Apa Jabatan Inayah Wahid di Greenpeace? Punya Peran Penting di Aksi Bundaran HI

Farah Nabilla

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:02 WIB
Apa Jabatan Inayah Wahid di Greenpeace? Punya Peran Penting di Aksi Bundaran HI
Inayah Wahid. (YouTube/Kaesang Pangarep by GK Hebat)
baca 10 detik
  • Inayah Wahid menjabat sebagai anggota Dewan Pengawas Greenpeace Indonesia pada peristiwa aksi 20 Oktober 2026.
  • Inayah membantu proses lobi dari jarak jauh untuk membebaskan aktivis yang ditahan di Bundaran HI Jakarta.
  • Aksi pembentangan spanduk kritik pemerintah tersebut dilakukan murni oleh para aktivis di lapangan.

Suara.com - Nama putri bungsu Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Inayah Wahid, menjadi sorotan setelah mengungkapkan keterlibatannya dalam aksi pembentangan spanduk di Patung Selamat Datang, Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, pada 20 Oktober 2026.

Inayah Wahid tercatat sebagai anggota Dewan Pengawas Greenpeace Indonesia. Ia bukan bagian dari kelompok aktivis yang bertugas memasang spanduk di atas patung dalam aksi tersebut.

Melalui akun X, Inayah menjelaskan bahwa perannya dalam peristiwa itu sebatas membantu melobi agar para aktivis yang ditahan dapat dibebaskan. Ia juga menegaskan bahwa dirinya tidak terlibat langsung dalam pemasangan spanduk.

“Perlu dijelaskan bhw saya bkn orang yg berperan dlm pemasangan spanduk, itu murni kerja keras teman2 @GreenpeaceID itu bkn credit saya. Sbg anggota dewan GPI saya cm membantu melobby agar2 teman2 dibebaskan pd saat ditahan, itupun dr jauh krn saya sdg diluar kota,” tulis Inayah.

Pernyataan tersebut memperjelas perbedaan peran Inayah dengan para aktivis yang melakukan aksi langsung di Bundaran HI.

Sejumlah ktivis Greenpeace Indonesia membentangkan dua spanduk raksasa dari puncak Patung Selamat Datang di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa (20/10/2026). Spanduk itu berisi tulisan protes terhadap pemerintahan Prabowo-Subianto yang membiarkan krisis ekologi serta krisis ekonomi. [Odi Putera/Greenpeace]
Sejumlah ktivis Greenpeace Indonesia membentangkan dua spanduk raksasa dari puncak Patung Selamat Datang di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa (20/10/2026). Spanduk itu berisi tulisan protes terhadap pemerintahan Prabowo-Subianto yang membiarkan krisis ekologi serta krisis ekonomi. [Odi Putera/Greenpeace]

Lantas, apa jabatan Inayah Wahid di Greenpeace Indonesia dan apa tugas Dewan Pengawas dalam organisasi tersebut?

Jabatan Inayah Wahid di Greenpeace Indonesia

Berdasarkan laman resmi Greenpeace Indonesia, Inaya Wulandari Wahid tercantum sebagai anggota Dewan Pengawas. Dewan tersebut dipimpin oleh Arimbi Heroepoetri yang menjabat sebagai ketua.

Sementara itu, Badan Pengurus Greenpeace Indonesia dipimpin oleh Wahyu Dhyatmika sebagai ketua.

Susunan organisasi ini menunjukkan bahwa Dewan Pengawas dan Badan Pengurus merupakan dua unsur yang berbeda dalam struktur Greenpeace Indonesia.

baca juga

Dengan demikian, jabatan resmi Inayah adalah anggota Dewan Pengawas Greenpeace Indonesia, bukan ketua organisasi maupun koordinator aksi pembentangan spanduk di Bundaran HI.

Apa Tugas Dewan Pengawas Greenpeace Indonesia?

Dewan Pengawas merupakan bagian dari struktur organisasi Greenpeace Indonesia yang menjalankan fungsi pengawasan. Dalam susunan kepengurusan resminya, Greenpeace Indonesia juga mencantumkan Rapat Anggota sebagai otoritas tertinggi organisasi serta Badan Pengurus sebagai unsur tersendiri.

Secara umum, fungsi pengawasan organisasi berkaitan dengan pemantauan tata kelola dan pelaksanaan tanggung jawab organisasi sesuai ketentuan yang berlaku. Namun, rincian tugas setiap anggota Dewan Pengawas perlu merujuk pada aturan internal Greenpeace Indonesia.

Jabatan tersebut juga perlu dibedakan dari peran pelaksana kampanye di lapangan.

Tidak semua orang yang menjadi bagian dari organisasi lingkungan harus terlibat langsung dalam demonstrasi atau aksi publik.

Dalam kasus aksi di Bundaran HI, Inayah secara terbuka menyebut dirinya hanya membantu melakukan lobi untuk mendukung pembebasan rekan-rekannya yang ditahan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aksi Greenpeace di Bundaran HI: Alarm Darurat Krisis Iklim yang Kian Mengimpit Rakyat

Aksi Greenpeace di Bundaran HI: Alarm Darurat Krisis Iklim yang Kian Mengimpit Rakyat

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 17:12 WIB

Pakar UGM Kritik Polisi Copot Spanduk Greenpeace: Antikritik dan Tebang Pilih

Pakar UGM Kritik Polisi Copot Spanduk Greenpeace: Antikritik dan Tebang Pilih

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:13 WIB

Di Balik Aksi Greenpeace di Bundaran HI: Mengapa Dibawa ke Polda dan Bagaimana Aturan Hukumnya?

Di Balik Aksi Greenpeace di Bundaran HI: Mengapa Dibawa ke Polda dan Bagaimana Aturan Hukumnya?

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 07:25 WIB

Terkini

Apa Jabatan Inayah Wahid di Greenpeace? Punya Peran Penting di Aksi Bundaran HI

Apa Jabatan Inayah Wahid di Greenpeace? Punya Peran Penting di Aksi Bundaran HI

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:02 WIB

10 Website Freelancer Remote dengan Gaji Dolar, Bisa Dilamar Tanpa Syarat Ijazah

10 Website Freelancer Remote dengan Gaji Dolar, Bisa Dilamar Tanpa Syarat Ijazah

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:01 WIB

Kualitas Udara Jakarta Jadi Sorotan Saat Jakarta Marathon 2026, Begini Kata Pramono Anung

Kualitas Udara Jakarta Jadi Sorotan Saat Jakarta Marathon 2026, Begini Kata Pramono Anung

Jakarta | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:00 WIB

Strategi Perum Jasa Tirta II Jaga Pasokan Air ke Sawah saat Kemarau

Strategi Perum Jasa Tirta II Jaga Pasokan Air ke Sawah saat Kemarau

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:54 WIB

JK di Yale: Kemanusiaan Harus Melampaui Batas Negara

JK di Yale: Kemanusiaan Harus Melampaui Batas Negara

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:50 WIB

Begini Kinerja IHSG Selama Sepekan, Setelah BEI Tendang Saham HSC

Begini Kinerja IHSG Selama Sepekan, Setelah BEI Tendang Saham HSC

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:48 WIB

BNPB Geser Armada Pemadam Karhutla dari Kalimantan ke Jawa Timur, Ini Alasannya

BNPB Geser Armada Pemadam Karhutla dari Kalimantan ke Jawa Timur, Ini Alasannya

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:38 WIB

Apakah Sunscreen Spray Skintific Merusak Makeup? Ini Penjelasannya

Apakah Sunscreen Spray Skintific Merusak Makeup? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:24 WIB

Cara Mengatasi Kulit Mengelupas dan Pecah Saat Pakai Bedak Padat

Cara Mengatasi Kulit Mengelupas dan Pecah Saat Pakai Bedak Padat

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:22 WIB

Dosen UIN Alauddin Makassar Jadi Dosen Tamu di AS, Bahas Dialog Antaragama

Dosen UIN Alauddin Makassar Jadi Dosen Tamu di AS, Bahas Dialog Antaragama

Sulsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:17 WIB

×