- Pantat panci hitam biasanya berasal dari minyak, sisa makanan, dan panas api.
- Kerak tebal perlu dilunakkan sebelum digosok.
- Ada beberapa bahan rumahan yang dapat membantu membersihkannya.
Suara.com - Pantat panci yang hitam tebal dan berkerak biasanya muncul setelah panci sering digunakan di atas kompor.
Sisa minyak, cipratan makanan, dan panas api yang terus mengenai bagian bawah panci lama-kelamaan dapat membuat permukaannya berubah warna dan sulit dibersihkan dengan sabun biasa.
Untuk kondisi seperti ini, cara membersihkan pantat panci perlu dimulai dengan melunakkan kotoran terlebih dahulu, kemudian dilanjutkan dengan bahan pembersih yang sesuai.
Ada beberapa cara yang dapat dicoba, mulai dari menggunakan sabun cuci piring dan air panas hingga baking soda. Berikut penjelasannya.
Kerak hitam di bagian bawah panci sering kali makin sulit diangkat ketika sudah menumpuk dan mengeras, sehingga sabun cuci piring saja tidak cukup untuk membersihkannya.

1. Gunakan sabun cuci piring dan air panas
Sabun cuci piring memang dirancang untuk membantu mengangkat minyak, sementara air panas membantu melunakkan kotoran yang sudah mengeras.
Caranya, siapkan wadah yang cukup besar untuk merendam bagian bawah panci. Tuangkan air panas dan sabun cuci piring, kemudian rendam bagian pantat panci selama beberapa saat.
Setelah kerak mulai melunak, gosok menggunakan spons atau scrubber yang sesuai dengan material panci.
Hindari langsung menggunakan benda tajam karena dapat meninggalkan goresan.
2. Oleskan pasta baking soda pada kerak
Baking soda memiliki sifat abrasif ringan sehingga dapat membantu mengangkat noda dan sisa kotoran yang menempel.
Bahan ini juga relatif mudah ditemukan di rumah dan dapat digunakan sebagai pembersih ringan pada berbagai permukaan.
Campurkan baking soda dengan sedikit air sampai membentuk pasta. Oleskan pasta tersebut pada bagian pantat panci yang hitam, lalu diamkan beberapa saat agar kotoran lebih mudah digosok.
Setelah itu, gosok perlahan menggunakan spons atau scrubber yang tidak terlalu kasar. Bilas dengan air dan ulangi prosesnya bila masih ada kerak yang menempel.
3. Rebus air dan sabun untuk melunakkan kerak membandel
Metode pemanasan lebih cocok diterapkan pada kerak gosong yang sulit dilepaskan, tetapi caranya dilakukan pada bagian dalam panci, bukan dengan memanaskan pantat panci secara langsung.
Masukkan air dan beberapa tetes sabun cuci piring ke dalam panci, lalu panaskan sampai mendidih perlahan. Setelah beberapa menit, matikan kompor dan gunakan spatula kayu atau alat berbahan nonlogam untuk membantu melepaskan sisa makanan yang menempel.
Metode air dan sabun yang dipanaskan selama sekitar 5–10 menit direkomendasikan Good Housekeeping untuk noda gosong yang membandel pada panci stainless steel.
Cara ini tidak secara langsung membersihkan bagian bawah panci, tetapi dapat membantu mengatasi sisa gosong yang masih menempel pada bagian dalam sebelum pantat panci dibersihkan secara terpisah.
4. Gunakan pembersih khusus stainless steel untuk panci stainless
Jikalau pantat panci berbahan stainless steel dan kerak sudah berubah menjadi lapisan hitam tebal, pembersih khusus stainless steel dapat digunakan sebagai tahap lanjutan setelah kotoran dilunakkan.
Pastikan produk memang mencantumkan penggunaan untuk cookware atau peralatan masak, bukan sekadar pembersih permukaan stainless steel. Ikuti petunjuk pada kemasan dan gunakan spons atau alat gosok yang sesuai.
Untuk panci stainless steel, hindari steel wool atau bahan abrasif yang terlalu kasar karena dapat meninggalkan goresan.
Produk berbahan pemutih dan pembersih oven juga sebaiknya tidak digunakan pada stainless steel karena terlalu keras untuk permukaan panci.