 06 September 2026 | 09:10 WIB

Terkini

Gugat Keseriusan Pemerintah di Balik Karhutla dan Hak Kesehatan Masyarakat

Gugat Keseriusan Pemerintah di Balik Karhutla dan Hak Kesehatan Masyarakat

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:20 WIB

Bikin Onar di Depan BRI Raden Intan Bandar Lampung, Pria Bersenjata Tajam Diringkus Polisi

Bikin Onar di Depan BRI Raden Intan Bandar Lampung, Pria Bersenjata Tajam Diringkus Polisi

Lampung | Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:18 WIB

Data: Mayoritas Suara Warganet X Positif soal Isu Ijazah Gibran, Lho Kenapa?

Data: Mayoritas Suara Warganet X Positif soal Isu Ijazah Gibran, Lho Kenapa?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:12 WIB

8 Weton yang Paling Ditakuti Karena Ucapan Sering Jadi Kenyataan

8 Weton yang Paling Ditakuti Karena Ucapan Sering Jadi Kenyataan

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:10 WIB

Mitos Mobil Listrik Cuma Tahan 10 Tahun Terpatahkan Riset Terbaru

Mitos Mobil Listrik Cuma Tahan 10 Tahun Terpatahkan Riset Terbaru

Otomotif | Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:08 WIB

Gas Murah Seret, Industri Baja RI Terjepit Impor 7 Juta Ton

Gas Murah Seret, Industri Baja RI Terjepit Impor 7 Juta Ton

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:08 WIB

RI Punya Harta Karun Panas Bumi 23,2 GW, Baru 2,78 GW yang Digunakan

RI Punya Harta Karun Panas Bumi 23,2 GW, Baru 2,78 GW yang Digunakan

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:00 WIB

Pet Parents: Mengapa Banyak Lajang Urban Memilih Rawat Hewan?

Pet Parents: Mengapa Banyak Lajang Urban Memilih Rawat Hewan?

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:00 WIB

90 Penerbangan di Bandara Sepinggan Balikpapan Terganggu Kabut Asap Karhutla

90 Penerbangan di Bandara Sepinggan Balikpapan Terganggu Kabut Asap Karhutla

Kaltim | Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:58 WIB

Polda Riau Lanjutkan Kasus Jual Beli Lahan Kawasan Hutan Rokan Hilir

Polda Riau Lanjutkan Kasus Jual Beli Lahan Kawasan Hutan Rokan Hilir

Riau | Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:55 WIB

×