Koper Preloved Tak Berakhir di Gudang, Bisa Disulap Jadi Bagian dari Ruang Kelas

Vania Rossa

Selasa, 22 September 2026 | 18:04 WIB
Koper Preloved Tak Berakhir di Gudang, Bisa Disulap Jadi Bagian dari Ruang Kelas
Ilustrasi koper. (dok. Samsonite)
baca 10 detik
  • Samsonite Indonesia menyelenggarakan program Luggage Trade-In dari tanggal 3 September hingga 11 Oktober 2026.
  • Program tersebut mengajak masyarakat mengumpulkan koper bekas untuk diolah kembali demi mendukung fasilitas pendidikan sekolah.
  • Pemanfaatan material koper tahun 2026 diarahkan pada inisiatif Breathable Classroom guna menciptakan lingkungan belajar yang nyaman.

Suara.com - Koper yang sudah tak lagi digunakan tak selalu harus berakhir di gudang atau tempat pembuangan. Dengan pengelolaan yang tepat, material dari koper bekas perjalanan masih bisa dimanfaatkan kembali untuk kebutuhan lain.

Gagasan inilah yang diangkat melalui program Samsonite Luggage Trade-In 2026. Program yang berlangsung 3 September hingga 11 Oktober 2026 tersebut kembali mengajak masyarakat mengumpulkan koper preloved untuk kemudian dimanfaatkan kembali.

Tahun ini, pemanfaatan material koper diarahkan untuk mendukung terciptanya lingkungan belajar yang lebih nyaman melalui inisiatif Breathable Classroom.

Sebelumnya, program serupa pada 2025 mengumpulkan 1.792 koper preloved dari 36 gerai di Indonesia. Material tersebut kemudian diolah menjadi Scholar Panel, yakni panel akustik yang dipasang di SDN Cipeujeh Wetan 03, Cirebon.

Panel tersebut membantu mengurangi tingkat kebisingan di ruang kelas, dari 92 desibel menjadi 50 desibel. Dengan kondisi ruang yang lebih tenang, proses belajar diharapkan dapat berlangsung lebih kondusif.

Tahun ini, konsep pemanfaatan kembali tersebut diperluas. Jika Scholar Panel berfokus pada persoalan kebisingan, Breathable Classroom memanfaatkan material koper preloved sebagai bagian dari sistem jendela sekolah untuk membantu menciptakan ruang belajar yang lebih nyaman di tengah paparan polusi udara.

Isu kualitas udara sendiri menjadi perhatian karena paparan polusi dapat berdampak pada kesehatan, termasuk fungsi kognitif anak. Kementerian Kesehatan melalui laman Ayo Sehat menyebut polusi udara dapat berdampak pada otak serta memengaruhi kemampuan belajar dan memori.

Temuan serupa juga terlihat dalam studi kohort yang dipublikasikan di PLOS Medicine pada 2015. Penelitian terhadap 2.715 anak dari 39 sekolah di Barcelona, Spanyol, menemukan bahwa anak-anak yang belajar di sekolah dengan tingkat polusi lalu lintas lebih tinggi menunjukkan perkembangan memori kerja dan perhatian yang lebih lambat dibandingkan anak yang berada di lingkungan dengan paparan lebih rendah.

Mengubah Fungsi, Memperpanjang Manfaat

baca juga

Bagi Samsonite Indonesia, pemanfaatan kembali koper preloved merupakan bagian dari upaya memperpanjang nilai guna material yang sudah tidak digunakan pemiliknya.

Country Head Samsonite Indonesia Nadya Pertiwi mengatakan, program tersebut tidak hanya ditujukan untuk memberikan kesempatan kepada pelanggan mengganti perlengkapan perjalanan, tetapi juga memastikan koper yang dikumpulkan dapat memberikan manfaat sosial.

“Bagi Samsonite, memperbarui perlengkapan perjalanan tidak harus mengakhiri nilai dari koper yang telah menemani berbagai perjalanan sebelumnya. Melalui Luggage Trade-In, kami ingin memberikan kesempatan kepada pelanggan untuk memilih produk yang sesuai dengan kebutuhan perjalanan berikutnya, sekaligus memastikan bahwa koper preloved dapat dikelola kembali untuk menghadirkan manfaat sosial yang lebih luas,” ujar Nadya.

Selain Scholar Panel dan Breathable Classroom, program ini sebelumnya juga dikaitkan dengan kolaborasi Water Guardian bersama Kitabisa yang menghadirkan sumur dan tangki air untuk mendukung akses air bersih bagi masyarakat di Yogyakarta.

Pada 2026, sebagian nilai dari transaksi dalam program Luggage Trade-In juga dialokasikan untuk mendukung komunitas yang membutuhkan.

Dengan demikian, sebuah koper yang telah menyelesaikan perjalanan bersama pemiliknya dapat memiliki fungsi baru. Bukan lagi sekadar barang bawaan, melainkan material yang kembali digunakan untuk mendukung kebutuhan di lingkungan lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ironi Buku Preloved Mahal: Saat Nilai Ekonomi Menggeser Nilai Literasi

Ironi Buku Preloved Mahal: Saat Nilai Ekonomi Menggeser Nilai Literasi

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 16:20 WIB

Tidak Harus Lulus Cepat: Fenomena Gap Year dan Pendidikan Non-Linear

Tidak Harus Lulus Cepat: Fenomena Gap Year dan Pendidikan Non-Linear

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:45 WIB

Bawa Koper Pink Bertuliskan BAP, Penyidik Polri Datangi Gedung Bundar Kejagung

Bawa Koper Pink Bertuliskan BAP, Penyidik Polri Datangi Gedung Bundar Kejagung

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 15:11 WIB

Terkini

Apa Saja Oli Alternatif untuk Yamaha Nmax Selain Yamalube? Bisa Dipakai di Aerox dan Lexi 155

Apa Saja Oli Alternatif untuk Yamaha Nmax Selain Yamalube? Bisa Dipakai di Aerox dan Lexi 155

Otomotif | Selasa, 22 September 2026 | 18:03 WIB

Indonesia Tahan Tanda Tangan ASEAN Power Grid, Bahlil: Belum Win-Win

Indonesia Tahan Tanda Tangan ASEAN Power Grid, Bahlil: Belum Win-Win

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 18:00 WIB

Rakyat Didorong Berwirausaha, Pungli Menghadang di Depan Mata

Rakyat Didorong Berwirausaha, Pungli Menghadang di Depan Mata

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 18:00 WIB

Avanza Tabrak 2 Motor di Kembangan, Pengemudi Disebut Malah Injak Pedal Gas

Avanza Tabrak 2 Motor di Kembangan, Pengemudi Disebut Malah Injak Pedal Gas

News | Selasa, 22 September 2026 | 17:58 WIB

Menkeu Suahasil: Impor Beras Ilegal Menodai Swasembada Pangan RI

Menkeu Suahasil: Impor Beras Ilegal Menodai Swasembada Pangan RI

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 17:52 WIB

Atribut Ojol Disalahgunakan untuk Kejahatan, Komunitas di Bekasi Minta Polisi Tindak Tegas!

Atribut Ojol Disalahgunakan untuk Kejahatan, Komunitas di Bekasi Minta Polisi Tindak Tegas!

News | Selasa, 22 September 2026 | 17:51 WIB

Saksi Sebut Pembagian Kuota Haji 50:50 Bukan Ide Yaqut Seorang Diri

Saksi Sebut Pembagian Kuota Haji 50:50 Bukan Ide Yaqut Seorang Diri

News | Selasa, 22 September 2026 | 17:47 WIB

Banjir Kritik Netizen, Drama The Scandal Dinilai Terlalu Fokus pada Adegan Intim

Banjir Kritik Netizen, Drama The Scandal Dinilai Terlalu Fokus pada Adegan Intim

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 17:46 WIB

Impor Pakaian Bekas Ilegal Tetap Marak, Dirjen Bea Cukai: Masyarakat Masih Mau Balpres

Impor Pakaian Bekas Ilegal Tetap Marak, Dirjen Bea Cukai: Masyarakat Masih Mau Balpres

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 17:43 WIB

Kasus Proyek PUTR, Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Ditahan KPK

Kasus Proyek PUTR, Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Ditahan KPK

Foto | Selasa, 22 September 2026 | 17:40 WIB

×