- Cinta Laura menyampaikan bahwa kegagalan bisnis adalah peluang evaluasi strategi bagi anak muda di Jakarta, Sabtu (7/11/2026).
- WU Hub mengadakan Investment Day Futurepreneur Lab 2026 di Hotel Harris Suites untuk mempertemukan dua puluh startup mahasiswa dengan investor.
- Sumarny Manurung menyatakan investor kini semakin selektif menilai potensi komersial serta integritas para pendiri startup mahasiswa.
Proses seleksi tidak hanya mempertimbangkan ide inovatif, tetapi juga kesiapan founder untuk menerima pendampingan dan mengembangkan bisnis.
Sumarny Manurung, VP of Investment SPIL Ventures yang turut menjadi juri, mengatakan investor saat ini semakin selektif dalam memilih startup untuk didanai.
Ia menilai ide bisnis yang menarik belum tentu memiliki potensi komersial. Karena itu, startup perlu membuktikan bahwa produk atau layanan yang dikembangkan benar-benar dibutuhkan pasar, memiliki calon pengguna atau pembeli, serta dapat dikembangkan dalam skala lebih luas.
Sumarny juga menyoroti pentingnya integritas founder ketika mempresentasikan bisnis kepada calon investor. Menurutnya, kemampuan membangun bisnis tidak hanya ditentukan oleh inovasi, tetapi juga kesungguhan founder dalam menjalankan solusi yang ditawarkan.
Investment Day Futurepreneur Lab 2026 turut menghadirkan Cinta Laura sebagai Special Judge, Sumarny Manurung dari SPIL Ventures, serta Kameswara M. Rafi Al Fath, Project Manager Startup Studio Indonesia (KOMDIGI).
Pada akhir rangkaian acara, penyelenggara memberikan apresiasi kepada tiga startup dengan performa terbaik selama program serta satu startup dengan dukungan terbaik di platform Katalyst.
Melalui Futurepreneur Lab 2026, WU Hub berupaya membantu startup mahasiswa mengembangkan inovasi agar tidak berhenti sebagai gagasan, tetapi dapat diuji, diterima pasar, dan tumbuh menjadi bisnis yang berkelanjutan.