- Pemilik kendaraan perlu memperhatikan kemudahan klaim, jaringan bengkel rekanan, dan cakupan perlindungan sebelum memilih asuransi.
- Oona Indonesia mencatat premi bruto gabungan sebesar Rp1,1 triliun pada sembilan bulan pertama tahun 2026.
- Oona Indonesia memperkuat infrastruktur klaim digital dan menyederhanakan administrasi untuk mempercepat layanan bagi pemegang polis.
Pada sembilan bulan pertama 2026, perusahaan mencatat premi bruto gabungan atau gross written premium (GWP) sebesar Rp1,1 triliun, meningkat 49,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pangsa pasar di segmen kendaraan bermotor juga naik dari 3,2 persen menjadi 3,8 persen.

President Director & CEO Oona Insurance Indonesia Vincent C. Soegianto mengatakan, perusahaan terus memperkuat infrastruktur klaim digital dan menyederhanakan proses operasional untuk mempercepat layanan kepada pemegang polis.
Menurut dia, upaya tersebut mencakup percepatan persetujuan perbaikan melalui bengkel mitra resmi serta penerapan pengendalian risiko yang ketat.
Dengan memahami manfaat, prosedur klaim, dan jaringan bengkel sebelum membeli polis, pemilik kendaraan dapat memilih perlindungan yang lebih sesuai dengan kebutuhannya. Sebab, manfaat asuransi bukan hanya terasa saat membayar premi, tetapi terutama ketika perlindungan itu benar-benar dibutuhkan.