-
Cuci muka pakai sabun pagi hari meluruhkan minyak dan sisa krim.
-
Ahli sarankan cuci muka pakai sabun maksimal dua kali dalam sehari.
-
Pilih sabun pembersih lembut agar kelembapan alami kulit tetap terjaga.
Suara.com - Saat bangun tidur di pagi hari, banyak orang masih bingung soal perlu atau tidak membasuh wajah menggunakan sabun cuci muka.
Sejumlah orang memilih langsung cuci muka pakai sabun agar wajah lebih segar sekaligus menghilangkan sisa minyak di wajah.
Di sisi lain, ada pula yang memilih tidak cuci muka pakai sabun karena merasa wajah masih bersih atau lebih glowing saat bangun tidur.
Mereka beranggapan cuci muka saat bangun tidur cukup dengan air saja agar kelembapan alami kulit tidak hilang.
Lantas, sebenarnya manakah metode yang paling tepat menurut kacamata medis?

Bagi kelompok yang memilih tidak menggunakan sabun, alasannya cukup masuk akal.
Mereka merasa rutinitas double cleansing atau pembersihan maksimal sudah tuntas dilakukan pada malam hari sebelum tidur.
Logikanya, saat tidur di dalam kamar, wajah tidak terpapar debu jalanan atau polusi ekstrem.
Penggunaan sabun pencuci muka di pagi hari justru dikhawatirkan dapat melucuti minyak alami (sebum) yang berfungsi melindungi lapisan pelindung kulit (skin barrier), sehingga memicu kulit menjadi dehidrasi dan kering.
Pandangan ini dibenarkan oleh asisten profesor klinis dermatologi di Fakultas Kedokteran University of Miami, dr. Todd Minars, MD.
Menurutnya, ritual mencuci muka di malam hari jauh lebih krusial dibandingkan pagi hari.
Jika Anda sudah memastikan tidur dalam kondisi wajah bersih bebas riasan dan debu, mencuci muka secara mendalam di pagi hari sebenarnya tidak selalu dibutuhkan, kecuali jika Anda memiliki masalah kulit tertentu.
Namun, sudut pandang berbeda diungkapkan oleh para ahli kulit lainnya. Menempelkan wajah di bantal selama berjam-jam bukan berarti kulit Anda bebas dari kotoran.
Bakteri pada sarung bantal, debu ruangan, hingga produksi minyak alami tetap terjadi saat tidur.
Dokter spesialis kulit, dr. Kevin Maharis, mengingatkan pentingnya membersihkan wajah dengan sabun di pagi hari, terutama bagi Anda yang rutin memakai perawatan malam.
Sisa krim malam yang masih menempel dan tidak dibersihkan dengan sabun berisiko memicu iritasi ketika kulit nantinya terpapar sinar matahari.
Selain itu, kulit yang menyerap kotoran ruangan dan memproduksi minyak semalaman bisa memicu timbulnya jerawat jika tidak dibersihkan secara tuntas.
Dokter lainnya beranggapan, sabun cuci muka tetap dianjurkan terutama bila Anda berencana mengaplikasikan skincare pagi seperti pelembap dan sunscreen.
Membasuh dengan air saja dinilai tidak cukup untuk meluruhkan minyak. Akibatnya, produk skincare pagi yang Anda gunakan tidak akan meresap maksimal ke dalam kulit.
Namun, Anda yang enggan memakai sabun di pagi hari bisa membersihkan wajah terlebih dahulu menggunakan pembersih lembut seperti micellar water sebelum membilasnya dengan air.
Berapa Kali Harus Cuci Muka dalam Sehari?
Meski membersihkan wajah itu penting, bukan berarti Anda boleh mencuci muka berlebihan.
Sering mencuci muka dengan sabun justru memicu efek bumerang, seperti kulit yang semakin kering, iritasi, hingga memicu produksi minyak berlebih penyebab jerawat.
Para ahli dermatologi umumnya merekomendasikan cuci muka menggunakan sabun maksimal dua kali dalam sehari, yakni:
- Pagi hari: Tepat setelah bangun tidur untuk menyegarkan wajah dan mengangkat kotoran semalaman sebelum memakai skincare.
- Malam hari: Menurut Direktur Penelitian Kosmetik dan Klinis Mount Sinai Hospital New York, Joshua Zeichner, cuci muka malam hari bisa dilakukan lebih awal tepatnya setelah matahari terbenam atau selepas beraktivitas tanpa harus menunggu tepat sebelum jam tidur, guna melindungi kulit dari kerusakan secara optimal.
Pengecualian berlaku jika Anda beraktivitas berat di luar ruangan hingga berkeringat banyak, mencuci muka untuk ketiga kalinya masih diperbolehkan asalkan tidak dijadikan kebiasaan harian.
Artinya, cuci muka pakai sabun di pagi hari tetap sangat disarankan, terutama bagi pemilik kulit berminyak, berjerawat, atau rutin memakai krim malam.
Kuncinya ada pada pemilihan formula pembersih yang lembut (gentle) dan sesuai dengan tipe kulit Anda agar wajah tetap bersih tanpa terasa tertarik.