Apa Itu Mindfulness? Bukan Memaksa Diri Selalu Berpikir Positif, Ini Penjelasannya

Farah Nabilla

Senin, 14 September 2026 | 09:55 WIB
Apa Itu Mindfulness? Bukan Memaksa Diri Selalu Berpikir Positif, Ini Penjelasannya
Ilustrasi mindfulness [Magnific]
baca 10 detik
  • Mindfulness adalah praktik melatih kesadaran diri terhadap momen saat ini tanpa penilaian berdasarkan penjelasan American Psychological Association.
  • National Center for Complementary and Integrative Health menyatakan praktik meditasi ini membantu mengurangi gejala stres, kecemasan, serta depresi.
  • Metode sederhana penerapan latihan ini dapat dilakukan melalui teknik pernapasan dan aktivitas sehari-hari tanpa harus bermeditasi panjang.

Suara.com - Mindfulness adalah praktik melatih perhatian agar seseorang menyadari apa yang sedang terjadi pada dirinya dan lingkungan sekitar pada saat ini, tanpa buru-buru memberikan penilaian.

Istilah ini semakin sering digunakan dalam pembahasan kesehatan mental, terutama ketika seseorang menghadapi stres, kecemasan, atau terlalu banyak informasi.

Secara sederhana, mindfulness mengajak seseorang untuk hadir sepenuhnya pada momen yang sedang dijalani, bukan terus-menerus terjebak pada penyesalan masa lalu atau kekhawatiran mengenai masa depan.

Lantas, apa sebenarnya mindfulness, bagaimana cara melakukannya, dan apa manfaatnya?

ilustrasi mindful buying (Magnific.com/KamranAydinov)
ilustrasi mindful buying (Magnific.com/KamranAydinov)

Apa itu mindfulness?

Menurut American Psychological Association (APA), mindfulness merupakan kesadaran terhadap kondisi internal dan lingkungan sekitar. Dalam penerapannya, mindfulness dapat membantu seseorang mengamati pikiran, emosi, dan pengalaman pada saat ini tanpa langsung memberikan penilaian atau bereaksi secara otomatis.

Sementara itu, National Center for Complementary and Integrative Health (NCCIH), bagian dari National Institutes of Health (NIH) Amerika Serikat, menjelaskan mindfulness sebagai salah satu bentuk meditasi yang mempertahankan perhatian atau kesadaran terhadap momen saat ini tanpa menghakimi.

Dengan demikian, mindfulness bukan berarti mengosongkan pikiran atau memaksa diri untuk selalu berpikir positif.

Sebaliknya, seseorang belajar menyadari pikiran dan perasaannya sebagaimana adanya, kemudian meresponsnya dengan lebih sadar.

Apa tujuan mindfulness?

Salah satu tujuan mindfulness adalah membantu seseorang menyadari pengalaman yang sedang berlangsung sebelum memberikan respons.

baca juga

Misalnya, ketika mendapat komentar yang membuat marah, seseorang yang menerapkan mindfulness dapat mencoba mengenali terlebih dahulu apa yang terjadi dalam dirinya.

Alih-alih langsung membalas komentar tersebut, ia mungkin menyadari, "Saya sedang marah," kemudian memperhatikan sensasi tubuh dan pikirannya sebelum memutuskan tindakan berikutnya.

Menurut APA, pendekatan mindfulness dapat digunakan dalam berbagai intervensi psikologis, termasuk mindfulness-based cognitive behavior therapy dan mindfulness-based stress reduction. Salah satu tujuannya adalah membantu seseorang mengamati pikiran dan pengalaman tanpa langsung bereaksi terhadapnya.

Apa saja manfaat mindfulness?

Mindfulness tidak dapat dianggap sebagai solusi untuk semua masalah kesehatan mental. Namun, sejumlah penelitian menunjukkan adanya manfaat tertentu dari praktik mindfulness.

NCCIH menyebut bukti ilmiah saat ini menunjukkan mindfulness meditation dapat membantu mengurangi gejala stres, termasuk kecemasan dan depresi, serta berpotensi membantu meningkatkan kualitas tidur.

NHS juga menjelaskan bahwa memperhatikan momen saat ini, termasuk pikiran, perasaan, tubuh, dan lingkungan sekitar, dapat mendukung kesehatan mental dan membantu seseorang menghadapi berbagai tantangan.

Beberapa manfaat yang sering dikaitkan dengan mindfulness antara lain:

  • Membantu menyadari pikiran dan emosi.
  • Membantu mengelola respons terhadap stres.
  • Melatih perhatian pada aktivitas yang sedang dilakukan.
  • Membantu seseorang tidak terlalu larut dalam kekhawatiran.
  • Berpotensi mendukung kualitas tidur dan kesehatan mental.

Namun, manfaat tersebut dapat berbeda pada setiap orang. Mindfulness juga bukan pengganti diagnosis atau penanganan profesional apabila seseorang mengalami masalah kesehatan mental yang membutuhkan bantuan medis.

Bagaimana cara melakukan mindfulness?

Mindfulness tidak selalu harus dilakukan dalam sesi meditasi yang panjang. Prinsipnya dapat diterapkan dalam aktivitas sehari-hari.

Salah satu cara paling sederhana adalah mindful breathing atau memperhatikan napas.

Caranya, duduk dalam posisi yang nyaman kemudian arahkan perhatian pada proses menarik dan mengembuskan napas. Ketika pikiran mulai mengembara, cukup sadari hal tersebut lalu perlahan kembalikan perhatian pada napas.

NHS juga menyediakan panduan meditasi untuk pemula dan menjelaskan bahwa latihan mindfulness dapat membantu seseorang memberikan perhatian lebih besar terhadap apa yang terjadi pada saat ini.

Selain melalui pernapasan, mindfulness dapat dilakukan ketika berjalan, makan, mandi, atau melakukan pekerjaan rumah.

Contohnya saat makan, seseorang dapat benar-benar memperhatikan rasa, aroma, tekstur, dan sensasi makanan tanpa sambil terus melihat ponsel.

Apakah mindfulness sama dengan meditasi?

Mindfulness dan meditasi memang sering digunakan secara bersamaan, tetapi keduanya tidak sepenuhnya sama.

Mindfulness merupakan kualitas atau cara memberikan perhatian, sedangkan meditasi merupakan salah satu aktivitas yang dapat digunakan untuk melatih perhatian tersebut.

NCCIH memasukkan mindfulness sebagai salah satu bentuk praktik meditasi. Namun, prinsip mindfulness juga dapat diterapkan dalam aktivitas sehari-hari, tidak hanya ketika seseorang duduk dan bermeditasi.

Karena itu, seseorang tidak harus selalu melakukan meditasi formal untuk menerapkan mindfulness.

Apakah mindfulness berarti mengabaikan masalah?

Mindfulness bukan berarti seseorang harus berhenti peduli terhadap masalah, menghindari berita buruk, atau berpura-pura bahwa semuanya baik-baik saja.

Prinsip utamanya adalah menyadari apa yang sedang terjadi tanpa langsung dikuasai oleh reaksi otomatis.

Dalam konteks menghadapi berita negatif, misalnya, mindfulness dapat digunakan untuk mengenali bahwa sebuah informasi menimbulkan rasa marah, sedih, takut, atau cemas. Setelah menyadarinya, seseorang dapat menentukan respons yang dianggap lebih tepat.

Dengan kata lain, mindfulness bukan tentang tidak peduli, melainkan belajar menyadari pengalaman dan respons diri dengan lebih sadar.

Pada akhirnya, mindfulness dapat dipahami sebagai latihan untuk kembali memperhatikan momen yang sedang dijalani. Praktiknya dapat sederhana, mulai dari memperhatikan napas selama beberapa menit hingga benar-benar hadir ketika berbicara dengan orang lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gubsu Bobby Nasution Minta Publik Hentikan Komentar Negatif terhadap Korban MBG di Karo

Gubsu Bobby Nasution Minta Publik Hentikan Komentar Negatif terhadap Korban MBG di Karo

News | Minggu, 13 September 2026 | 11:53 WIB

Pentingnya Mengurai Benang Kusut Pikiran lewat Journaling

Pentingnya Mengurai Benang Kusut Pikiran lewat Journaling

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 09:43 WIB

Beban Menjadi Pria Perkasa: Mengapa Toxic Masculinity Menggerus Laki-Laki?

Beban Menjadi Pria Perkasa: Mengapa Toxic Masculinity Menggerus Laki-Laki?

Your Say | Minggu, 06 September 2026 | 14:01 WIB

Jelang Tur Konser KATSEYE, Sophia Putuskan Skip Demi Kesehatan Mental

Jelang Tur Konser KATSEYE, Sophia Putuskan Skip Demi Kesehatan Mental

Your Say | Rabu, 02 September 2026 | 07:35 WIB

Terkini

Dijemput Keluarga dan LBH, 34 Orang Pascademo Ricuh di Malioboro Resmi Dipulangkan

Dijemput Keluarga dan LBH, 34 Orang Pascademo Ricuh di Malioboro Resmi Dipulangkan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 06:04 WIB

Pasar Bergejolak, Perusahaan Asuransi Putar Otak Buat Produk Perlindungan dan Investasi

Pasar Bergejolak, Perusahaan Asuransi Putar Otak Buat Produk Perlindungan dan Investasi

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 05:57 WIB

QRIS BRI Permudah Transaksi UMKM, Pemilik Depot Yamie di Kutoarjo Ini Rasakan Manfaatnya

QRIS BRI Permudah Transaksi UMKM, Pemilik Depot Yamie di Kutoarjo Ini Rasakan Manfaatnya

Bri | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 05:17 WIB

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

×