Biaya Operasional MBG Dipangkas, BGN Minta Dapur Tak Asal Kurangi Relawan

Vania Rossa, Lilis Varwati

Jum'at, 06 November 2026 | 10:52 WIB
Biaya Operasional MBG Dipangkas, BGN Minta Dapur Tak Asal Kurangi Relawan
Ilustrasi MBG. (Dok. Ist)
baca 10 detik
  • Badan Gizi Nasional menetapkan batas maksimal biaya operasional dapur Makan Bergizi Gratis sebesar Rp3.000 per penerima manfaat mulai November 2026.
  • Juru Bicara BGN Tysa Novenny menegaskan pihak pengelola dapur tidak wajib mengurangi jumlah relawan akibat perubahan skema biaya tersebut.
  • Pengelola dapur dapat menerapkan sistem kerja bergiliran atau menyesuaikan jumlah tenaga kerja berdasarkan skala pelayanan penerima manfaat harian.

Suara.com - Badan Gizi Nasional (BGN) meminta pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tidak langsung mengurangi atau memberhentikan relawan menyusul perubahan skema biaya operasional dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang kini dibatasi maksimal Rp3.000 per penerima manfaat per hari.

BGN menyebut, pengelola dapur dapat mengatur kembali kebutuhan tenaga kerja berdasarkan jumlah penerima manfaat yang dilayani. Salah satu alternatif yang ditawarkan adalah menerapkan sistem kerja bergiliran atau shifting bagi para relawan.

Juru Bicara BGN, Tysa Novenny, menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah mewajibkan dapur SPPG mengurangi jumlah relawan.

"Perlu kami sampaikan bahwa tidak ada kewajiban bagi dapur SPPG untuk mengurangi relawan. Kami hanya memberikan alternatif perhitungan kebutuhan relawan SPPG per hari berdasarkan jumlah penerima manfaat," kata Tysa di Jakarta, Jumat (6/11/2026).

Sebelumnya, biaya operasional dapur SPPG menggunakan mekanisme penggantian berdasarkan pengeluaran riil atau at cost, tanpa batasan plafon. Namun, mulai November 2026, BGN mengubah skema tersebut dengan menetapkan batas maksimal biaya operasional sebesar Rp3.000 per penerima manfaat per hari.

Perubahan ini membuat pengelola dapur perlu menyesuaikan pengeluaran operasional, termasuk kebutuhan tenaga kerja. BGN pun memberikan alternatif perhitungan jumlah relawan berdasarkan kapasitas pelayanan masing-masing dapur.

Dalam skema tersebut, SPPG yang melayani lebih dari 3.000 penerima manfaat dapat menggunakan acuan kebutuhan 47 relawan per hari.

Sementara itu, dapur yang melayani 2.500 hingga 2.999 penerima manfaat memiliki acuan kebutuhan 42 relawan. Untuk SPPG dengan 2.000 hingga 2.499 penerima manfaat, jumlah acuannya sebanyak 33 relawan.

Adapun dapur yang melayani 1.500 hingga 1.999 penerima manfaat dapat menggunakan acuan 24 relawan. Sedangkan SPPG dengan 1.000 hingga 1.499 penerima manfaat memiliki acuan kebutuhan 15 relawan per hari.

baca juga

Tysa menegaskan, angka-angka tersebut bukan merupakan batas maksimal jumlah relawan yang boleh bekerja di dapur MBG. Pengelola tetap diperbolehkan mempekerjakan relawan melebihi angka acuan selama biaya operasional tidak melampaui pagu yang telah ditetapkan.

“Bagaimana jika jumlah relawan melebihi angka alternatif kebutuhan tadi? Tidak apa-apa asalkan biaya operasionalnya tidak melebihi pagu Rp3.000 per penerima manfaat per hari,” ujarnya.

Menurut Tysa, kebutuhan tenaga kerja harus disesuaikan dengan skala pelayanan dapur. Semakin banyak penerima manfaat yang dilayani, semakin besar pula kebutuhan tenaga relawan.

Sebagai alternatif agar tidak perlu langsung mengurangi jumlah relawan, mitra SPPG dapat mengatur jadwal kerja dengan sistem shifting. Melalui skema ini, relawan bekerja secara bergiliran sesuai kebutuhan pelayanan harian.

“Sekali lagi, kami tidak pernah meminta dapur SPPG untuk mengurangi jumlah relawan. Namun, para mitra dapat mencoba alternatif pengaturan melalui sistem shifting relawan setiap harinya sesuai dengan kebutuhan dan jumlah penerima manfaat yang dilayani,” pungkas Tysa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BGN Tambah 953 Dapur MBG Baru, Daerah Rawan Stunting Jadi Prioritas

BGN Tambah 953 Dapur MBG Baru, Daerah Rawan Stunting Jadi Prioritas

News | Kamis, 05 November 2026 | 18:53 WIB

BPS Akui Belanja Pemerintah Meroket di Q3 2026 Gegara Gaji Pegawai hingga MBG

BPS Akui Belanja Pemerintah Meroket di Q3 2026 Gegara Gaji Pegawai hingga MBG

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 15:01 WIB

Dua Pejabat KPK Pindah ke BGN, Ditugaskan Awasi Potensi Korupsi Program MBG

Dua Pejabat KPK Pindah ke BGN, Ditugaskan Awasi Potensi Korupsi Program MBG

News | Kamis, 05 November 2026 | 12:57 WIB

Terkini

HP OmniBook 5 Hadir dengan Bobot 1,16 Kg dan Baterai Tahan hingga 18,5 Jam

HP OmniBook 5 Hadir dengan Bobot 1,16 Kg dan Baterai Tahan hingga 18,5 Jam

Tekno | Jum'at, 06 November 2026 | 10:49 WIB

Apakah Penerima PKH Bisa Dapat BSU 2026? Cek Update Aturan Terbarunya

Apakah Penerima PKH Bisa Dapat BSU 2026? Cek Update Aturan Terbarunya

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 10:47 WIB

Microsoft hingga Amazon Ikut Terseret, Gelembung AI Mulai Pecah?

Microsoft hingga Amazon Ikut Terseret, Gelembung AI Mulai Pecah?

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 10:47 WIB

Senyum Jokowi soal Dugaan Terlibat Penyadapan Presiden Prabowo

Senyum Jokowi soal Dugaan Terlibat Penyadapan Presiden Prabowo

News | Jum'at, 06 November 2026 | 10:47 WIB

Parfum Lokal Apa yang Mirip dengan Creed Aventus? Ini Rekomendasinya

Parfum Lokal Apa yang Mirip dengan Creed Aventus? Ini Rekomendasinya

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 10:47 WIB

Berapa Lama Proses Mencairkan  JHT BPJS Ketenagakerjaan Setelah Resign? Ini Ketentuannya

Berapa Lama Proses Mencairkan JHT BPJS Ketenagakerjaan Setelah Resign? Ini Ketentuannya

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 10:46 WIB

Satoru Mochizuki Tinggalkan Timnas Putri Indonesia, Dua Trofi Piala AFF Jadi Warisan Manis

Satoru Mochizuki Tinggalkan Timnas Putri Indonesia, Dua Trofi Piala AFF Jadi Warisan Manis

Bola | Jum'at, 06 November 2026 | 10:43 WIB

BPS Ungkap Industri Manufaktur RI Menguat di Q3 2026, IKBM Ekspansi ke Level 52,75

BPS Ungkap Industri Manufaktur RI Menguat di Q3 2026, IKBM Ekspansi ke Level 52,75

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 10:42 WIB

5 Rekomendasi Moisturizer Lokal untuk Kulit Keriput dan Kering Usia 40 Tahun ke Atas

5 Rekomendasi Moisturizer Lokal untuk Kulit Keriput dan Kering Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 10:41 WIB

Tumbuh 5%, Emiten Produsen Listrik HGII Raih Laba Bersih Rp13,99 M di Kuartal III-2026

Tumbuh 5%, Emiten Produsen Listrik HGII Raih Laba Bersih Rp13,99 M di Kuartal III-2026

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 10:41 WIB

×