Bikin Konten hingga Layani Pelanggan, UMKM Masa Kini Mulai Manfaatkan AI

Vania Rossa

Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:05 WIB
Bikin Konten hingga Layani Pelanggan, UMKM Masa Kini Mulai Manfaatkan AI
Ilustrasi pelaku umkm perempuan. (Dok. Ist)
baca 10 detik
  • Sebanyak 36,8 persen pelaku UMKM di Indonesia telah memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan untuk pemasaran dan layanan pelanggan.
  • Survei Lalamove tahun 2026 mencatat sebanyak 50,5 persen responden merasa optimistis terhadap prospek bisnis nasional pada tahun 2027.
  • Sekitar 60,7 persen responden menyatakan peningkatan kebutuhan layanan pengiriman barang ke beberapa titik tujuan yang berbeda.

Suara.com - Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia mulai memanfaatkan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) untuk mendukung aktivitas bisnis sehari-hari, mulai dari membuat konten pemasaran hingga melayani pelanggan.

Survei UMKM 2026 yang dilakukan Lalamove terhadap lebih dari 300 pelaku UMKM pengguna layanannya menunjukkan, sebanyak 36,8 persen responden telah menggunakan AI untuk kebutuhan bisnis.

Sementara itu, 29,6 persen lainnya belum menggunakan teknologi tersebut, tetapi sedang mempertimbangkannya.

Pemasaran dan pembuatan konten menjadi bidang yang paling banyak memanfaatkan AI, dengan persentase mencapai 42,6 persen. Adapun 23,5 persen responden menggunakan teknologi tersebut untuk mendukung layanan pelanggan dan komunikasi.

Temuan ini memperlihatkan bahwa pemanfaatan AI mulai menjadi salah satu pilihan bagi pelaku usaha untuk menunjang kegiatan bisnis, terutama dalam pekerjaan yang berkaitan dengan pemasaran dan interaksi dengan pelanggan.

UMKM Optimistis Menatap 2027

Di tengah perkembangan teknologi dan perubahan kebutuhan pasar, pelaku UMKM juga menunjukkan optimisme terhadap prospek bisnis ke depan.

Survei tersebut mencatat 50,5 persen responden optimistis terhadap prospek bisnis Indonesia pada 2027. Sementara itu, 30,3 persen lainnya memilih bersikap hati-hati.

Meski demikian, pelaku usaha tetap memperhatikan pengeluaran operasional. Sebanyak 50,5 persen responden memperkirakan biaya transportasi dan logistik akan relatif stabil, sedangkan 37,6 persen memperkirakan biaya tersebut meningkat.

baca juga

Managing Director Lalamove Indonesia Andito B. Prakoso mengatakan, pelaku UMKM perlu beradaptasi dengan perubahan perilaku pelanggan dan dinamika operasional bisnis.

Menurut dia, fleksibilitas pengiriman menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan agar pelaku usaha dapat merespons kebutuhan pelanggan yang semakin beragam.

Kebutuhan Pengiriman Ikut Berubah

Selain pemanfaatan teknologi, survei tersebut menemukan perubahan kebutuhan pengiriman di kalangan UMKM.

Sebanyak 60,7 persen responden menyatakan semakin membutuhkan pengiriman ke beberapa titik tujuan. Sementara itu, 43,3 persen membutuhkan layanan pengiriman di luar jam operasional atau dengan waktu yang lebih fleksibel.

Kebutuhan ini antara lain dipengaruhi oleh ekspektasi pelanggan terhadap layanan yang lebih cepat, sebagaimana dinyatakan oleh 36,3 persen responden.

Selain itu, 34,3 persen responden menyebut peningkatan jumlah pesanan pelanggan sebagai salah satu faktor yang memengaruhi kebutuhan pengiriman.

Pemasaran dan Modal Masih Dibutuhkan

Pengembangan bisnis UMKM tidak hanya bergantung pada pemanfaatan teknologi dan kelancaran pengiriman. Dukungan pemasaran, akses pembiayaan, serta kesempatan memperluas jejaring bisnis juga menjadi kebutuhan pelaku usaha.

Dalam survei yang sama, sebanyak 21,9 persen responden menilai dukungan pemasaran dan promosi bermanfaat bagi pengembangan usaha.

Berikutnya, 20,4 persen responden menyoroti akses pembiayaan, sedangkan 14,4 persen menilai peluang membangun jejaring bisnis sebagai bentuk dukungan yang dibutuhkan.

Di sisi operasional, Lalamove menyediakan layanan pengiriman sesuai kebutuhan pengguna, termasuk pengiriman ke beberapa tujuan dan layanan di luar jam operasional.

Beragam kebutuhan tersebut menunjukkan bahwa pelaku UMKM menghadapi tantangan yang tidak hanya berkaitan dengan pemasaran dan pemanfaatan teknologi, tetapi juga kemampuan menjaga efisiensi serta menyesuaikan operasional dengan permintaan pelanggan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

AI Mulai Masuk Ruang Kelas, Guru Harus Ajarkan Siswa Cara Cek Fakta

AI Mulai Masuk Ruang Kelas, Guru Harus Ajarkan Siswa Cara Cek Fakta

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:36 WIB

Kemendagri Koordinasikan Pemulihan Pascabencana Sumatera, Infrastruktur dan UMKM Jadi Prioritas

Kemendagri Koordinasikan Pemulihan Pascabencana Sumatera, Infrastruktur dan UMKM Jadi Prioritas

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:19 WIB

MotoGP Mandalika 2026 Catat Dampak Ekonomi Rp5,2 Triliun

MotoGP Mandalika 2026 Catat Dampak Ekonomi Rp5,2 Triliun

Video | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Terkini

Ulasan Novel Festival Hujan, Belajar Menerima Diri dari Sebuah Kehilangan

Ulasan Novel Festival Hujan, Belajar Menerima Diri dari Sebuah Kehilangan

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Igor Tolic Ungkap Rahasia Persib Bandung Sapu Bersih Tiga Laga di ACL 2

Igor Tolic Ungkap Rahasia Persib Bandung Sapu Bersih Tiga Laga di ACL 2

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:56 WIB

Diduga Bawa Petasan dan Sajam Saat Demo 28 Oktober, 19 Orang Ditangkap Polisi

Diduga Bawa Petasan dan Sajam Saat Demo 28 Oktober, 19 Orang Ditangkap Polisi

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:55 WIB

Urutan Skincare Hanasui Pagi dan Malam untuk Kencangkan Wajah di Usia 40 Tahun

Urutan Skincare Hanasui Pagi dan Malam untuk Kencangkan Wajah di Usia 40 Tahun

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:54 WIB

Daftar Pasangan Shio yang Pantang Menikah Menurut Feng Shui, Konon Sering Bentrok

Daftar Pasangan Shio yang Pantang Menikah Menurut Feng Shui, Konon Sering Bentrok

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:51 WIB

Cerita Petani Uma Palak Menarik Perhatian Delegasi ASCOPE

Cerita Petani Uma Palak Menarik Perhatian Delegasi ASCOPE

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:50 WIB

Piala Panglima TNI Esports Championship 2026 Dorong Pembinaan Atlet dari Daerah hingga Nasional

Piala Panglima TNI Esports Championship 2026 Dorong Pembinaan Atlet dari Daerah hingga Nasional

Sumut | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:47 WIB

Disabilitas di Bawah Umur Hamil 7 Bulan di Maros, Pelaku 7 Kakek-kakek Belum Ditangkap

Disabilitas di Bawah Umur Hamil 7 Bulan di Maros, Pelaku 7 Kakek-kakek Belum Ditangkap

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:46 WIB

Forum ASCOPE ke-51 Sepakati Penguatan Arsitektur Energi ASEAN Untuk Generasi Mendatang

Forum ASCOPE ke-51 Sepakati Penguatan Arsitektur Energi ASEAN Untuk Generasi Mendatang

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:46 WIB

Perjalanan Alvin Tedjo, WNI Keturunan Minang Jadi Wali Kota di Kanada

Perjalanan Alvin Tedjo, WNI Keturunan Minang Jadi Wali Kota di Kanada

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:45 WIB

×