- Ortuseight Hyperblast 3.0 seharga Rp749.000 berbobot 271 gram menggunakan teknologi CumulusFoam dan upper Jacquard Mesh.
- Specs Airglide ditawarkan dengan harga lebih terjangkau sekitar Rp359.000 sebagai alternatif bagi pelari pemula.
- Pemilihan sepatu lari ini bergantung pada anggaran, spesifikasi teknologi bantalan, serta kebutuhan latihan pelari.
Suara.com - Memilih sepatu lari tidak cukup hanya melihat desain dan merek. Kenyamanan bantalan, bobot sepatu, fleksibilitas sol, hingga karakter pijakan juga perlu diperhatikan agar aktivitas lari terasa lebih nyaman.
Dua sepatu lari lokal yang bisa masuk pertimbangan adalah Ortuseight Hyperblast 3.0 dan Specs Airglide. Keduanya ditujukan untuk aktivitas lari, tetapi memiliki perbedaan dari segi teknologi, karakter bantalan, dan harga.
Ortuseight Hyperblast 3.0 mengandalkan teknologi CumulusFoam dengan karakter cushioning ultra responsive. Sementara itu, Specs Airglide menjadi alternatif dengan harga yang lebih terjangkau bagi pelari yang ingin mulai rutin berolahraga.
Lantas, apa perbedaan Ortuseight Hyperblast dan Specs Airglide? Mana yang lebih cocok untuk jogging, latihan harian, atau lari jarak jauh?
Perbedaan Cushioning dan Kenyamanan
Salah satu aspek penting dalam memilih sepatu lari adalah cushioning atau bantalan pada bagian midsole. Komponen ini membantu meredam benturan ketika kaki menyentuh permukaan jalan.

Ortuseight Hyperblast 3.0 menggunakan midsole Compression Phylon yang dipadukan dengan teknologi CumulusFoam.
CumulusFoam dirancang untuk memberikan bantalan yang ringan dan membantu menyerap benturan. Ortuseight juga menyebut karakter cushioning-nya sebagai ultra responsive, sehingga tidak hanya mengutamakan rasa empuk, tetapi juga respons ketika kaki melakukan dorongan.
Sepatu ini dirancang untuk mendukung easy run, recovery run, hingga lari jarak jauh.

Specs Airglide dapat dipertimbangkan sebagai alternatif sepatu lari dengan harga lebih ekonomis. Namun, spesifikasi material midsole dan karakter cushioning-nya perlu dipastikan berdasarkan varian produk yang dibeli.
Karena itu, tidak tepat jika langsung menyimpulkan bahwa bantalan Specs Airglide lebih empuk atau lebih responsif daripada Hyperblast hanya berdasarkan harga dan tampilan sol.
Jika mengutamakan informasi teknologi bantalan yang sudah dijelaskan secara resmi, Ortuseight Hyperblast 3.0 memiliki keunggulan dari sisi kelengkapan spesifikasi.
Perbandingan Bobot dan Kenyamanan Saat Berlari
Bobot sepatu juga berpengaruh terhadap sensasi ketika digunakan berlari. Sepatu yang lebih ringan dapat terasa lebih praktis ketika kaki bergerak berulang kali.
Ortuseight Hyperblast 3.0 memiliki bobot sekitar 271 gram. Angka ini menjadi salah satu informasi penting bagi pelari yang ingin mempertimbangkan berat sepatu sebelum membeli.
Sementara itu, bobot Specs Airglide belum dapat dipastikan dari spesifikasi yang tersedia. Oleh karena itu, sebaiknya calon pembeli mencoba langsung atau memeriksa keterangan produk dari penjual resmi.
Selain bobot, perhatikan pula ukuran sepatu, ruang jari kaki, dan kenyamanan bagian tumit. Sepatu yang ringan belum tentu terasa nyaman apabila bentuknya tidak sesuai dengan anatomi kaki.