linimasa

Zelensky Pecat Komandan Militer Ukraina Tanpa Sebab, Padahal Sudah Bantu Rebut Donbas

Suara Linimasa Suara.Com
Senin, 27 Februari 2023 | 13:30 WIB
Zelensky Pecat Komandan Militer Ukraina Tanpa Sebab, Padahal Sudah Bantu Rebut Donbas
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy (Instagram/@zelenskiy_official)

LINIMASA – Kabar mengejutkan datang dari Ukraina, Volodymyr Zelensky diketahui telah memecat komandan militer senior pada Minggu 26 Februari 2023. Padahal dia telah membantu untuk memimpin perang melawan Rusia di wilayah timur.

Eduard Moskalyova, seorang komandan militer Ukraina telah dipecat oleh Zelensky tanpa alasan yang jelas. 

Hal itu disampaikan dalam dekrit Presiden yang berisi pengumuman pemecatan Eduard Moskalyova dari komandan pasukan gabungan Ukraina yang pernah terlibat di pertempuran Donbas.

Moskalyova diketahui menjabat sejak Maret 2022 setelah Rusia mulai menginvasi beberapa wilayah Ukraina.

Gedung Putih Izinkan Revisi Kepemilikan Krimea

Pertemuan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dan Presiden AS Joe Biden. (Instagram/zelenskiy_official)
Pertemuan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dan Presiden AS Joe Biden. (Instagram/zelenskiy_official) (sumber:)

Amerika Serikat percaya jika kepemilikan Krimea bisa dipertimbangkan ulang di masa depan. Hal itu disampaikan oleh Penasihat Keamanan Nasional Presiden Amerika Serikat, Jake Sullivan dalam sebuah wawancara dengan NBC News sebagaimana dikutip Linimasa.

"Masalah Krimea adalah pertanyaan yang akan terjadi di masa depan. Inilah yang akan kita tuju," kata Jake Sullivan.

Sullivan juga menekankan bahwa Kiev sekarang perlu fokus pada tujuan jangka pendek untuk mendapatkan keuntungan di medan perang dengan dukungan AS. 

Menurutnya, keberhasilan ini pada akhirnya bertujuan untuk memulihkan integritas teritorial Ukraina. Sullivan menjawab kemungkinan partisipasi Washington dalam pembahasan status Krimea.

Sullivan mencatat bahwa Amerika Serikat tidak akan membahas masalah kedaulatan negara lain.

Baca Juga: Hasil Sidang Pembunuhan Brigadir J, Agus Nurpatria Divonis 2 Tahun Penjara

Penasihat kepala kantor Zelensky, Mikhail Podolyak , menunjukkan bahwa setelah menyetujui pasokan tank, Ukraina sedang menegosiasikan transfer rudal jarak jauh dan pesawat untuk menyerang Krimea.

Upaya semacam itu disebut pihak Rusia sebagai langkah bunuh diri, karena serangan Ukraina tidak mungkin bisa merebut sebagian wilayah dari tenaga nuklir Rusia yang kuat.

Dmitry Medvedev, wakil ketua tetap Dewan Keamanan Rusia mengungkapkan serangan di Krimea akan diikuti oleh serangan balasan.

"Semua Ukraina yang tersisa di bawah kekuasaan Kyiv akan terbakar," ujar Medvedev.

Seperti diketahui, Krimea menjadi wilayah Rusia pada Maret 2014 setelah referendum menyusul kudeta di Ukraina.

Dalam referendum 2014, 96 persen pemilih di Krimea dan 95 persen di Sevastopol mendukung bergabung dengan Rusia. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI