- Korea Tourism Organization Jakarta menyelenggarakan Korea Beauty & Health Mart 2026 di Fairmont Hotel Jakarta pada 29–30 Oktober 2026.
- Acara ini mempertemukan pengunjung Indonesia dengan 20 institusi Korea untuk berkonsultasi mengenai layanan kesehatan, kecantikan, dan wellness.
- Kegiatan tersebut bertujuan memperluas informasi wisata medis serta membuka peluang kerja sama bisnis antara kedua negara.
Suara.com - Tren wisata ke Korea Selatan kini tak hanya berkaitan dengan budaya K-Pop, drama Korea, atau berburu kuliner. Negeri Ginseng itu juga semakin dikenal sebagai salah satu tujuan wisata kesehatan dan kecantikan, mulai dari perawatan kulit, bedah plastik, pemeriksaan kesehatan, hingga pengalaman wellness yang mendukung gaya hidup sehat.
Ketertarikan masyarakat Indonesia terhadap berbagai perawatan kecantikan ala Korea turut membuka peluang bagi industri medical tourism, yakni perjalanan ke luar negeri yang dilakukan untuk mendapatkan layanan kesehatan maupun kecantikan.
Namun, merencanakan perawatan di negara lain tentu membutuhkan informasi yang jelas, mulai dari pilihan layanan, prosedur, hingga dukungan perjalanan. Kini, masyarakat Indonesia memiliki kesempatan untuk mengenal lebih dekat layanan tersebut tanpa harus terlebih dahulu terbang ke Korea Selatan.
Korea Tourism Organization (KTO) Jakarta menghadirkan Korea Beauty & Health Mart 2026 pada 29–30 Oktober 2026 di Fairmont Hotel Jakarta.
Mengusung tema “Beyond Beauty, Towards Better Living”, acara ini mempertemukan masyarakat dan pelaku industri Indonesia dengan penyedia layanan kesehatan, kecantikan, dan wellness dari Korea.
Acara tersebut menghadirkan 20 institusi dan perusahaan Korea, termasuk rumah sakit, klinik, serta penyedia layanan medical tourism. Pengunjung dapat memperoleh informasi mengenai berbagai layanan, seperti pemeriksaan kesehatan menyeluruh (medical check-up), bedah plastik, dermatologi, kesehatan wanita, perawatan mata, hingga kesehatan gigi.
Executive Director of International Tourism Content Department, Han Yeo Ok, mengatakan kegiatan ini dirancang untuk mendekatkan masyarakat Indonesia dengan penyedia layanan di Korea melalui konsultasi secara langsung.
“Melalui Korea Beauty & Health Mart 2026, kami ingin memberikan kesempatan bagi masyarakat Indonesia untuk mengenal lebih dekat berbagai layanan kesehatan dan kecantikan dari Korea melalui konsultasi langsung dengan institusi dan perusahaan Korea,” ujar Han Yeo Ok.
Ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya memperluas informasi mengenai Korea sebagai destinasi wisata kecantikan dan kesehatan, tetapi juga membuka peluang kerja sama yang lebih luas antara pelaku industri Indonesia dan Korea.
Salah satu hal menarik dari acara ini adalah kesempatan untuk mengenal teknologi kecantikan dan kesehatan melalui pengalaman interaktif.
Pengunjung dapat mencoba AI Skin Analysis, yaitu analisis kulit berbasis pencitraan tiga dimensi, untuk mengenal teknologi yang digunakan dalam evaluasi kondisi kulit.
Ada pula pemindaian tubuh menggunakan perangkat Quantum Resonance Magnetic, lokakarya pembuatan parfum dengan pilihan aroma yang terinspirasi dari destinasi di Korea, serta sesi sound healing yang menawarkan pengalaman relaksasi.
Rangkaian aktivitas tersebut memberikan gambaran bahwa daya tarik wisata kesehatan Korea tidak hanya berpusat pada tindakan medis atau prosedur estetika. Pengalaman perawatan diri dan wellness juga menjadi bagian dari pendekatan yang diperkenalkan kepada pengunjung.
Meski demikian, hasil analisis kulit maupun pemindaian tubuh selama acara perlu dipahami sebagai sarana pengenalan teknologi, bukan pengganti pemeriksaan atau diagnosis dari tenaga medis profesional.
Korea Beauty & Health Mart 2026 juga memberi ruang bagi masyarakat untuk mencari informasi awal sebelum mempertimbangkan perawatan di Korea.
Melalui pertemuan dengan rumah sakit, klinik, dan penyedia layanan medical tourism, pengunjung dapat mendiskusikan pilihan perawatan serta memahami dukungan yang mungkin tersedia, termasuk koordinasi konsultasi dan pengaturan perjalanan pasien internasional.
Selain untuk masyarakat umum, acara ini membuka peluang kerja sama melalui program business-to-business (B2B). Rumah sakit, klinik kecantikan, agen perjalanan, distributor, dan perusahaan terkait dari Indonesia dapat bertemu dengan calon mitra Korea melalui sesi business matching dan pertemuan terarah.
Pembahasan kerja sama mencakup pengembangan paket wisata kesehatan, rujukan pasien, pengenalan teknologi dan produk, pelatihan profesional, hingga pengembangan jaringan layanan.
Rangkaian kegiatan B2B turut dilengkapi pertemuan dengan calon mitra dan gala dinner untuk memperkuat hubungan antarpelaku industri.
Kehadiran Korea Beauty & Health Mart 2026 menjadi kesempatan bagi masyarakat Indonesia untuk mengenal pilihan layanan kesehatan dan kecantikan Korea dengan akses informasi yang lebih dekat.
Bagi yang tertarik menjajaki perawatan di luar negeri, konsultasi langsung dapat menjadi langkah awal untuk memahami prosedur, kebutuhan, dan hal-hal yang perlu dipertimbangkan sebelum mengambil keputusan.
Dengan semakin beragamnya pilihan layanan yang diperkenalkan, wisata ke Korea Selatan kini dapat dilihat dari perspektif yang lebih luas, bukan hanya sebagai perjalanan liburan, tetapi juga kesempatan mengenal layanan kesehatan, kecantikan, dan wellness secara lebih mendalam.