Apa Penyebab Flek Hitam Semakin Menghitam dan Kebiruan Okronosis?

Ruth Meliana

Rabu, 09 September 2026 | 14:20 WIB
Apa Penyebab Flek Hitam Semakin Menghitam dan Kebiruan Okronosis?
ilustrasi flek hitam (magnific)
baca 10 detik
  • Penggunaan jangka panjang krim pencerah ilegal yang mengandung hidrokuinon atau merkuri memicu komplikasi okronosis eksogen.
  • Paparan sinar ultraviolet matahari secara berkelanjutan merangsang produksi melanin dan memperparah perubahan warna flek menjadi kebiruan.
  • Kerusakan kulit permanen tersebut dapat diatasi melalui penghentian produk pemicu dan perawatan medis oleh dokter spesialis kulit.

Suara.com - Flek hitam biasa hanya berupa bercak cokelat atau kehitaman yang tampak ringan, namun seiring waktu bisa semakin gelap dan bahkan berubah warna menjadi kebiruan atau abu-abu kebiruan. Kondisi ini bisa mengganggu penampilan, sekaligus menandakan masalah kulit yang lebih serius jika tidak ditangani dengan tepat.

Banyak yang mengira flek hitam hanya disebabkan oleh paparan sinar matahari. Padahal, ada faktor lain yang membuat flek justru semakin memburuk, termasuk penggunaan produk perawatan kulit yang tidak sesuai.

Salah satu komplikasi yang paling ditakuti adalah okronosis, khususnya okronosis eksogen, di mana kulit mengalami pigmentasi biru-kehitaman yang sulit dihilangkan.

Okronosis eksogen terjadi ketika pigmen abnormal menumpuk di lapisan dermis kulit. Berbeda dengan flek hitam biasa yang biasanya berada di epidermis, pigmentasi ini lebih dalam dan cenderung permanen.

Kondisi tersebut sering muncul setelah penggunaan jangka panjang krim pencerah yang mengandung hidrokuinon atau bahan berbahaya lainnya.

Memahami penyebab flek hitam semakin menghitam hingga berubah menjadi kebiruan akibat okronosis sangat penting. Dengan mengetahui pemicunya, kita bisa mencegah kerusakan lebih lanjut dan memilih perawatan yang aman. Berikut penyebab utamanya.

Ilustrasi flek hitam (Magnific)
Ilustrasi flek hitam (Magnific)

1. Penggunaan Hidrokuinon Jangka Panjang dan Tidak Terkontrol

Hidrokuinon adalah bahan aktif yang sering digunakan untuk mengatasi flek hitam karena mampu menghambat produksi melanin. Namun, pemakaian terus-menerus dalam konsentrasi tinggi (terutama di atas 2–4 persen) atau tanpa pengawasan dokter bisa memicu okronosis eksogen.

Mekanismenya diperkirakan melibatkan penghambatan enzim yang memecah asam homogentisat, sehingga senyawa ini menumpuk dan membentuk pigmen kuning-cokelat yang tampak biru-kehitaman di kulit. Penggunaan lebih dari beberapa bulan hingga bertahun-tahun meningkatkan risiko secara signifikan.

2. Paparan Sinar Matahari yang Berkelanjutan

Sinar ultraviolet (UV) merupakan pemicu utama flek hitam semakin gelap. UV merangsang melanosit memproduksi lebih banyak melanin sebagai perlindungan. Pada orang yang sudah memiliki flek atau sedang menggunakan hidrokuinon, paparan sinar matahari tanpa tabir surya yang memadai dapat memperburuk pigmentasi.

baca juga

Sinar UV juga berperan dalam proses polimerisasi pigmen okronotik, membuat warna menjadi lebih kebiruan dan menyebar di area yang sering terpapar, seperti pipi, dahi, dan hidung.

3. Kandungan Bahan Berbahaya Lain dalam Krim Pemutih

Selain hidrokuinon, bahan seperti merkuri, resorsinol, fenol, dan asam pikrat dalam produk pemutih ilegal atau tidak terdaftar juga bisa memicu okronosis. Merkuri, misalnya, dapat mengganggu enzim tirosinase dan menyebabkan penumpukan pigmen di dermis.

Banyak produk abal-abal di pasaran mengandung campuran bahan-bahan ini dalam dosis tinggi, yang justru membuat flek semakin menghitam dan bertekstur kasar.

4. Faktor Predisposisi Kulit dan Penggunaan Berlebihan

Kulit dengan tipe Fitzpatrick IV–VI (kulit sawo matang hingga gelap) lebih rentan mengalami okronosis. Penerapan krim dalam jumlah besar, di area luas, atau tanpa istirahat juga meningkatkan risiko.

Iritasi kulit, gesekan, atau penggunaan bersamaan dengan steroid topikal yang menipiskan kulit bisa mempercepat proses penggelapan. Riwayat penggunaan krim pemutih berulang tanpa evaluasi dokter menjadi faktor penting.

5. Perubahan Hormon dan Hiperpigmentasi Pascainflamasi

Fluktuasi hormon (kehamilan, kontrasepsi, menopause) dapat memicu atau memperburuk melasma dan flek hitam. Jika digabungkan dengan perawatan yang salah, flek bisa semakin gelap.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Rekomendasi Sunscreen Khusus Kulit Berflek Hitam No Whitecast, Cegah Noda Makin Gelap

5 Rekomendasi Sunscreen Khusus Kulit Berflek Hitam No Whitecast, Cegah Noda Makin Gelap

Lifestyle | Rabu, 09 September 2026 | 10:23 WIB

Apa Sunscreen Terbaik untuk Mengurangi Flek Hitam pada Usia 50 Tahun ke Atas? Ini 7 Rekomendasinya

Apa Sunscreen Terbaik untuk Mengurangi Flek Hitam pada Usia 50 Tahun ke Atas? Ini 7 Rekomendasinya

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 20:20 WIB

3 Rekomendasi Krim Malam Mengandung Glycolic Acid untuk Flek Hitam, Sudah BPOM

3 Rekomendasi Krim Malam Mengandung Glycolic Acid untuk Flek Hitam, Sudah BPOM

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 10:52 WIB

Terkini

Apa Penyebab Flek Hitam Semakin Menghitam dan Kebiruan Okronosis?

Apa Penyebab Flek Hitam Semakin Menghitam dan Kebiruan Okronosis?

Lifestyle | Rabu, 09 September 2026 | 14:20 WIB

Persija vs Persib Fix di Stadion GBK, Tanpa Pakai Jersey, Jakmania Dilarang Masuk!

Persija vs Persib Fix di Stadion GBK, Tanpa Pakai Jersey, Jakmania Dilarang Masuk!

Bola | Rabu, 09 September 2026 | 14:17 WIB

Bebas Pori Tersumbat! 5 Exfoliating Pad Triple Acid untuk Kulit Auto Halus

Bebas Pori Tersumbat! 5 Exfoliating Pad Triple Acid untuk Kulit Auto Halus

Your Say | Rabu, 09 September 2026 | 14:15 WIB

5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Belum Ditemukan! Polda Banten Mulai Siapkan Pos Antemortem

5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Belum Ditemukan! Polda Banten Mulai Siapkan Pos Antemortem

News | Rabu, 09 September 2026 | 14:14 WIB

Apakah Viva Punya Two Way Cake? Cek Produk dan Pilihannya di Sini

Apakah Viva Punya Two Way Cake? Cek Produk dan Pilihannya di Sini

Lifestyle | Rabu, 09 September 2026 | 14:10 WIB

3.000 Kg Cabai Rawit di Makassar Dijual ke Sulawesi Utara

3.000 Kg Cabai Rawit di Makassar Dijual ke Sulawesi Utara

Sulsel | Rabu, 09 September 2026 | 14:08 WIB

Saksi Sebut Tak Ada Aliran Dana USD271.500 ke Yaqut, Pengacara Soroti Surat Dakwaan Jaksa

Saksi Sebut Tak Ada Aliran Dana USD271.500 ke Yaqut, Pengacara Soroti Surat Dakwaan Jaksa

News | Rabu, 09 September 2026 | 14:06 WIB

Review Insidious Out of the Further, Bumbu Baru yang Buat Penonton Bingung

Review Insidious Out of the Further, Bumbu Baru yang Buat Penonton Bingung

Your Say | Rabu, 09 September 2026 | 14:05 WIB

Honda CT125 Bersolek dengan Warna Baru, Tampil Makin Tangguh dan Ikonik

Honda CT125 Bersolek dengan Warna Baru, Tampil Makin Tangguh dan Ikonik

Otomotif | Rabu, 09 September 2026 | 14:05 WIB

Sepatu Hoka Asli Harga Berapa? Ketahui yang Paling Mahal dan Murah serta Keunggulannya

Sepatu Hoka Asli Harga Berapa? Ketahui yang Paling Mahal dan Murah serta Keunggulannya

Lifestyle | Rabu, 09 September 2026 | 14:00 WIB

×