- Serum vitamin C dapat berubah warna menjadi kecokelatan akibat proses oksidasi yang dipicu oleh paparan udara, cahaya, serta suhu panas.
- Serum masih aman digunakan jika baru berwarna kuning muda, namun wajib dibuang bila berubah menjadi cokelat tua karena berisiko memicu iritasi.
- Pengguna dapat mencegah oksidasi dengan menyimpan produk di tempat sejuk, menutup rapat botol, serta menghindari kontak langsung pipet dengan kulit.
Suara.com - Serum vitamin C merupakan salah satu skincare favorit untuk mencerahkan dan menyamarkan noda hitam. Namun, seiring pemakaian dan penyimpanan, warnanya terkadang berubah dari bening menjadi kekuningan atau kecokelatan.
Jika kondisinya demikian, pernahkah kamu bertanya-tanya mengapa serum Vitamin C bisa berubah warna menjadi kecokelatan dan apakah masih boleh dipakai?
Perubahan warna pada serum vitamin C umumnya berkaitan dengan proses oksidasi.
Vitamin C, khususnya dalam bentuk L-ascorbic acid, merupakan bahan yang relatif tidak stabil dan sensitif terhadap faktor eksternal.
Mari simak apa saja penyebab hingga tips mencegahnya.
Faktor-Faktor Penyebab Serum Vitamin C Berubah Warna
Proses utama yang membuat serum berubah warna adalah oksidasi. Vitamin C, khususnya bentuk L-ascorbic acid, merupakan senyawa yang sangat tidak stabil dan sangat sensitif terhadap lingkungan sekitar.
Berikut adalah beberapa faktor utama yang memicu terjadinya oksidasi:
Paparan Udara (Oksigen): Setiap kali kamu membuka tutup botol, oksigen masuk dan bereaksi dengan molekul vitamin C, memicu pemecahan kandungan aktifnya.
Paparan Cahaya Matahari: Sinar ultraviolet (UV) merusak struktur kimia vitamin C dengan sangat cepat. Itulah alasan mengapa serum vitamin C hampir selalu dikemas dalam botol kaca gelap atau buram.
Suhu Udara yang Tinggi: Penyimpanan di ruangan yang hangat atau terpapar panas langsung mempercepat reaksi oksidasi di dalam botol.
Kontaminasi Dropper: Menempelkan pipet (dropper) langsung ke kulit wajah saat mengaplikasikan produk dapat memindahkan bakteri dan minyak alami kulit ke dalam botol.
Serum Vitamin C Berubah Warna, Apakah Masih Boleh Dipakai?
Ketika menyadari warna cairan mulai berbeda, muncul keraguan apakah serum vitamin C berubah warna, apakah masih boleh dipakai secara aman pada kulit? Jawabannya sangat tergantung pada tingkat perubahan warnanya.
Jika warnanya baru berubah menjadi kuning muda keemasan, serum umumnya masih aman digunakan. Hanya saja, efektivitas dan potensi daya kerjanya sudah sedikit menurun dibanding saat pertama kali dibuka.
Namun, jika warna serum sudah berubah menjadi kuning pekat, oranye, hingga cokelat tua, serum tersebut sebaiknya tidak dipakai lagi.
"Serum yang berwarna oranye atau cokelat sebagian besar telah berubah menjadi asam diketogulonat dan produk sampingan lain yang tidak dapat kembali ke bentuk semula. Pada tahap tersebut, efektivitasnya praktis sudah hilang," demikian dikutip dari laman Phyto C Skin Care.