- Vitamin C dan retinol aman digunakan pada hari yang sama namun berpotensi memicu risiko iritasi kulit.
- Vitamin C digunakan pada pagi hari untuk melindungi kulit dari radikal bebas dan paparan sinar matahari.
- Retinol diaplikasikan pada malam hari untuk membantu proses regenerasi sel serta mengurangi tanda penuaan dini.
Suara.com - Vitamin C dan retinol dikenal sebagai dua bahan aktif skincare yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan kulit.
Vitamin C membantu mencerahkan kulit, menyamarkan noda hitam, dan melindungi kulit dari paparan radikal bebas.
Sementara itu, retinol bekerja dengan mempercepat regenerasi sel kulit serta membantu mengurangi tanda-tanda penuaan.
Manfaat kedua kandungan tersebut berbeda sehingga tidak sedikit orang yang tertarik menggabungkan kedua bahan aktif ini dalam rutinitas perawatan wajah.
Namun, penggunaan vitamin C dan retinol secara bersamaan sering menimbulkan kekhawatiran karena keduanya berpotensi menyebabkan iritasi.
Lantas, apakah aman menggunakan vitamin C dan retinol pada hari yang bersamaan?
Apakah Aman Menggunakan Vitamin C dan Retinol Bersamaan?
Secara umum, vitamin C dan retinol boleh digunakan pada hari yang sama karena keduanya tidak memiliki interaksi yang secara langsung membuat kombinasi tersebut berbahaya bagi kulit.
Namun, kedua bahan aktif ini dapat meningkatkan risiko iritasi, terutama pada kulit sensitif atau yang belum terbiasa menggunakan skincare dengan kandungan aktif.
Oleh karena itu, cara dan waktu pemakaian perlu diperhatikan agar kulit tetap nyaman.
Cara Pakai Vitamin C dan Retinol pada Hari yang Sama
Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menggabungkan vitamin C dan retinol dalam rutinitas skincare.
1. Gunakan Vitamin C pada Pagi Hari
Vitamin C lebih disarankan digunakan pada pagi hari karena memiliki sifat antioksidan yang membantu melindungi kulit dari radikal bebas akibat paparan sinar matahari dan polusi.
Setelah membersihkan wajah, aplikasikan serum vitamin C, kemudian lanjutkan dengan pelembap dan sunscreen minimal SPF 30.
2. Retinol pada Malam Hari
Retinol sebaiknya digunakan pada malam hari karena bahan aktif ini dapat membuat kulit lebih sensitif terhadap sinar matahari.
Aplikasikan retinol setelah membersihkan wajah dan memastikan kulit dalam keadaan kering. Setelah itu, gunakan pelembap untuk membantu menjaga kelembapan kulit dan mengurangi risiko iritasi.
3. Mulai dengan Frekuensi Rendah
Jika baru pertama kali menggunakan retinol, jangan langsung mengaplikasikannya setiap malam.
Mulailah dengan frekuensi 1–2 kali seminggu, kemudian tingkatkan secara bertahap sesuai toleransi kulit.
Perhatikan juga reaksi kulit setelah menggunakan vitamin C dan retinol.
4. Pakai Pelembap yang Mendukung Skin Barrier
Kombinasi bahan aktif berpotensi membuat kulit terasa kering, kemerahan, atau mengelupas.
Untuk mengurangi risiko tersebut, gunakan pelembap dengan kandungan ceramide, hyaluronic acid, atau panthenol.
Kandungan ini membantu menjaga kelembapan dan mendukung fungsi skin barrier.
5. Hindari Menggabungkan Terlalu Banyak Bahan Aktif
Saat menggunakan vitamin C dan retinol, sebaiknya hindari pemakaian bahan aktif lain yang berpotensi memicu iritasi dalam rutinitas yang sama.
Contohnya AHA, BHA, dan exfoliating acid lainnya, terutama jika kulit belum terbiasa. Berikan waktu bagi kulit untuk beradaptasi sebelum menambahkan produk baru.
Pemilik kulit sensitif, kering, atau memiliki skin barrier yang sedang terganggu perlu lebih berhati-hati saat menggunakan vitamin C dan retinol.
Jika muncul rasa perih, kemerahan, gatal, atau pengelupasan berlebihan, hentikan sementara penggunaan bahan aktif tersebut hingga kondisi kulit membaik.
Bagi pemula, menggunakan vitamin C dan retinol pada waktu berbeda merupakan pilihan yang lebih aman untuk meminimalkan risiko iritasi.
Jangan lupa menggunakan sunscreen setiap pagi untuk membantu melindungi kulit dari paparan sinar UV.