Dulu Harus ke Kedai, Kini Secangkir Kopi Bisa Menghampiri Konsumen Lewat Gerobak Listrik

Vania Rossa

Selasa, 29 September 2026 | 17:46 WIB
Dulu Harus ke Kedai, Kini Secangkir Kopi Bisa Menghampiri Konsumen Lewat Gerobak Listrik
Tiga pendiri Jago Coffee. (dok. ist)
baca 10 detik
  • Sejak beroperasi pada 2020, Jago Coffee mengembangkan bisnis kopi bergerak menggunakan gerobak listrik berteknologi dan aplikasi pemesanan.
  • Jago Coffee berhasil menghimpun pendanaan total lebih dari US$20 juta hingga mencapai valuasi sekitar US$63,5 juta pada Februari 2026.
  • Ketiga pendiri Jago Coffee terpilih sebagai Endeavor Entrepreneur di Montreal, Kanada, pada tanggal 17 September 2026.

Dari Dua Gerobak hingga Ekspansi Bisnis

Konsep tersebut membuat Jago Coffee berkembang dari bisnis dengan dua prototipe gerobak listrik menjadi perusahaan yang telah menghimpun pendanaan lebih dari US$20 juta.

Setelah pendanaan Seri B sebesar US$12,5 juta pada Februari 2026, valuasi Jago Coffee disebut mencapai sekitar US$63,5 juta.

Perkembangan tersebut juga membawa tiga pendirinya, Yoshua Tanu, Daniel Sidik, dan Christopher Oentojo, ke panggung internasional.

Ketiganya resmi tercatat sebagai Endeavor Entrepreneur Indonesia ke-117, ke-118, dan ke-119 setelah lolos International Selection Panel (ISP) Endeavor di Montreal, Kanada, pada 17 September 2026.

Seleksi tersebut menjadi bagian dari perjalanan ekspansi Jago Coffee sekaligus membuka akses terhadap jaringan mentor, entrepreneur, dan investor Endeavor di berbagai negara.

Bagi Yoshua, pengakuan tersebut memperkuat keyakinan bahwa model bisnis kopi yang mengandalkan mobilitas masih memiliki ruang untuk berkembang.

“Terpilihnya Jago dalam seleksi Endeavor memperkuat keyakinan kami bahwa model ini punya ruang untuk tumbuh jauh lebih besar,” katanya.

Di sisi lain, Managing Director Endeavor Indonesia Monika Rudijono mengatakan, terpilihnya ketiga pendiri Jago Coffee tidak semata karena pertumbuhan bisnis.

baca juga

Menurutnya, panelis juga melihat tim pendiri, model bisnis, strategi, eksekusi, serta peluang pasar yang dimiliki perusahaan.

“Yang meyakinkan panelis bukan semata angka pertumbuhan Jago Coffee, melainkan kombinasi tiga hal: tim founder yang tajam, visioner, dan sangat memahami bisnisnya; model bisnis yang kuat dengan strategi dan eksekusi yang solid; serta momentum dan peluang pasar yang membuka ruang pertumbuhan yang jauh lebih besar ke depannya,” ujar Monika.

Dari sisi konsumen, perkembangan ini menunjukkan satu hal sederhana: cara menikmati kopi ikut berubah.

Kopi tak selalu membutuhkan meja di kedai atau waktu khusus untuk nongkrong. Dengan dukungan teknologi dan model penjualan yang lebih mobile, secangkir kopi bisa datang lebih dekat dengan tempat orang bekerja, tinggal, atau beraktivitas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wamendag Soroti Kopi Indonesia yang Lebih Dikenal sebagai Java hingga Sumatra

Wamendag Soroti Kopi Indonesia yang Lebih Dikenal sebagai Java hingga Sumatra

Bisnis | Sabtu, 26 September 2026 | 14:15 WIB

Nyore di Kyfein.id: Spot Hidden Gem yang Nyaman buat Nongkrong dan WFC

Nyore di Kyfein.id: Spot Hidden Gem yang Nyaman buat Nongkrong dan WFC

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 13:10 WIB

Pagi Hari Nongkrong di Warkop, Mengapa Petani Bojonegoro Sering Dikira Pengangguran?

Pagi Hari Nongkrong di Warkop, Mengapa Petani Bojonegoro Sering Dikira Pengangguran?

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 11:58 WIB

Terkini

Endang Tirtana Soroti Tantangan Generasi Muda di Tengah Perkembangan AI

Endang Tirtana Soroti Tantangan Generasi Muda di Tengah Perkembangan AI

Jatim | Selasa, 29 September 2026 | 17:47 WIB

Siap-siap Uang Bulanan Bengkak, Harga BBM Pertamax Cs Akan Naik Sebentar Lagi

Siap-siap Uang Bulanan Bengkak, Harga BBM Pertamax Cs Akan Naik Sebentar Lagi

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 17:47 WIB

Dulu Harus ke Kedai, Kini Secangkir Kopi Bisa Menghampiri Konsumen Lewat Gerobak Listrik

Dulu Harus ke Kedai, Kini Secangkir Kopi Bisa Menghampiri Konsumen Lewat Gerobak Listrik

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 17:46 WIB

Korupsi MBG Rugikan Negara Rp10 Triliun, Kejagung Belum Periksa Eks Kepala BGN Nanik S Deyang

Korupsi MBG Rugikan Negara Rp10 Triliun, Kejagung Belum Periksa Eks Kepala BGN Nanik S Deyang

News | Selasa, 29 September 2026 | 17:46 WIB

Kejagung Tetapkan Kolonel Budi Utomo Tersangka Korupsi MBG

Kejagung Tetapkan Kolonel Budi Utomo Tersangka Korupsi MBG

News | Selasa, 29 September 2026 | 17:44 WIB

ASUS ExpertBook P3 G1 Hadir, Laptop Bisnis Intel Core Ultra Mulai Rp14 Jutaan

ASUS ExpertBook P3 G1 Hadir, Laptop Bisnis Intel Core Ultra Mulai Rp14 Jutaan

Tekno | Selasa, 29 September 2026 | 17:44 WIB

Wonderland Hadir di Jambi, Pilihan Rekreasi Keluarga di Tengah Kawasan Hijau

Wonderland Hadir di Jambi, Pilihan Rekreasi Keluarga di Tengah Kawasan Hijau

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 17:44 WIB

Rupiah Balik Rp18.000, Warga Mulai Ramai-Ramai Jual Dolar

Rupiah Balik Rp18.000, Warga Mulai Ramai-Ramai Jual Dolar

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 17:41 WIB

Mengenang Anthonius: Selamatkan Ratusan Nyawa Penumpang Pesawat di Palu

Mengenang Anthonius: Selamatkan Ratusan Nyawa Penumpang Pesawat di Palu

Sulsel | Selasa, 29 September 2026 | 17:40 WIB

Direproduksi Antar Generasi, 200 Lebih Kasus Bullying Terjadi di Kota Jogja

Direproduksi Antar Generasi, 200 Lebih Kasus Bullying Terjadi di Kota Jogja

Jogja | Selasa, 29 September 2026 | 17:37 WIB

×