- Noda minyak yang sudah kering memang lebih sulit dibersihkan.
- Ada beberapa cara untuk mengangkat bekas minyak dari serat kain.
- Simak langkahnya agar noda tidak semakin membandel.
Suara.com - Noda minyak dan lemak makanan yang menempel di baju umumnya sulit dihilangkan. Masalah ini cukup sering terjadi, terutama ketika noda tidak segera dibersihkan dan akhirnya mengering di permukaan kain.
Semakin lama noda dibiarkan, semakin sulit pula mengembalikan tampilan pakaian seperti semula. Minyak yang sudah meresap ke dalam serat kain juga dapat meninggalkan bekas yang tetap terlihat meski pakaian sudah dicuci.
Kondisi tersebut membuat noda minyak yang sudah kering terasa lebih sulit ditangani.
Meski begitu, ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk membersihkannya dengan langkah yang tepat tanpa membuat kain menjadi rusak.
Makan atau memasak sering kali meninggalkan noda yang tidak sengaja menempel di pakaian. Di antara berbagai jenis noda, minyak dan lemak termasuk yang cukup sulit dibersihkan ketika sudah mengering.

1. Gunakan Sabun Cuci Piring
Sabun cuci piring dapat digunakan untuk membantu meluruhkan sisa minyak yang menempel pada serat pakaian. Bahan ini bisa menjadi pilihan untuk noda makanan berminyak yang sudah mengering.
Oleskan sedikit sabun cuci piring pada bagian yang terkena noda, kemudian ratakan secara perlahan. Diamkan selama sekitar 10–15 menit agar sabun bekerja sebelum pakaian dicuci.
Setelah itu, bilas dan cuci pakaian menggunakan deterjen seperti biasa. Untuk pakaian berwarna atau berbahan khusus, sebaiknya coba terlebih dahulu pada bagian kain yang tersembunyi.
2. Manfaatkan Baking Soda
Baking soda juga dapat dicoba untuk menangani noda minyak dan lemak makanan yang sudah kering. Bahan ini dapat membantu mengangkat sisa kotoran yang menempel pada permukaan kain.
Taburkan baking soda secukupnya pada bagian yang bernoda. Tambahkan sedikit air hingga membentuk pasta, lalu gosok perlahan menggunakan jari atau sikat berbulu lembut.
Diamkan selama sekitar 15–30 menit sebelum dibilas. Setelah itu, cuci pakaian menggunakan deterjen dan periksa kembali bagian yang sebelumnya terkena noda.
3. Oleskan Deterjen Cair Langsung pada Noda
Deterjen cair dapat diaplikasikan langsung pada bagian pakaian yang terkena minyak sebelum proses pencucian. Cara ini membuat bahan pembersih bekerja lebih terfokus pada area yang bermasalah.
Tuangkan sedikit deterjen cair pada noda, kemudian ratakan menggunakan jari. Diamkan selama beberapa menit agar deterjen dapat melonggarkan sisa minyak yang menempel.
Setelah itu, cuci pakaian sesuai petunjuk pada label. Jangan langsung mengeringkan atau menyetrika pakaian jika noda masih terlihat.
4. Gunakan Tepung Maizena
Tepung maizena dapat dicoba untuk menyerap sisa minyak pada pakaian. Cara ini terutama dapat digunakan ketika bagian kain masih terasa berminyak meskipun nodanya sudah mengering.
Taburkan maizena pada area yang terkena noda dan diamkan selama beberapa waktu. Setelah itu, bersihkan tepung menggunakan sikat lembut atau kain bersih.
Lanjutkan dengan mengoleskan deterjen pada bagian tersebut sebelum pakaian dicuci. Periksa hasilnya setelah proses pencucian selesai.
5. Coba Larutan Cuka Putih
Cuka putih dapat digunakan sebagai bahan tambahan dalam proses membersihkan pakaian, tetapi penggunaannya perlu disesuaikan dengan jenis kain.
Campurkan cuka putih dengan air, kemudian aplikasikan sedikit larutan pada area yang bernoda. Diamkan sebentar sebelum dibilas dan dilanjutkan dengan pencucian menggunakan deterjen.
Sebaiknya lakukan uji coba pada bagian kain yang tidak terlihat terlebih dahulu. Langkah ini penting untuk memastikan larutan tidak memengaruhi warna atau kondisi bahan pakaian.
6. Rendam Sebelum Dicuci
Noda minyak dan lemak makanan yang sudah lama mengering mungkin membutuhkan proses lebih panjang. Merendam pakaian sebelum dicuci dapat membantu melonggarkan kotoran yang menempel pada serat kain.
Gunakan air dan deterjen sesuai petunjuk produk. Rendam pakaian selama beberapa waktu, kemudian kucek perlahan bagian yang terkena noda.
Hindari merendam terlalu lama jika label pakaian tidak menyarankannya. Beberapa jenis kain dan warna dapat berubah apabila terlalu lama terkena air atau deterjen.
7. Ulangi Pembersihan jika Noda Belum Hilang
Noda minyak dan lemak makanan yang sudah kering tidak selalu hilang dalam satu kali pencucian. Jika bekasnya masih terlihat, proses pembersihan dapat dilakukan kembali menggunakan metode yang sama.
Setelah pakaian dicuci, periksa bagian bernoda sebelum dijemur atau terkena panas. Jika masih ada bekas minyak, ulangi proses pembersihan terlebih dahulu.
Hindari menyetrika atau memasukkan pakaian ke mesin pengering ketika noda belum hilang. Suhu panas berpotensi membuat noda semakin sulit dibersihkan.