- Badan pengawas menyarankan penggunaan ulang tabir surya SPF 50 setiap dua jam sekali saat di luar ruangan.
- Angka SPF menunjukkan tingkat perlindungan terhadap sinar UVB, bukan durasi lamanya waktu ketahanan produk pada kulit.
- Tabir surya harus segera diaplikasikan ulang lebih cepat apabila luntur akibat terkena air, keringat, ataupun gesekan handuk.
Suara.com - Sunscreen SPF 50 tahan berapa jam di kulit? Meski menawarkan perlindungan tinggi terhadap sinar ultraviolet (UV), sunscreen SPF 50 tidak bisa melindungi kulit sepanjang hari hanya dengan sekali pemakaian. Produk ini perlu diaplikasikan ulang atau reapply setiap dua jam, terutama ketika seseorang beraktivitas di luar ruangan.
Penggunaan sunscreen secara rutin memang menjadi salah satu cara penting untuk melindungi kulit dari dampak buruk paparan sinar matahari. Namun, masih banyak orang yang mengira semakin tinggi angka SPF, semakin lama pula produk tersebut bertahan di kulit.
Padahal, angka SPF tidak menunjukkan durasi ketahanan sunscreen, melainkan tingkat perlindungannya terhadap sinar UVB yang menyebabkan kulit terbakar.
Lantas, kapan waktu terbaik untuk mengaplikasikan ulang sunscreen SPF 50? Berikut penjelasannya.
Sunscreen SPF 50 Tahan Berapa Jam?

Sunscreen SPF 50 perlu diaplikasikan ulang setiap dua jam ketika seseorang beraktivitas di luar ruangan. Anjuran ini juga berlaku untuk sunscreen dengan tingkat SPF lebih rendah, seperti SPF 30.
American Academy of Dermatology (AAD) merekomendasikan penggunaan ulang sunscreen setiap dua jam ketika berada di luar ruangan. Pengaplikasian ulang juga perlu dilakukan setelah berenang, berkeringat, atau mengeringkan wajah menggunakan handuk.
Hal senada disampaikan oleh Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat. FDA menyarankan agar sunscreen diaplikasikan ulang setidaknya setiap dua jam, atau lebih sering jika seseorang berenang maupun berkeringat.
Artinya, sunscreen SPF 50 yang digunakan pukul 07.00 pagi sebaiknya diaplikasikan ulang sekitar pukul 09.00 jika masih beraktivitas di luar ruangan.
Namun, jika sunscreen terhapus karena keringat, air, atau gesekan sebelum dua jam, pengaplikasian ulang sebaiknya dilakukan lebih cepat.
Apakah Sunscreen SPF 50 Bisa Melindungi Kulit Selama 8 Jam?

Sunscreen SPF 50 tidak otomatis mampu melindungi kulit selama 8 jam meskipun hanya digunakan sekali pada pagi hari. Kesalahpahaman ini biasanya muncul karena angka SPF dianggap sebagai penanda lamanya perlindungan sunscreen.
Padahal, menurut FDA, SPF merupakan ukuran kemampuan sunscreen dalam melindungi kulit dari paparan sinar UVB berdasarkan jumlah energi radiasi yang dibutuhkan untuk menyebabkan kulit terbakar.
Dengan kata lain, SPF 50 bukan berarti kulit bisa terlindungi selama 50 jam atau bahkan 8 jam tanpa pengaplikasian ulang.
Lama paparan sinar matahari yang diterima kulit juga dipengaruhi oleh sejumlah faktor, seperti intensitas sinar UV, waktu beraktivitas, kondisi cuaca, jumlah sunscreen yang digunakan, dan aktivitas fisik. Karena itu, sunscreen dengan SPF tinggi tetap perlu diaplikasikan ulang sesuai anjuran.
Kapan Waktu yang Tepat untuk Reapply Sunscreen SPF 50?
Waktu terbaik untuk mengaplikasikan ulang sunscreen SPF 50 adalah setiap dua jam ketika beraktivitas di luar ruangan. Agar lebih mudah, berikut contoh jadwal reapply sunscreen jika pertama kali menggunakannya pukul 07.00 pagi.
07.00 Aplikasi sunscreen pertama
09.00 Reapply pertama
11.00 Reapply kedua
13.00 Reapply ketiga
15.00 Reapply keempat
17.00 Sesuaikan dengan aktivitas dan paparan matahari
Perlu dicatat bahwa jadwal tersebut merupakan ilustrasi, bukan aturan yang harus diikuti secara kaku. Jika sunscreen terhapus atau seseorang banyak berkeringat sebelum jadwal reapply, penggunaannya perlu diulang lebih cepat.
Selain itu, jika masih beraktivitas di luar ruangan setelah pukul 17.00, perlindungan kulit tetap perlu disesuaikan dengan paparan sinar matahari.
Apakah Sunscreen Harus Reapply Setelah Berkeringat atau Mencuci Wajah?
Sunscreen sebaiknya diaplikasikan ulang setelah terkena air, berkeringat banyak, atau terhapus akibat gesekan. Namun, ketentuannya juga bergantung pada jenis sunscreen yang digunakan.
Produk dengan label water resistant 40 minutes berarti mampu mempertahankan perlindungan selama 40 menit ketika terkena air atau keringat berdasarkan pengujian. Sementara itu, label water resistant 80 minutes menunjukkan ketahanan selama 80 menit.
American Academy of Dermatology menjelaskan bahwa sunscreen dengan label water resistant tetap perlu diaplikasikan ulang setelah berenang atau berkeringat sesuai durasi ketahanannya.
Perlu diketahui, tidak ada sunscreen yang benar-benar tahan air atau waterproof. Bahkan produk yang diklaim tahan air sekalipun tetap bisa berkurang efektivitasnya akibat aktivitas di dalam air.
Apakah Sunscreen SPF 50 Lebih Tahan Lama daripada SPF 30?
Tidak. Sunscreen SPF 50 tidak memiliki durasi pemakaian yang lebih panjang dibandingkan SPF 30. Perbedaan keduanya terletak pada tingkat perlindungan terhadap sinar UVB.
Menurut American Academy of Dermatology, sunscreen SPF 30 dapat menyaring sekitar 97 persen sinar UVB, sedangkan SPF 50 menyaring sekitar 98 persen sinar UVB dalam kondisi pengujian.
Meskipun SPF 50 memberikan perlindungan sedikit lebih tinggi, bukan berarti penggunanya bisa lebih lama berada di bawah sinar matahari tanpa mengaplikasikan ulang sunscreen.
Keduanya tetap perlu digunakan dengan jumlah yang cukup dan diaplikasikan ulang setiap dua jam saat beraktivitas di luar ruangan.