Negara Indonesia Disebut Bakal Jatuh Miskin Pada 2027

Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 09 September 2026 | 11:38 WIB
Negara Indonesia Disebut Bakal Jatuh Miskin Pada 2027
Tiga anak bermain burung di Pancoran Buntu 2, Jakarta, Selasa (7/9/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
baca 10 detik
  • 64% penduduk RI disebut miskin berdasarkan ukuran pengeluaran Bank Dunia.
  • Angka itu jauh di atas data kemiskinan BPS yang sekitar 8%-9%.
  • Sekitar 60% tenaga kerja disebut masih berada di sektor informal.

Suara.com - Indonesia berpotensi menghadapi persoalan kemiskinan yang lebih besar pada 2027. Ekonom senior Prof. Ferry Latuhihin mengungkapkan, ukuran kemiskinan berdasarkan pengeluaran yang digunakan Bank Dunia menunjukkan kondisi yang jauh lebih buruk dibandingkan data resmi pemerintah.

Ferry menyampaikan hal tersebut melalui kanal YouTube Ferry Latuhihin yang dilihat pada Rabu (9/9/2026). Ia menegaskan, angka yang digunakan Bank Dunia memiliki pendekatan berbeda dengan ukuran kemiskinan yang selama ini dirilis Badan Pusat Statistik (BPS).

Menurut Ferry, berdasarkan ukuran pengeluaran Bank Dunia, sebanyak 64% penduduk Indonesia masuk dalam kategori miskin. Angka tersebut jauh di atas tingkat kemiskinan yang tercatat dalam data BPS.

“Menurut World Bank tahun depan, Indonesia ini menjadi negara termiskin di dunia di dalam kelasnya sebagai middle income class,” ujar Ferry.

Ia menjelaskan bahwa ukuran Bank Dunia tersebut menggunakan indikator pengeluaran masyarakat. Dengan pendekatan ini, proporsi penduduk yang dianggap miskin menjadi jauh lebih besar.

“Ini ukuran World Bank, yaitu pengeluaran. 64% dari total penduduk kita di mata World Bank itu tergolong miskin,” katanya.

Ferry kemudian membandingkan angka tersebut dengan data BPS. Berdasarkan data BPS, jumlah penduduk miskin Indonesia berada di kisaran 8% hingga 9%.

“Sedangkan di dalam data, bukan, di dalam data menurut BPS, jumlah orang miskin di Indonesia itu cuma 8 sampai 9%. Tapi ini bedanya jauh sekali dengan data daripada World Bank, yaitu 64% dari total penduduk kita itu tergolong miskin,” tuturnya.

Perbedaan tajam antara angka kemiskinan BPS dan ukuran Bank Dunia tersebut menunjukkan adanya persoalan dalam melihat kondisi ekonomi masyarakat hanya dari satu indikator.

baca juga

Ferry menilai ukuran berbasis pengeluaran perlu diperhatikan karena dapat memberikan gambaran berbeda mengenai kemampuan masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Coba bayangkan, Baraya. Dan itu memang kita lihat dari keadaan sehari-hari, kok, ya,” ungkapnya.

Menurut dia, kondisi tersebut juga tidak dapat dilepaskan dari struktur pendapatan dan pekerjaan masyarakat Indonesia. Besarnya jumlah pekerja yang tidak memiliki pekerjaan formal menjadi salah satu persoalan yang perlu dicermati.

Ferry menyebut hanya sekitar 40% tenaga kerja Indonesia yang bekerja di sektor formal. Sementara sekitar 60% lainnya berada di sektor informal.

“Kalau memang itu bisa dibenarkan, mungkin kita bisa pakai data selanjutnya itu bahwa buruh atau tenaga total dari tenaga kerja kita yang bekerja di sektor formal itu cuma 40%, Baraya. 60% itu berada di sektor informal,” pungkasnya.

Dominasi sektor informal tersebut menjadi tantangan serius bagi perekonomian Indonesia. Pekerja informal umumnya memiliki pendapatan yang lebih rentan terhadap perubahan kondisi ekonomi sehingga kemampuan belanja masyarakat dapat ikut tertekan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

1000Hz Native Tanpa Turunkan Resolusi, Pre-order LG UltraGear 25G590B Dibuka Bidik Gamer Kompetitif

1000Hz Native Tanpa Turunkan Resolusi, Pre-order LG UltraGear 25G590B Dibuka Bidik Gamer Kompetitif

Tekno | Rabu, 09 September 2026 | 11:16 WIB

Kantong Warga RI Makin Tipis, Porsi Pendapatan untuk Menabung Anjlok

Kantong Warga RI Makin Tipis, Porsi Pendapatan untuk Menabung Anjlok

Bisnis | Rabu, 09 September 2026 | 10:58 WIB

Uang Primer Agustus 2026 Tumbuh 16,3 Persen Jadi Rp2.281,5 Triliun

Uang Primer Agustus 2026 Tumbuh 16,3 Persen Jadi Rp2.281,5 Triliun

Bisnis | Rabu, 09 September 2026 | 09:27 WIB

Terkini

Negara Indonesia Disebut Bakal Jatuh Miskin Pada 2027

Negara Indonesia Disebut Bakal Jatuh Miskin Pada 2027

Bisnis | Rabu, 09 September 2026 | 11:38 WIB

Menjadi Pesaing AirPods Pro 3, 4 Earbud Ini Bass-nya Lebih Menggelegar

Menjadi Pesaing AirPods Pro 3, 4 Earbud Ini Bass-nya Lebih Menggelegar

Your Say | Rabu, 09 September 2026 | 11:37 WIB

Kesaksian Keluarga Ari, Jurnalis yang Hilang Kontak di Area Anak Krakatau

Kesaksian Keluarga Ari, Jurnalis yang Hilang Kontak di Area Anak Krakatau

Your Say | Rabu, 09 September 2026 | 11:36 WIB

Usai Rumahnya Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK untuk Kasus Bengkulu

Usai Rumahnya Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK untuk Kasus Bengkulu

News | Rabu, 09 September 2026 | 11:33 WIB

Pasar Kripto Indonesia Sudah Matang, Ditopang Adospi Ritel

Pasar Kripto Indonesia Sudah Matang, Ditopang Adospi Ritel

Bisnis | Rabu, 09 September 2026 | 11:33 WIB

Label Ompreng MBG: Pencegahan Keracunan atau Strategi Cuci Tangan?

Label Ompreng MBG: Pencegahan Keracunan atau Strategi Cuci Tangan?

Your Say | Rabu, 09 September 2026 | 11:32 WIB

Rudal Iran Rusak Hangar Jet Tempur AS di Pangkalan Yordania

Rudal Iran Rusak Hangar Jet Tempur AS di Pangkalan Yordania

News | Rabu, 09 September 2026 | 11:32 WIB

Rombongan Jurnalis Hilang Kontak Saat Meliput Gunung Anak Krakatau, Tim SAR Perluas Pencarian

Rombongan Jurnalis Hilang Kontak Saat Meliput Gunung Anak Krakatau, Tim SAR Perluas Pencarian

Banten | Rabu, 09 September 2026 | 11:31 WIB

Jadwal MotoGP Misano 2026: Ajang Adu Gengsi Aprilia dan Ducati

Jadwal MotoGP Misano 2026: Ajang Adu Gengsi Aprilia dan Ducati

Your Say | Rabu, 09 September 2026 | 11:28 WIB

Calvin Verdonk Cetak Sejarah, Meski Batal Debut di Liga Champions

Calvin Verdonk Cetak Sejarah, Meski Batal Debut di Liga Champions

Bola | Rabu, 09 September 2026 | 11:19 WIB

×